<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sosok Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/kanal/sosok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/kanal/sosok/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Mar 2025 06:25:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Sosok Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/kanal/sosok/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK</title>
		<link>https://prokabar.com/afriendi-sikumbang-pengacara-yang-sukses-menangkan-tiga-sengketa-phpu-pilkada-di-mk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 06:25:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Afriendi Sikumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=126189</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sosok Dr (Cand) Afriendi Sikumbang, SHI, MH, CPM, SHEL ini terbilang sukses merintis karir di dunia pengacara. Batapa tidak, usai Pilkada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/afriendi-sikumbang-pengacara-yang-sukses-menangkan-tiga-sengketa-phpu-pilkada-di-mk/">Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> — Sosok Dr (Cand) Afriendi Sikumbang, SHI, MH, CPM, SHEL ini terbilang sukses merintis karir di dunia pengacara. Batapa tidak, usai Pilkada serentak 2024 lalu, dia menangani tiga sengketa Perselisihan Hasil Pemilu Pemilihan Kepala Daerah (PHPU-Pilkada), yang kesemuanya dimenangkan Afriendi.</p>
<p>Alumnus Fakultas Syariah ini, menempuh pendidikan antara tahun 2000 hingga 2005 di IAIN Imam Bonjol Padang (sekarang UIN). Saat berkuliah, dia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), bahkan pernah memimpin organisasi yang bernaung di bawah PB NU tersebut.</p>
<p>Sebagai seorang pengacara, pria kelahiran Koto Buruk, Padang Pariaman, 19 April 1980 ini, sudah banyak menangani kasus, baik perdata, pidana dan sengketa hasil pemilu.<br />
Terbaru, membela Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Perselisihan Hasil Pemilu Pemilihan Kepala Daerah (PHPU-Pilkada) beberapa kabupaten di Sumatera Barat.</p>
<p>Tiga perkara PHPU yang dimenangkan Afriendi adalah Pertama, Perkara No.43/PHPU.BUP-XXIII/2025 tentang PHPU Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat dan hasilnya MK menolak permohonan untuk seluruhnya.</p>
<p>Kedua, Perkara Kabupaten Pasaman No 16/PHPU.BUP-XXIII/2025 menang di dismissal MK tidak menerima permohonan pemohon.</p>
<p>Ketiga, Perkara Kota Solok No 66/PHPU.BUP-XXIII/2025 dengan putusan gugur karena Pemohon tidak hadir dari awal.</p>
<p>Afriendi Sikumbang Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat periode 2014-2018 ini menegaskan, profesionalitas dalam menangani perkara adalah kunci kesuksesannya dalam bersidang.</p>
<p>“Sebagai advokat, kami profesional saja, gak neko-neko,” aku Direktur Pembelaan Profesi dan Anggota DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) ini, ketika berbuka bersama dengan awak media di salah satu restoran di Kota Padang, Jumat (7/3).</p>
<p>Sementara itu, Ketua divisi Hukum KPU Kabupaten Pasaman Barat, Akbar Riyadi, S.ip, M.Si., memuji kepiawaian Afriendi Sikumbang yang juga tercatat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Yayasan Amal Saleh, Jakarta ini.</p>
<p>“Kami puas dengan pembelaan yang diberikan Advokat Afriendi Sikumbang. Alhamdulillah, hasilnya sesuai dengan harapan kami,” kata dia.</p>
<p>Dikatakannya, KPU Pasaman Barat secara keseluruhan mulai dari awal tahapan hingga akhir tahapan pemilihan serentak umum nasional pada pilkada di Kabupaten Pasaman Barat tahun 2024 telah melaksanakan tahapan secara aturan yang disampaikan oleh KPU RI baik berdasarkan PKPU, JUKNIS, surat dinas dan surat edaran.</p>
<p>“Berdasarkan tahapan yang kami laksanakan bahwa KPU Kabupaten Pasaman Barat selalu memberitahu dan kolaborasi dengan Forkompimda, media, bawaslu, pasangan calon,” cakapnya.</p>
<p>Berdasarkan yang didalilkan oleh pemohon, kata dia, pihak terkait KPU Kabupaten Pasaman Barat tidak menjalankan prinsip penyelenggara, dengan putusan yang dibacakan oleh hakim MK maka dalil tersebut tidak terbukti. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/afriendi-sikumbang-pengacara-yang-sukses-menangkan-tiga-sengketa-phpu-pilkada-di-mk/">Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-perhelatan-heri-pemad-kenalkan-artjog-di-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 9]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 10:43:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119496</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Perjalanan Artjog, perhelatan seni rupa kontemporer berskala besar di Indonesia telah menginjak usianya ke 17 tahun. Pernyatan ini disampaikan Heri Pemad...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-perhelatan-heri-pemad-kenalkan-artjog-di-jakarta/">Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Perjalanan Artjog, perhelatan seni rupa kontemporer berskala besar di Indonesia telah menginjak usianya ke 17 tahun. Pernyatan ini disampaikan Heri Pemad selaku Founder dan CEO Artjog di acara Temu Media dan Pembukaan Road To ARTJOG 2024 &#8211; Performa Kinestetik, di Serambi Salihara, Jakarta.</p>
<p>Menurutnya, Artjog yang awalnya bernama Jogja Art Fair, dan merupakan bagian dari rangkaian event Festival Kesenian Yogya (FKY) memang bukan sekedar pameran seni rupa belaka, tapi ada wacana pasar, pameran kontemporer dan seterusnya.</p>
<p>&#8220;Kita butuh ruang dan harus kita ciptakan sendiri. Spiritnya membuat pameran besar yang bisa terorganisir dengan baik. Yang menjadi tempat seniman bukan sekedar adu nyentrik.</p>
<p>Sampai saat ini Artjog telah memamerkan ribuan karya seni, yang bisa dinikmati anak-anak, anak muda hingga orang awam. Dengan kesadaran menghadirkan kesetaraan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Road to ARTJOG 2024 &#8211; Performa Kinestetik akan berlangsung mulai 20 hingga 30 April 2024 di Galeri Salihara. Sedangkan Artjog Motif: Ramalan, akan berlangsung mulai 28 Juni 2024 di Museum Nasional Jogjakarta.</p>
<p>&#8220;Road to Artjog ditujukan untuk menjemput bola, kami ingin menyapa lebih banyak orang. Menurut kami, masih banyak yang belum tahu atau ingin terlibat tapi kurang dekat dengan Artjog. Kami ingin keluar kandang, menuju Jakarta. Supaya lebih dekat,&#8221; kata Heri Pemad menambahkan.</p>
<figure id="attachment_119498" aria-describedby="caption-attachment-119498" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-119498" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/artjog2.jpg" alt="" width="1024" height="1280" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/artjog2.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/artjog2-240x300.jpg 240w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/artjog2-819x1024.jpg 819w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/artjog2-768x960.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-119498" class="wp-caption-text"><strong>Artjog</strong></figcaption></figure>
<p>Selama penyelenggaraannya, atau sejak tahun 2008 lalu, Artjog telah dikunjungi puluhan ribu penonton setiap tahunnya, sekaligus menjadi tujuan wisata seni, dan menjadi ruang diplomasi budaya.</p>
<p>&#8220;Sekaligus menjadi lebaran seniman. Dan tempat memperjuangkan kegelisahan kami sebagai seniman,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditambahkan seniman Zulfian Amrullah yang terlibat melalui karya instalasi kursinya ia mencoba mengutak-atik bentuk kursi yang dilekatkan dengan tubuh manusia. Melalui proses berkarya yang telah dijalani Zulfian selama 10 tahun terakhir dengan obyek kursi, Zulfian ingin menghadirkan bentuk lain dari kursi yang menyerupai manusia tanpa wajah.</p>
