Daerah

Serapan Anggaran Rendah, Ini ‘Catatan’ Dari DPRD Untuk Pemkab Pasaman

Pasaman, Prokabar — Paripurna pengesahan Rancanga Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan APBD tahun anggaran 2018 dan Ranperda perubahan Perda RPJMD tahun 2016-2021 telah disahkan.

Selain masih rendahnya serapan APBD Pasaman, hingga minggu ketiga September 2018 realisasi belanja langsung baru mencapai 50,23 persen ternyata ini catatan penting lainnya dari fraksi-fraksi di DPRD Pasaman.

Catatan penting pertama yaitu Pemkab Pasaman disarankan terus berupaya melakukan terobosan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menggali potensi penerimaan daerah dari sektor pajak maupun retribusi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, belum dioperasikannya RS Pratama di Padang Gelugur, sejak selesai dibangun pada 2017 lalu yang kata Pemkab Pasaman juga akan dimulai pada awal Desember 2018.

Terakhir, Pemkab Pasaman melalui instansi terkait harus lebih maksimal melakukan pemantauan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi di daerah itu. Untuk menghindari penjualan pupuk kepada petani diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Semua saran sudah kita tampung. Pastinya kita Pemkab Pasaman bakal mewujudkan semua saran tersebut,” tutup Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Selasa (25/9). (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top