Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Memprihatinkan, Pengungsi Malalo Kini Butuh Pakaian dan Selimut

Dibaca : 315

Tanah Datar, Prokabar – Pasca bencana banjir bandang yang melanda Kenagarian Guguak Malalo, Tanah Datar minggu (5/4), membuat puluhan orang yang menjadi korban harus mengungsi. Sebayak 5 kepala keluarga yang terdiri dari orang dewasa dan anak anak, saat ini mengungsi ke sebuah TPA di Jorong Guguak.

Informasi yang didapatkan prokabar.com, para pengungsi saat ini dalam kondisi memprihatinkan, karena sebagian pengungsi dari mereka kehilangan orang yang dicintai dan harta benda.

“Di TPA Jorong Guguak ada pengungsi yang hanya menggunakan baju dibadan,” ucap salah seroang warga saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Ia menambahkan, saat ini para pengungsi sangat membutuhkan baju bersih dan selimut untuk bertahan dari dinginnya udara malam.

Selain iti, satu orang korban banjir bandang yang selamat juga tengah dirawat oleh pihak puskesmas setempat, karena berusia uzur atas nama Bidin berusia 103 tahun.

“Ya karena telah terlalu uzur maka pihak Puskesmas merawat beliau di Puskesmas karena tidak memungkinkan di pengusian,” tulisnya.

Adapun daftar pengungsi dan korban banjir bandang Guguak Malalo diantaranya.

A. Korban 5 KK :

1. Bainar usia 75 tahun (Perempuan) meninggal dunia
2. Ijun usia 45 tahun (Laki-laki) Kepala Keluarga (Sudah ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia)
3.Yenni Puspa 48 tahun (Istri), selamat
4. Asli usia 70 tahun, selamat (Kepala keluarga)
5. Nurmiati usia 65 tahun, selamat (istri), selamat
6. Emi mayang sari usia 27 tahun, selamat
7. Deo pratama usia 27 tahun, selamat
8. Eti sari marlina usia 40 tahun, selamat
9. Alex saputra usia 18 tahun, selamat
10. Aqila ramadani usia 6 tahun, selamat
11. Azharatu zahira usia 7,5 tahun, selamat
12. Muhammad al usia 10 tahun, selamat
13. Riskya usia 6 bulan, selamat
14. Pono raman usia 67 tahun (kepala keluarga), selamat
15. Silai usia 56 tahun (istri), selamat
16. Desi Putri. R usia 21 tahun (anak), selamat
17. Mike Gustina usia 16 tahun (anak), selamat
18. Linan usia 65 tahun (kepala keluarga), selamat
19. Marsal usia 52 tahun, selamat
20. Bidin usia 103 tahun, selamat
21. Eko usia 16 tahun, selamat

Data BPBD Tanah Datar mencatat, akibat bencana itu setidaknya 6 unit rumah rusak, dua diantaranya rusak berat.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top