<p>&#8220;Jadi ada peristiwa atau adegan yang saya bikin dari kursi-kursi tersebut. Misalnya, orang saling tuding-menuding, orang bercinta, atau melompat. Karena kursi tidak punya wajah, saya menghilangkan ekspresi itu. Jadi ekspresinya dari bentuk kursi. Sisi imajinasinya di situ ada gerak terbatas tapi ada kemampuan tubuh kursi yang saya utak-atik. Mencoba memantulkan apa yang biasanya dilakukan oleh manusia,&#8221; jelas Zulfian.</p>
<p>Penasaran dengan maha karya seniman Artjog, pengunjung dapat membeli tiket pameran Performa Kinestetik, melalui media sosial dan website ARTJOG atau langsung kunjungi tiket.salihara.org.<strong> (beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-perhelatan-heri-pemad-kenalkan-artjog-di-jakarta/">Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, &#8216;Together for Bali&#8217;</title>
		<link>https://prokabar.com/intip-aksi-sosial-indah-kalalo-together-for-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2022 04:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#IndahKalalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Model Indah Mayang Indriyani, atau yang dikenal sebagai Indah Kalalo (41), telah lama menetap di Bali. Saking cintanya dengan Bali, Indah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/intip-aksi-sosial-indah-kalalo-together-for-bali/">Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, &#8216;Together for Bali&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Model Indah Mayang Indriyani, atau yang dikenal sebagai Indah Kalalo (41), telah lama menetap di Bali. Saking cintanya dengan Bali, Indah kini mulai melebarkan sayap untuk berbuat kebaikan di pulau ini.</p>
<p>Dua tahun lalu secara konsisten dan masih berlangsung, Indah masih membagikan nasi bungkus untuk warga yang perlu dibantu. Namun kini, dia menambahkan cintanya pada warga terdampak pandemi di desa-desa di Badung, Canggu, Seminyak, dan Kerobokan dan sekitaran Bali lainnya dengan cara bedah rumah, memberikan bantuan kepada anak-anak dan lansia, juga menghibur dan membawa anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk bisa jalan-jalan ke tempat rekreasi seperti Bali Zoo.</p>
<p>&#8220;Bantuan pun tidak hanya berupa nasi bungkus melainkan bertambah menjadi sembako, kegiatan ini kami sebut juga dengan Together For Bali yang juga ditujukan kepada masyarakat Bali yang kurang mampu,&#8221; kata Indah.</p>
<p>Indah juga bekerja sama dengan BenihBaik.com menggalang dana Together For Bali. Dia ingin semakin banyak orang terlibat.</p>
<p>Ini adalah kali kedua Indah menggalang dana di BenihBaik.com, sebelum https://m.benihbaik.com/campaign/together-for-bali-indah-kalalo yang sedang berlangsung, dia pernah menggagas kampanye https://m.benihbaik.com/campaign/nasi-bungkus-tetangga-bali-bersama-indah-kalalo dan berhasil mengumpulkan donasi dari TemanBaik sebesar Rp120.820.645.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-101778" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-1024x1024.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-1024x1024.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-768x768.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002-80x80.jpg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220321-WA0002.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Dana itu telah disalurkan dan digunakan untuk keperluan kampanye Nasi Bungkus Tetangga Bali.</p>
<p>Selanjutnya, kali ini Indah melalui kampanye Together For Bali juga memberi kepedulian terhadap UMKM yang merasakan dampak Covid-19 khususnya di sektor kuliner.</p>
<p>&#8220;Kami turut membantu mereka dengan memberikan bantuan berupa peralatan masak agar mereka bisa terus bertahan dan mengembangkan usaha mereka di tengah situasi pandemi ini,&#8221; tutup Indah. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/intip-aksi-sosial-indah-kalalo-together-for-bali/">Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, &#8216;Together for Bali&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto &#8216;Insight&#8217; di Perpustakaan Nasional</title>
		<link>https://prokabar.com/wanita-inspiratif-fotografer-ve-dhanito-gelar-pameran-foto-insight-di-perpustakaan-naaiona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2022 03:32:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#Fotografer]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#VeDhanito]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Foto 'Insight']]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Pembukaan pameran foto &#8216;Insight&#8217; karya fotografer Ve Dhanito diserbu pengunjung. Mulai tanggal 5 &#8211; 15 Maret mendatang, karya fotografer wanita hebat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wanita-inspiratif-fotografer-ve-dhanito-gelar-pameran-foto-insight-di-perpustakaan-naaiona/">Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto &#8216;Insight&#8217; di Perpustakaan Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Pembukaan pameran foto &#8216;Insight&#8217; karya fotografer Ve Dhanito diserbu pengunjung. Mulai tanggal 5 &#8211; 15 Maret mendatang, karya fotografer wanita hebat ini bisa dilihat langsung di lantai 4 Perpustakaan Nasional, Jakarta.</p>
<p>Pameran tunggal yang didukung Tidar Heritage Foundation ini Ve ingin menunjukan bagaimana otak bekerja membentuk persepsi hingga muncul kreativitas dalam diri manusia. Pameran dibuka dan diresmikan oleh Prof Herawati Sudoyo. Disusul pertunjukan seni oleh Dhea Fandari dan Fajar Sidiq Sukirnanto sebagai kurator.</p>
<p>&#8220;Saya kepo (rasa ingin tahu) kenapa orang bisa kreatif. Kenapa lebih kreatif dari orang lain dan apa yang membedakan. Ternyata mesin kreatifitas otak yang berjalan. Saya tergerak belajar itu. Lalu di ekspresikan melalui karya fotografi yang saya dalami,&#8221; tutur Ve di sela pembukaan pameran.</p>
<p>Menurut Ve, pameran ini dibagi dalam dua kelompok karya. Pertama, tentang bagaimana otak manusia bekerja membentuk persepsi dan realitasnya. Berdasarkan buku 71/2 Lessons about The Brain by Lisa Feldman Barrett. Karya ini disajikan dalam berbagai bentuk cetak dan instalasi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-101307" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220306-WA0005-1024x556.jpg" alt="" width="1000" height="543" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220306-WA0005-1024x556.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220306-WA0005-300x163.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220306-WA0005-768x417.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220306-WA0005.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Bagian kedua, tentang kreatifitas. Bagaimana otak manusia dan budayanya membentuk kreatifitas, berdasarkan buku Runaway Species by David Eagleman. Karya ini akan disajikan Fotografi Glow in the Dark printed with fluorescent ink, digelar dalam ruangan khusus.</p>
<p>&#8220;Jadi karya-karya yang dipamerkan, diangkat dari buku dengan basis highlight yang menjadi dasar literatur neuroscience,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Saya memberanikan diri untuk mendasari karya saya dengan ilmu neuroscience, ilmu bagaimana otak manusia bekerja. Pameran akan terbagi menjadi dua bagian, berdasarkan tampilan visual, konten dan literatur acuannya,&#8221; jelas Ve menambahkan.</p>
<p>Selain keberanian mengangkat tema yang tak lazim, sosok Ve Dhanito mendedikasikan karyanya untuk kesembuhan ibunda tercinta.</p>
<p>&#8220;Bisa dibilang nekat pameran ini digelar di tengah pandemi. Pameran ini saya dedikasikan untuk mama yang lagi sakit. Terimakasih kepada Tidar Heritage Foundation yang terus mendukung para seniman,&#8221; ucap Ve dalam sambutannya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wanita-inspiratif-fotografer-ve-dhanito-gelar-pameran-foto-insight-di-perpustakaan-naaiona/">Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto &#8216;Insight&#8217; di Perpustakaan Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih</title>
		<link>https://prokabar.com/profil-singkat-angku-yus-dt-parpatih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 02:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#angkuyus]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Angku Yus Dt. Parpatiah Guguk (82) salah satu Budayawan Minangkabau yang sangat fokus pada gurindam, pituah, nasihat, petatah dan petitih. Menuangkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/profil-singkat-angku-yus-dt-parpatih/">Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Angku Yus Dt. Parpatiah Guguk (82) salah satu Budayawan Minangkabau yang sangat fokus pada gurindam, pituah, nasihat, petatah dan petitih.</p>
<p>Menuangkan karyanya melalui rekaman kaset dan video, kini telah cukup banyak tersebar di berbagai akun media sosial seperti youtube dan facebook.</p>
<p>Melalui karya dalam bentuk kaset dan video ini, berhasil tersebar luas menembus hingga daerah perantauan Minang dimanapun mereka berada. Pituahnya mampu melekatkan hati dan jiwa generasi muda di ranah dan di rantau.</p>
<p>Gurindamnya itu mampu mengobati kerinduan dan motivasi. Bertujuan tetap memperkuat karakter dan jati diri sejatinya orang Minangkabau, ditengah peradaban sebagai warga Indonesia dan warga dunia.</p>
<p>Angku Yus Datuak Parpatih telah berubah gelar menjadi Angku Yus Bandaro Bodi karena jabatan penghulunya sebagai pimpinan pucuk suku Caniago di Sungai Batang, telah dititahkan kepada kemenakannya.</p>
<p>Yusbir nama asli beliau, lahir di Maninjau, 7 April 1939. Anak dari pasangan Abdul Jalil (ayah) dengan Syafiyah (ibu). Sedangkan Istrinya, bernama Ermaini, lahir 01 Juni 1960. Mereka dianugrahi tiga orang anak bernama Elivia, Ervan dan Ellen Yunita (06 Juni 1978).</p>
<p>Dikenal Budayawan Minangkabau yang berhasil menerobos pelestarian budaya melalui adaptasi perkembangan zaman. Karya sastra berupa cerita rakyat, hikayat, legenda, gurindam maupun nasihat, pituah, mamangan, pantun, petatah dan petitih tertuang dalam kaset dan video tersebar luas saat ini di youtube.</p>
<p>Terhitung dari 1978 hingga 1995, ia bersama sejumlah produksi rekaman berhasil menjalinkerjasama dan mencetak karya sastra dengan jumlah 130 kaset episode.</p>
<p>Masa kecilnya, dihabiskan di kampung halaman. Menamatkan SD tahun 1955, SMP tahun 1958. Di tingkat SMA sempat di SMAN 1 Maninjau namun terputus kemudian disambung ke SMA di Tanjung Asahan, Sumatra Utara hingga 1961.</p>
<p>Usai tamat sekolah, sempat mendapat pembinaan dari Mamak Kandungnya di Palembang. Tidak lama merantau ke sejumlah daerah hingga sampai di Jakarta pada tahun 1976.</p>
<p>Pada 1965, beliau dinobatkan menjadi Datuak Rajo Mangkuto selaku Datuak Panungkek, Wakil dari Datuak Panghulu Pucuak anak buah Datuak Parpatiah. Setelah menikah, Angku Yus Dt. Parpatih Guguak diangkat menjadi Panghulu (Pemimpin suku Caniago di Sungai Batang).</p>
<p>Saat ini sudah banyak menghabiskan masa senja di kampung halamannya Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Meski demikian, hingga saat ini tidak sedikit masyarakat Minangkabau baik di ranah maupun di rantau berkunjung ke rumahnya. Belajar dan menggali ilmu adat istiadat maupun Adat Basandi Syarak, Syarak Basansi Kitabullah. Bahkan dibawa sampai ke perantauan dan Kabupaten/Kota di Sumatra Barat lainnya. Memberi penyuluhan dan diskusi adat dengan banyak Ninik Mamak beberapa daerah Minangkabau lainnya.</p>
<p>Kini, beliau telah fokus melahirkan karya tulis dan berhasil menulis buku berjudul &#8220;Menyikap Wajah Minangkabau,&#8221; Sebagai karya tulis pertamanya. Berencana akan melanjutkan tulisan tentang &#8220;Sejarah Nagari Sungai Batang&#8221; dan &#8220;Metoda Pendidikan Lembaga Adat Surau sebagai Pencetak Manusia Minangkabau Siap Pakai&#8221;. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/profil-singkat-angku-yus-dt-parpatih/">Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teguh Esha &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; Telah Tiada</title>
		<link>https://prokabar.com/teguh-esha-ali-topan-anak-jalanan-telah-tiada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 May 2021 03:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#alitopan]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kehilangan sahabat kembali dirasakan Ilham Bintang. Setelah salah satu sahabatnya Setiadi Tryman tiada, Teguh Esha &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; dikabarkan meninggal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/teguh-esha-ali-topan-anak-jalanan-telah-tiada/">Teguh Esha &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; Telah Tiada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Kehilangan sahabat kembali dirasakan Ilham Bintang. Setelah salah satu sahabatnya Setiadi Tryman tiada, Teguh Esha &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; dikabarkan meninggal dunia, Senin (17/5) lalu.</p>
<p>Kabar duka itu didapat Ilham Bintang melalui status medsos rekan wartawan Noorca Massardi. &#8220;Saya meneteskan kembali airmata buat sahabat yang mendahului. Noorca mengabarkan Teguh Esha meninggal dunia,&#8221; ucap Ilham Bintang.</p>
<p>&#8220;Teguh Esha sahabat yang baik hati. Kawan ngobrol dan diskusi yang mengasyikan. Dia biasa tiba-tiba muncul di rumah atau di kantor. Dia banyak gagasan. Setiap kali ke kantor selalu mengajak kolaborasi untuk mewujudkan ide kreatifnya,&#8221; kenangnya.</p>
<p>Ilham Bintang dalam tulisannya pada Prokabar.com, mencantumkan profil singkat sahabatnya. Pemilik nama lengkap Teguh Slamet Hidayat Adrai, lahir di Banyuwangi, 8 Mei 1947.</p>
<p>&#8220;Pernah menjadi mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial, Departemen Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Ketua IMADA (Ikatan Mahasiswa Jakarta) tahun 1973—1975, Wakil Sekretaris Jendral SOMAL (Sekretariat bersama organisasi- organisasi mahasiswa lokal di Indonesia) tahun 1975—1976, Pemimpin Redaksi Majalah Hiburan Khusus Le Laki,&#8221; tulis Ilham Bintang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-87513" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/CBCC2D22-53AE-4A98-85BB-056D6D7F6C9A.jpeg" alt="" width="828" height="692" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/CBCC2D22-53AE-4A98-85BB-056D6D7F6C9A.jpeg 828w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/CBCC2D22-53AE-4A98-85BB-056D6D7F6C9A-300x251.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/CBCC2D22-53AE-4A98-85BB-056D6D7F6C9A-768x642.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 828px) 100vw, 828px" /></p>
<p>Nama Teguh melesat bak meteor ketika novelnya &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; sukses merebut hati masyarakat, khususnya kaum muda di tahun 70 an.</p>
<p>Lewat novel itu, Teguh memperlihatkan sikapnya yang bebas, dengan gaya bahasanya yang kuat dan orisinil menceritakan kehidupan anak muda Ibukota.</p>
<p>&#8220;Pembangunan watak&#8221;watak tokohnya menunjukkan pengetahuannya tentang kehidupan serta aspirasi golongan muda metropolitan yang otentik. Sejak saat itu Teguh Esha dikenal sebagai salah seorang penulis yang menonjol pada tahun 70-an,&#8221;</p>
<p>Salah satu ciri novelnya adalah penggunaan bahasa prokem, bahasa slang yang konon berasal dari orang-orang tahanan, yang kemudian menjadi bahasa slang anak muda Jakarta.</p>
<p>Teguh mulai menulis novel tahun 1969. Kakaknya, Djoko Prayitno, redaktur majalah Sonata, ikut andil dalam perjalanan karier Teguh sebagai penulis.</p>
<p>&#8220;Dia yang menganjurkan saya untuk selalu menulis, apa saja,&#8221; kenangnya.</p>
<p>Menurut Ilham Bintang, sejak empat tahun lalu, Teguh mengalami gangguan kesehatan. &#8220;Sempat dirawat di RS karena jatuh saat di kamar mandi. Setelah kejadian itu Teguh datang silaturahmi ke kantor, menawarkan gagasan kolaborasi. Namun, sayang rencana itu belum terwujud hingga Senin pagi Noorca mengabarkan kepergiannya. Teguh Esha telah tiada. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun,&#8221;. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/teguh-esha-ali-topan-anak-jalanan-telah-tiada/">Teguh Esha &#8216;Ali Topan Anak Jalanan&#8217; Telah Tiada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elum, Kafilah Asal Agam Bertabur Prestasi</title>
		<link>https://prokabar.com/elum-kafilah-asal-agam-bertabur-prestasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2021 04:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MTQ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86744</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Elum Nur Risman (26), salah seorang kafilah asal Agam yang bertabur prestasi tampil di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sejak 2005. Elum sudah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/elum-kafilah-asal-agam-bertabur-prestasi/">Elum, Kafilah Asal Agam Bertabur Prestasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Elum Nur Risman (26), salah seorang kafilah asal Agam yang bertabur prestasi tampil di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sejak 2005. Elum sudah mengantongi 10 tropi bergengsi.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Teranyar, qoriah yang juga perawat ini bakal tampil pada laga final MTQ tingkat internasional pada 9 Mei 2021 mendatang.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Selain itu, Elum juga memiliki sejumlah murid yang bertabur prestasi, salah satunya peraih Juara II, MTQ tingkat Kabupaten Agam yang digelar di Palembayan beberapa waktu lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Pertama kali Elum ikut MTQ pada tahun 2005 cabang Hifzil Qur’an 1 Juz Tilawah tingkat Provinsi Sumbar, Alhamdulillah dapat juara II,” ucapnya, dilansir Prokabar dari MC Agam, Miggu (2/5).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Selang tiga tahun, Elum juga mewakili Sumatera Barat pada ajang MTQ tingkat nasional di Banten pada cabang yang sama.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Namun tidak dapat tropi, lalu di 2009 ikut lagi MTQ tingkat provinsi sumbar juga cabang yang sama, Alhamdulillah juara 1,” sebut Elum.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Masih pada tahun 2009, Elum juga mengikuti MTQ tingkat nasional di Jakarta pada cabang yang sama. Namun, sepertinya perempuan bersahaja ini masih belum bisa membawa pulang tropi.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“2010 juga ikut MTQ nasional di Bengkulu, cabangnya masih Hifzil Qur’an 1 Juz Tilawah,” sebutnya lagi.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Di tingkat provinsi, kepiawaian Elum tidak perlu diragukan lagi. Setiap kali tampil, ia selalu menyabet juara.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Hal itu dibuktikannya pada MTQ tingkat provinsi 2013. Kali ini, dirinya turun di cabang tilawah remaja.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Di tahun yang sama, Elum kembali mewakili Sumbar di MTQ nasional di Bangka Belitung, tapi masih belum bawa tropi,” kenangnya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Tidak membawa tropi pulang ke Sumatera Barat, tidak membuat Elum patah arang. Dirinya terus meningkatkan kemampuan. Alhasil, di MTQ tingkat nasional di Batam tahun 2014, dirinya berhasil meraih juara I cabang Syarhil Qur’an.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“Kemudian juara 2 MTQ tingkat Sumatera Barat tahun 2019 cabang qiraat muratal dewasa,” ucapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Rupanya, Elum tidak hanya memperkaya dirinya sendiri dengan prestasi. Ia juga mengantarkan murid mengajinya menjadi juara MTQ.</p>
<p data-reader-unique-id="16">“Alhamdulillah pada MTQ tingkat Kabupaten Agam di Palembayan kemarin, murid Elum atas nama Febi Febiola meraih juara II cabang tartil menengah,” ujarnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/elum-kafilah-asal-agam-bertabur-prestasi/">Elum, Kafilah Asal Agam Bertabur Prestasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-wanita-inspiratif-dari-sungai-batang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 04:11:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85916</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Delsy, sosok wanita inspiratif asal Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pelaku usaha rumah tangga nan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-wanita-inspiratif-dari-sungai-batang/">Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Delsy, sosok wanita inspiratif asal Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pelaku usaha rumah tangga nan gigih dan penuh sangat berinovasi.</p>
<p>Berawal pada 2005, ia memiliki sebuah warung minuman kopi dan membuat berbagai macam sarapan pagi. Seperti lontong, nasi goreng dan aneka kue lainnya. Waktu terus berjalan.</p>
<p>Ingin meningkatkan inovasi usaha, Delsy kembali berfikir, apa yang lebih bagus untuk menarik dijual selain sarapan pagi yang bisa meningkatkan pendapatan. Hingga malam, aktifitas kembali berlanjut seiring membuatkan minuman kopi untuk orang yang duduk di kedai. Santai sambil ngobrol.</p>
<p>Sang suami, seorang supir harian angkutan Tanjung Sani ke Bukittinggi. Mobil milik saudara laki-lakinya. Walau suaminya seorang supir, ia tetap bangga dan bahagia. Kehidupan cukup, untuk menghidupi kedua anak gadisnya. Anak pertama masih Kelas 1 SMPN 1 Maninjau, anak kedua kelas 3 SD Islam Rasuna Said di Maninjau.</p>
<p>Kemudian tercetus ide, Bagaimana bisa membuat kue donat yang empuk dan enak. Hingga suatu ketika, ide itu terwujud. Kue donat nan empuk dan lembut berhasil dibuat, berkat bantuan orang yang datang dari Padang.</p>
<p>Kisahnya bisa ketika ada pengerjaan jalan pengaspalan di depan rumah. Karena berjualan, para sebagian pekerja berhenti dan istirahat di warung. Salah seorang supir pekerja itu kebetulan membawa istrinya dari Padang.</p>
<p>&#8220;Kebetulan banget ibu ini bisa bikin kue. Saya bisa bantu mengajarkan membuat donat yang empuk dan lembut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Beliaulah yang mengajarkan saya bagaimana membuat donat yang lembut,&#8221; terangnya. Walau sudah jam sebelas malam menyediakan bahan untuk membuat kue donat empuk dan lembut itu, Alhamdullillah Allah masih memberiku kesehatan untuk belajar. Esok harinya, Delsy langsung mempraktekannya.</p>
<p>Sejak saat itu, selain tetap berjualan lontong dan nasi goreng, usaha kue donat dimulai dengan jumlah satu kilogram. Secara bertahap mulai naik dua kilo hingga tiga kilogram perhari.</p>
<p>Karena memiliki hobi masak-memasak, usaha donat hingga berkembang catering, meski masih skala kecil. Pesanan berkembang melalui berbagai kegiatan di tingkat jorong hingga Pemerintahan Kenagarian Sungai Batang. Berfikir, kue yang telah dibuat tidak hanya dinikmati masyarakat Tanjung Sani saja, juga bisa sampai ke luar Kenagarian Sungai Batang.</p>
<p>Pelanggan dan pembeli terus meningkat, berbelanja di warung. Dalam sehari berhasil habis mencapai 100 buah perhari.</p>
<p>Karena konsumen meningkat, Desy pun kembali meningkatkan jumlah pembuatan. Dari sekitar satu hingga tiga kilogram, menjadi 10 kilogram bahan tepung dan lainnya.</p>
<p>Donat yang dibuat mulai dititipkan ke setiap warung dan hampir ke kedai sekeliling Danau Maninjau. Harga penjualan satu buah senilai 2000 rupiah. Dengan modal motor mio untuk bisa mengantar dan menjemput sisa kue terjual. Hingga motor sempat dimodifikasi agar bisa ada keranjang mengangkut kue donat.</p>
<p>Usaha semakin meningkat, dan kue donat mulai dijual setiap hari balai di pasar tradisional. Terutama di hari rabu dan hari jumat. Namun terjadi kendala, seiring usaha meningkat, menuntut kebutuhan produksi harus ditambah. Apa daya menggunakan alat seadanya tentu produksi tidak bisa ditingkatkan lebih dari 15 kilogram bahan baku. Sementara, untuk membeli mesin pengaduk belum mampu karena harganya cukup mahal.</p>
<p>Kebutuhan terus bertambah, seiring tingkat pendidikan anak pun bertambah. Warung lontong mulai sepi. Usaha dan ide mulai buntu.</p>
<p>Berjalannya waktu, Delsy mendapat kesempatan bergabung dengan kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebagai anggota aktif berbagai ilmu, pengalaman dan kesempatan bertambah lebar.</p>
<p>Kaena sudah memiliki usaha donat, pengolahan masih manual, ia tetap optimis ikut berbagai pameran atau bazar yang diadakan pihak Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya dan Kabupaten Agam. Kondisi ini berhasil meningkatkan kemampuan dan memiliki surat perizinan usaha seperti P-IRT, IUMK dan Sertifikat Halal dari MUI.</p>
<p>Wabah pandemi covid 19 datang secara mendadak mengganggu stabilitas perekonomian dan kesehatan. Dan ibu dua anak gadis ini harus terdiam kaku, sambil memungut 150 kotak donat tersimpan di warung. Hingga saat ini belum maksimal memproduksinya.</p>
<p>&#8220;Aku berharap bisa mendapatkan mesin pengolah roti atau donat, untuk kualitas yang lebih baik. Sampai sekarang belum juga dapat. Sementara kebutuhan dan biaya terus meningkat ke tingkat universitas. Adeknya pun akan menyusul,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk usaha donat aku istirahat dulu, tuturnya. &#8220;Aku berharap suatu saat aku bisa memiliki mesin pengaduk dan pencetak donat yang sampai bisa menghasilkan ribuan donat, dengan hasil maksimal.<br />
Karena prospeknya sangat bagus.<br />
Dan banyak disukai semua kalangan masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut banyak pembeli, donat buatannya berbeda dengan buatan yang sering beredar di pasaran. Hanya saja keterbatasan alat produksi, ditambah pandemi Covid-19, salah satu wanita Inovatif dari Sungai Batang ini istirahat memproduksi donat. Untuk sementara waktu beralih ke bidang kuliner pengolahan ikan, karena banyak permintaan dan bergabung dengan sejumlah penggiat pengolahan ikan di tingkat Kabupaten Agam.</p>
<p>&#8220;Aku pun berfikir lagi, kenapa tidak mencoba untuk mengembangkan hasil pengolahan ikan yang berserakan di Danau Maninjau?<br />
Sementara aku hidup di pinggir Danau Maninjau yang banyak potensi dan bisa di ambil hasilnya,&#8221; Kata Delsy.</p>
<p>Ibu itu mencoba mengolah Ikan Bada, menjadi Bada Goreng Garing. Juga Rinyuak (Ikan Bada dan Rinuak merupakan ikan endemik khas Danau Maninjau) yang selalu banyak dijual orang setiap pagi. Mencoba untuk mempelajari Lagi cara mengolah Rinyuak menjadi pelengkap menu yan digemari masyarakat.</p>
<p>Sejumlah olahan terutama Dendeng Rinyuak, Rendang Rinyuak, Rinyuak Krispy Orei, Bada Goreng dan Bada Salai atau Bada Masiak. &#8220;Aku coba pasarkan melalui online ke grup yang ada di dalam kontak hp. Dan kebetulan aku bergabung dengan organisasi Aisyiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Agam yang pernah mengorbitkan aku ikut lomba ketahanan pangan untuk olahan ikan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Saat mengikuti perlombaan, berhasil lolos di Tingkat Kabupaten Agam, kemudian berlanjut ke Tingkat Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Alhamdullillah, hasil olahan ini diorbitkan ke Tingkat Nasional yang diadakan ke Kota Gudeg, Yogyakarta. Bersama rombongan penggerak UMKM Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Agam, menuju Kota Budaya dan Kota lahirnya Muhammadiyah,&#8221; ulasnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-85917" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210422-WA0009-767x1024.jpg" alt="" width="767" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210422-WA0009-767x1024.jpg 767w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210422-WA0009-225x300.jpg 225w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210422-WA0009-768x1025.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210422-WA0009.jpg 959w" sizes="auto, (max-width: 767px) 100vw, 767px" /></p>
<p>Maaf aku lupa berapa yang ikut lanjutnya. Kami mewakili Sumatera Barat, Alhamdullillah mendapatkan nominasi terbaik, Peringkat 10 besar untuk seluruh Provinsi Se-Indonesia. Walau tidak juara satu, tapi kami bangga bisa mengikuti kompetisi.</p>
<p>Ia senang mendapat kesempatan yang tak ternilai harganya. Juga pengalaman yang kami dapatkan, sekaligus kunjungan istimewa salah seorang Profesor UGM dan Brigjen Pol Hery saat itu menjabat sebagai Waka Polda Yogjakarta. Kebetulan beliau orang Minang. Dan beliau sangat tertarik dari segala olahan ikan Danau Maninjau.</p>
<p>&#8220;Alhamdullillah jualan kami di hari pertama laris manis. Selanjutnya, aku sering datang ke kantor Dinas Perikanan dan Dinas Koperindag untuk mendekatkan diri dan produk yang aku buat. Terutama dari olahan ikan. Dengan dorongan dari dinas terkait, aku mulai mengajukan permohonan bantuan alat produksi. Tapi sampai saat ini belum ada yang berhasil,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Yang sangat menarik dan sangat bermanfaat imbuhnya, usaha yang sudah dilakoni sudah mendapatkan sertifikat halal yang tak ternilai harganya. Dan begitu sulit untuk mengurusnya jika secara pribadi.</p>
<p>Dengan pemasaran hanya melalui online, disebarkan ke semua grup yang ada di ponselnya. Orderan lumayan bisa dikumpulkan untuk tambahan uang semester anak yang kuliah jauh darinya di Jakarta, kos pula sendiri.</p>
<p>Untuk menambah wawasan, ia mengikuti segala pelatihan-pelatihan yang diadakan dari dinas terkait. Cukup bermanfaat terutama dilaksanakan melalui dana Pokir Anggota Dewan untuk UMKM. Ilmu yang sangat berharga didapatkan.</p>
<p>Untuk saat ini, pesanan hanya bisa melalui online karena masih pandemi covid 19. Penjualan jauh merosot. &#8220;Tapi aku tak putus asa. Aku tetap mempromosikan semua produk yang aku olah. Baik melalui sosial media WhatsApp, Instagram, Facebook dan lainnya. Bahkan membuat video lagu sambil promosi produk,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&#8220;Untuk menjalani kehidupan dari mulai bangkit dan berjalan, jatuh, bangkit lagi. Jatuh lagi dan bangkit lagi. Kita butuh hidup.<br />
Tak mungkin hanya diam saja. Semangat akan tetap tumbuh, dengan dukungan suami juga anak anak,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-wanita-inspiratif-dari-sungai-batang/">Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Putera Pesisir Selatan Terima PCNO di HPN 2021, Ini Orangnya</title>
		<link>https://prokabar.com/putera-pesisir-selatan-terima-pcno-di-hpn-2021-ini-orangnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 12:32:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#pessel #hpn2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81556</guid>

					<description><![CDATA[<p>PesisirSelatan,Prokabar &#8211; Syahdanur Abdul Munaf, putera daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penghargaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/putera-pesisir-selatan-terima-pcno-di-hpn-2021-ini-orangnya/">Putera Pesisir Selatan Terima PCNO di HPN 2021, Ini Orangnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>PesisirSelatan,Prokabar &#8211;</strong> Syahdanur Abdul Munaf, putera daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).</p>
<p>Penghargaan diberikan langsung Ketua PWI Atal S. Depari saat peringatan Hari Pers Nasional di Jakarta, Selasa 9 Februari 2021. Anugerah diberikan bagi wartawan senior yang dianggap layak.</p>
<p>&#8220;Ya, minimal mereka telah mengabdi selama 30 tahun di dunia jurnalistik,&#8221; ujar Sekretaris PWI Mirza.</p>
<p>Syahdanur merupakan berasal dari Kecamatan Batang Kapas. Ia memulai karir pertama di dunia jurnalistik sejak dekade 70-an di Koran Merdeka, terbitan harian yang dinahkodai BM. Dyah.</p>
<p>Meski baru bergabung, ia telah dipercaya mewawancarai petinggi negara, salah satunya Wakil Presiden Adam Malik. Pria kelahiran Batang Kapas 70 tahun silam itu juga penggagas berdirinya Forum Wartawan Pertambangan dan Energi di Kementerian ESDM.</p>
<p>Anak pertama dari pasangan Abdul Munaf dan Sadarnah itu pun pernah menjabat sebagai pengurus PWI Jaya dan sekarang sebagai dewan penasehat di PWI Pusat. Ia juga tercatat sebagai pendiri Majalah Listrik dan berbagai media internal sektor pertambangan dan energi.</p>
<p>Penghargaan PCNO, lanjut Mirza, diberikan sesuai penilaian tim juri. Penilaian dilakukan sangat ketat dan selektif. &#8220;Kemudian diputuskan dalam rapat pleno,&#8221; ungkap pria yang juga pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat itu.</p>
<p>Sementara, Ketua PWI yang juga sekaligus Penanggung Jawab HPN 2021, Atal S Depari mengatakan pemberian Kartu Pers Nomor Satu adalah penghargaan PWI Pusat kepada insan pers yang terus berjuang mengabdi untuk kemajuan dunia pers.</p>
<p>Anugerah Kartu Pers Nomor Satu diberikan sejak HPN 2010 di Palembang, Sumatera Selatan. Tokoh-tokoh pers yang mendapat penghargaan tersebut saat itu adalah Rosihan Anwar, Jakob Oetama, Herawati Dyah, Dahlan Iskan, Goenawan Mohamad, Fikri Jufri, Karni Ilyas, dan Alwi Hamu.</p>
<p>Sedangkan pada HPN 2021, selain Syahdanur, PCNO juga diberikan pada 9 wartawan senior lainnya antara lain</p>
<p>Kartu Pers Nomor Satu adalah Muhammad Baedarus (PWI Jawa Barat), Octo Lampito (PWI Yogyakarta), Mursyid Songsang (PWI Jambi), Dhimam Abror Djuraid (PWI Jawa Timur), Raja Isyam Iswar (PWI Riau), H. Dheni Kurnia (PWI Riau).</p>
<p>&#8220;Selain itu, juga ada Khairul Muslim (PWI Sumatera Utara), dan Jufra Irwan (PWI Riau,&#8221; tutup Atal. <strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/putera-pesisir-selatan-terima-pcno-di-hpn-2021-ini-orangnya/">Putera Pesisir Selatan Terima PCNO di HPN 2021, Ini Orangnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aiptu Defri Aziz, Sosok Polisi Inspitatif Pendiri Ponpes Darul Ulum Al-Falah</title>
		<link>https://prokabar.com/aiptu-defti-aziz-sosok-polisi-inspitatif-pendiri-ponpes-darul-ulum-al-falah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 07:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[#polresagam]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Beragam pengalaman didapat saat mengikuti pendistribusian bantuan alat kesehatan ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Agam. Namun paling berkesan berakhir di Pondok...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aiptu-defti-aziz-sosok-polisi-inspitatif-pendiri-ponpes-darul-ulum-al-falah/">Aiptu Defri Aziz, Sosok Polisi Inspitatif Pendiri Ponpes Darul Ulum Al-Falah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Beragam pengalaman didapat saat mengikuti pendistribusian bantuan alat kesehatan ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Agam. Namun paling berkesan berakhir di Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Falah di Jalan lintas Pasaman-Bukittinggi, Kecamatan Palupuah.</p>
<p>Pendirinya seorang Polisi Senior Komandan Sentral Pelayanan Polsek Palupuah, bernama Aiptu Defri Aziz (54). Sumando Rang Agam kelahiran Lintau Buo, Tanah Datar ini mendapat hijrah setelah menikahi seorang wanita kelahiran Kamang Mudiak bernama Usratul Hasanah. Pertemuan disaat mendapat pendidikan agama Islam di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Desa Temboro Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tahun 2003.</p>
<p>Setelah berhasil menikahi Usratul Hasanah, sempat pula bertugas ke di Polres Pesisir Selatan, tepatnya di Lunang. Di sana, Istrinya sempat memgabdikan diri dan mengaplikasikan ilmu Agama Islam di Pondok Pesantren An Nur Lunang.</p>
<p>&#8220;Hidayah ini mengantarkan saya bertemu dengan istri soleha dan membawa kepada kebaikan. Alhamdulillah, kami juga sempat melakukan pembinaan kepada saudara kita sesama umat muslimin di Mentawai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selepas tugas di Pesisir Selatan berlanjut ke Mentawai, Defri Aziz kembali mendapat amanah bertugas ke Polres Bukittinggi. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sebaik-baik gagasan dan amalan.</p>
<p>&#8220;Setelah melalui perjalanan dan pengalaman itu, terlahirlah dalam fikiran kami untuk membangun pondok pesantren. Kami yang telah memiliki ilmu managemen dan tata pengelolaan, tentu memiliki impian. Alhamdulillah, impian itu pun terwujud tidak lama setelah pindah tugas ke Polres Bukittinggi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Falah dibangun tahun 2004. Sebelumnya berlokasi di gedung lama di kawasan Gadut, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Karena pengembangan dan peningkatan luas pendidikan, terpaksa pindah di lahan seluas 8,5 hektare di Nagari Palupuah Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah.</p>
<p>&#8220;Di lokasi baru ini juga di buka santri khusus untuk anak perempuan, sebelumnya hanya untuk anak laki-laki. Alhamdulillah, jumlah satri sudah mencapai 150 orang anak didik. Berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan daerah tetangga. Di mulai dari umur 8 tahun atau setingkat kelas 4 sekolah dasar,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Sudah milyaran rupiah uang telah dikucurkan untuk pembangunan masjid dan asrama. Dan masih membutuhkan biaya milyaran rupiah lagi jika pembangunan Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Falah tersebut.</p>
<p>“Ya, tentu saya sangat bersyukur jika ada dukungan pihak pemerintah dan dermawan. Membantu percepatan pembangunan anak-anak calon generasi muslimin dan muslimah terbaik ini. Seperti yang disalurkan PWI Kabupaten Agam hari ini. Menyalurkan Alat Kesehatan dari Pemerintah Pusat berupa ratusan masker, vitamin C, 5 unit alat penyemprot disinfektan bearers 5 kotak obat disinfektan,&#8221; tutupnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aiptu-defti-aziz-sosok-polisi-inspitatif-pendiri-ponpes-darul-ulum-al-falah/">Aiptu Defri Aziz, Sosok Polisi Inspitatif Pendiri Ponpes Darul Ulum Al-Falah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Inspiratif dari Hj Lena MN  Pengusaha Travel Umroh Pemerhati Lembaga Permasyarakatan</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-inspiratif-dari-hj-lena-mn-pengusaha-travel-umroh-pemerhati-lembaga-permasyarakatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 06:37:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Sekitar Rp30 juta telah ia sumbangkan untuk usaha peternakan ikan lele di Lapas II B Lubuk Basung, targetnya Rp100 juta. Investasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-inspiratif-dari-hj-lena-mn-pengusaha-travel-umroh-pemerhati-lembaga-permasyarakatan/">Kisah Inspiratif dari Hj Lena MN  Pengusaha Travel Umroh Pemerhati Lembaga Permasyarakatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Sekitar Rp30 juta telah ia sumbangkan untuk usaha peternakan ikan lele di Lapas II B Lubuk Basung, targetnya Rp100 juta. Investasi itu diberikan secara cuma-cuma, hanya untuk dapat Warga Binaan mendapat tambahan ilmu (skill) sekaligus pendapatan ekonomi selama menjalani hukumannya.</p>
<p>Hajah Lena MN, Lc, seorang wanita inspiratif dari Jalan Gajah Mada, Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Nanggalo, Kota Madya Padang. Aktivitas sehari-hari bergerak dan beraktifitas ke berbagai daerah dengan bisnis yang telah dikembangkannya. Usaha utamanya memiliki perusahan traveling umbroh dan haji. PT. Al Ananda Labaik Kakbah nama perusahaannya.</p>
<p>&#8220;Sedekah itu dahsyat. Karena saya telah merasakan dampak langsung kekuatan sedekah ini. Dan niat itu harus semata-mata hanya kepada Allah SWT,&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Lena mengkisahkan, perjalanan usaha diawali dengan modal Rp700 ribu dari sang suami. Usaha itu dibarengi modal berdakwah, kebetulan dirinya seorang ustazah tamatan Universitas Al-Azhar, Mesir. Tentu ilmu Agama Islam yang dimiliki cukup mumpuni memberikan pandangan dan ilmu agama Islam kepada kaum hawa lainnya.</p>
<p>&#8220;Berkat kegigihan, pergaulan yang baik dan niat ikhlas, usaha travel umbroh perdana yang saya jalankan mendapat kepercayaan banyak orang. Karena setiap usaha, kejujuran dan kesabaran adalah sifat utama yang harus dimiliki. Alhamdulillah, tahap awal, melalui ridho yang Maha Kuasa, kita berhasil memberangkatkan jemaah sebanyak 1000 orang jemaah pertama,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Keberhasilan itu kemudian dijalani dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mendirikan Rumah Lesehat Al Ananda Rp5000 di Jalan Bawal, Ulak Karang Kota Padang. Kunjungan ramai dan bisa ambil sendiri sebagai bentuk warung edukasi, melatih kejujuran pembeli atau masyarakat.</p>
<p>&#8220;Banyak kata-kata bijak atau nasihat yang saya ingat dan terapkan dalam diri ini. Baik itu nasihat dari Buya Hamka, Ulama-ulama besar di Arab sana, bahkan dari Ayah dan suami saya. Beberapa diantaranya, Aku mau melihatmu bersinar. Berjuanglah! Gigihlah!. Kalau ingin dihargai, maka hargailah dirimu sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pemerhati LAPAS, Kembangkan Usaha Peternakan Lele.</p>
<p>Pengalaman terus berlanjut, sehubungan dakwah serta perjalanan usaha terus dikembangkan. Selepas mendirikan Rumah Makan Lesehan Rp5000 di Padang, Lena juga rutin melakukan pembinaan terhadap Mualaf di Kepulauan Mentawai. &#8220;Memberi bantuan berupa zakat, infak, sedekah atau apapun yang bisa diberikan. Karena bisa dipahami kondisi kepulauan itu, masih banyak daerah telisolir,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tidak puas dengan itu saja, Bisnis Travelling Umbroh dan Haji semakin berkembang membuka peluang dirinya untuk terus menyalurkan zakat, sedekah dan infaknya kepada yang sangat membutuhkan.</p>
<p>&#8220;Saya pernah mendapat pengalaman dari sebuah kisah seorang istri narapidana. Suaminya menjalani hukuman dalam penjara di sebuah Lembaga Pemasyarakatan. Hiya hati mendengar dan menyaksikan kisah pilu itu. Terpaksa menjual diri agar tetap dapat bertahan hidup dan membantu suaminya di LP itu. Teriris tangis mendalam diri ini. Dengan spontan, pembinaan pengembangan usaha langsung dilakukan. Alhamdulillah, seorang wanita itu telah memiliki gerobak minuman dan jus di sebuah objek wisata di Kota Padang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sejak saat itu, perhatian Lena terhadap Lembaga Pemasyarakan semakin kuat. Setelah berhasil menjalin kerjasama dengan Lapas Kelas II B Padang dan Lapas Kelas II B payakumbuh, kini berlanjut ke Lapas Kelas II B Lubuk Basung.</p>
<p>&#8220;Di Lapas Kelas II B Lubuk Basung kami telah memulai pengembangan usaha peternakan lele. Alhamdulillah, setelah penebaran puluhan ribu bibit, kini sudah 24 ribu ekor lele sudah siap panen dalam minggu ini. Selain Warga Binaan mendapat tambahan ekonomi dari peternakan lele ini, jelas juga mendapatkan ilmu atau skill budi daya ikan lele,&#8221; katanya.</p>
<p>Lena melanjutkan, harapan kita jelas setelah Warga Binaan ini mendapatkan skill budi daya lele sehingga mampu menghidupkan anak istri dan tidak kembali melakukan kejahatan.</p>
<p>&#8220;Paling berkesan dalam hidup saya adalah sebuah nasihat sebagai motivasi dan kekuatan tersendiri yaitu, hidup itu sekali. Jika kamu pintar, tidak bisa membuat orang pintar maka kamu terbilang orang bodoh. Jika kamu kaya, tidak mampu membuat orang kaya, maka kamu adalah orang yang termiskin di dunia,&#8221; lanjut Ustazah Tamatan Al Azhar tersebut.</p>
<p>&#8220;Jangan suka meminta, namun bisakanlah memberi! Seperti nasihat Buya Hamka, Berilah orang lain pancing, jangan beri mereka kapal,&#8221; tutup Direktur Al Ananda Labaik Kakbah. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-inspiratif-dari-hj-lena-mn-pengusaha-travel-umroh-pemerhati-lembaga-permasyarakatan/">Kisah Inspiratif dari Hj Lena MN  Pengusaha Travel Umroh Pemerhati Lembaga Permasyarakatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AIPDA Rodi Salam, Penggerak Komunitas Police Speaking English Di Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/aipda-rodi-salam-penggerak-komunitas-police-speaking-english-di-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 11:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bahasainggris]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Berawal beberapa tahun lalu berkeinginan mengembangkan potensi diri, sekaligus ilmu yang bermanfaat, AIPDA Rodi Salam, salah seorang anggota Polres Pariaman berbagi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aipda-rodi-salam-penggerak-komunitas-police-speaking-english-di-pariaman/">AIPDA Rodi Salam, Penggerak Komunitas Police Speaking English Di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar —</strong> Berawal beberapa tahun lalu berkeinginan mengembangkan potensi diri, sekaligus ilmu yang bermanfaat, AIPDA Rodi Salam, salah seorang anggota Polres Pariaman berbagi ilmu bahasa Inggris kepada rekan-rekannya. Sehingga terbentuklah Komunitas Police Speaking English.</p>
<p>Pariaman sebagai kota wisata budaya dan bahari, masih banyak masyarakat yang belum menguasai bahasa asing. Padahalnya, sangat dibutuhkan sewaktu-waktu.</p>
<p>Dengan kesungguhan dan kegigihan itu, akhirnya terbentuklah sebuah komunitas mendorong kemajuan dan berperan dalam perkembangan wisata. Peranan komunitas atau penggiat ini jelas akan berkontribusi peningkatan sumber daya manusia dalam kemajuan dunia pariwisata, khususnya di Pariaman nantinya.</p>
<p>Komunitas Police Speaking English saat ini telah 80 orang. Tujuannya, selain menambah dan memperlancar bahasa asing, juga dapat menjalin komunikasi dengan wisatawan asing berlibur ke Pariaman.</p>
<p>&#8220;Aktifitas kami ini tidak mengganggu tugas pokok kami sebagai Satuan Polres Pariaman. Pasalnya, kegiatan berlangsung di saat sarapan pagi dan istirahat makan siang. Metode langsung praktek dan berdiskusi berbahasa Inggris,&#8221; ungkap AIPDA Rodi Salam selaku mentor dan penggagas, bersama guru pendamping Asnul Nazar kepada Prokabar.com beberapa waktu lalu.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-79557" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/20F5F06E-A822-40D4-9D84-6B8BC5E72AEB-473x1024.jpeg" alt="" width="473" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/20F5F06E-A822-40D4-9D84-6B8BC5E72AEB-473x1024.jpeg 473w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/20F5F06E-A822-40D4-9D84-6B8BC5E72AEB-139x300.jpeg 139w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/20F5F06E-A822-40D4-9D84-6B8BC5E72AEB.jpeg 532w" sizes="auto, (max-width: 473px) 100vw, 473px" /></p>
<p>Kegiatan diselingi waktu istirahat, sehingga bermanfaat dan menjadi tambahan ilmu dalam berbahasa asing, lanjutnya. &#8220;Belajar santai sarapan pagi dan istirahat siang sambil coffee break learning methode,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Asnul Nazar sendiri merupakan ASN yang bertugas di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman. Sejak lama membentuk kelompok ini, namun baru bisa terwujud bersama AIPDA Rodi Salam.</p>
<p>Pembelajaran itu tidak hanya sekedar proses, melainkan membangun sistem mandiri secara bersama. Tanpa membutuhkan biaya. Diluar pertemuan, diskusi tetap berlanjut dengan pemanfaatan teknologi komunikasi jaringan HP atau group What App (WA).</p>
<p>&#8220;Saat ini Komunitas Police Speaking English beranggotan mencapai 80 orang. Dan berharap dapat terus berkembang dan memantapkan bahasa asing sebagai peningkatan pelayanan Jajaran Polres Kota Pariaman nantinya,&#8221; tutupnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aipda-rodi-salam-penggerak-komunitas-police-speaking-english-di-pariaman/">AIPDA Rodi Salam, Penggerak Komunitas Police Speaking English Di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Besarkan Anak Tuli, Ibu Hebat Ini Jadi Inspirasi Ifan Ohsi</title>
		<link>https://prokabar.com/besarkan-anak-tuli-ibu-hebat-ini-jadi-inspirasi-ifan-ohsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2020 09:45:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Se2ruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79530</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Pelantun Rasakan Dunia, Ifan Ohsi tak kuasa menahan air mata saat memandu acara @Se2ruan. Emosi haru jelas terlihat ketika Ifan berbincang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/besarkan-anak-tuli-ibu-hebat-ini-jadi-inspirasi-ifan-ohsi/">Besarkan Anak Tuli, Ibu Hebat Ini Jadi Inspirasi Ifan Ohsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Pelantun Rasakan Dunia, Ifan Ohsi tak kuasa menahan air mata saat memandu acara @Se2ruan. Emosi haru jelas terlihat ketika Ifan berbincang dengan seorang wanita bernama Astrid.</p>
<p>Perjuangan ibu dari tiga anak ini jadi inspirasi Ifan yang mendedikasikan lagu untuk teman-teman tuli. &#8220;Bunda Astrid ini ibu dari Liam, anak tuli yang jadi inspirasi lagu &#8216;Rasakan Dunia&#8217;,&#8221; ucap Ifan membuka perbincangan.</p>
<p>Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Ifan mengajak Astrid berbagi kisah perjuangan membesarkan Liam. Sebagai ibu, Astrid berharap ketiga anaknya menjadi anak baik dan saleh.</p>
<p>&#8220;Hari Ibu nggak usah ditanya lagi jasanya, nggak terbayarkan. Yang membuat ibu sempurna itu adalah kehadiran anak-anak. Nggak mengharapkan balasan apa-apa. Terpenting jadi anak baik dan saleh,&#8221; jawab Astrid ketika ditanya tentang makna Hari Ibu.</p>
<p>Diawali dengan kisah Astrid yang sama sekali tak mengetahui bila putra keduanya mengalami gangguan pendengaran. Tepatnya di usia 16 bulan, Astrid menangkap hal yang aneh ketika Liam tak merespon setiap kali berinteraksi.</p>
<p>Resah dengan apa yang dialami putranya, Astrid lantas ke dokter anak untuk memastikan. Setelah mendapat rujukan harus berkonsultasi dengan dokter THT, Astrid dan suaminya terkejut bila Liam sejak lahir dalam keadaan tuli.</p>
<p>&#8220;Selama kehamilan tidak ada masalah, lancar saja. Semuanya normal, dan lahir pun Liam tumbuh dengan sempurna. Ada celotehnya juga, hanya saja ada beberapa hal yang tidak merespon,&#8221; jelas Astrid.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-79531" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/82CAF9F1-BB06-4725-B29D-591FE0723AD4-473x1024.jpeg" alt="" width="473" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/82CAF9F1-BB06-4725-B29D-591FE0723AD4-473x1024.jpeg 473w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/82CAF9F1-BB06-4725-B29D-591FE0723AD4-138x300.jpeg 138w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/12/82CAF9F1-BB06-4725-B29D-591FE0723AD4.jpeg 540w" sizes="auto, (max-width: 473px) 100vw, 473px" /></p>
<p>Mencoba menerima kenyataan, Astrid sekuat tenaga meninggalkan rasa syok dan mencari jalan keluar bagi masa depan Liam. &#8220;Bagaimana ini kedepannya, Liam harus mendapat pendidikan seperti anak-anak lainnya. Saat itu memang minim informasi bagaimana cara menanggulanginya,&#8221; kenangnya.</p>
<p>Hingga Astrid dan suaminya menyetujui usulan dokter untuk memasang implan di telinga Liam. Karena kerusakan pendengaran Liam tak bisa tertolong dengan alat bantu dengar (ABD).</p>
<p>Meski sudah terpasang implan, komunikasi Liam dan orangtuanya masih satu arah. Dari isyarat Liam, Astrid banyak yang tak tahu apa yang jadi kehendak putranya.</p>
<p>Hingga satu hari, Astrid dan suaminya mendapat informasi Sekolah Little Hijabi yang mengajarkan bahasa isyarat. &#8220;Akhirnya mulai terbuka, banyak informasi yang didapat. Termasuk bagaimana cara berkomunikasi dnegan bahas isyarat. Alhamdulillah sampai sekarang, kami berkomunikasi dengan bahasa isyarat,&#8221; aku Astrid yang juga belajar bahasa isyarat.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya bagaimana kita bisa berbahasa isyarat saja, di sekolah juga lebih mengedepankan ilmu agama Islam. Saya sangat terbantu dengan sekolah yang dipimpin Bunda Galuh,&#8221; aku Astrid menambahkan.</p>
<p>Dari pengalaman yang dirasakannya, Astrid memberi motivasi bagi orangtua yang memiliki anak tuli. &#8220;Berikan kebutuhan dan kebahagiaan bagi anak tuli. Jangan terlalu memaksa kehendak kita, perhatikan ke jiwanya. Bahasa isyarat sangat membantu mengeluarkan isi hati si anak. Bisa menunjukan kebahagiaan bahkan kesedihannya juga,&#8221; tutur Astrid.</p>
<p>Melihat apa yang jadi perjuangan Astrid dan bagaimana Liam menerima kekurangannya, Ifan seperti mendapat pelajaran berharga.</p>
<p>&#8220;Inspirasi dari teman-teman tuli, bagaimana mengajarkan saya rasa bersyukur. Artinya kata bersyukur, jangan mengeluh dengan apa yang didapat hari ini. Liam mengajarkan saya bagaimana mempertebal kesabaran dalam menjalani hidup,&#8221; pungkas Ifan yang diakhir perbincangan terlihat menyeka air matanya. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/besarkan-anak-tuli-ibu-hebat-ini-jadi-inspirasi-ifan-ohsi/">Besarkan Anak Tuli, Ibu Hebat Ini Jadi Inspirasi Ifan Ohsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aida, Hafizah Cilik 30 Juz, dari Ternate Berdarah Minang</title>
		<link>https://prokabar.com/aida-hafizah-cilik-30-juz-dari-ternate-berdarah-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 01:30:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mtqn2020]]></category>
		<category><![CDATA[#mtqnasional]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77801</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — ‘Sayang anak dilacuti, sayang kampung ditinggalkan&#8217;. Begitulah petuah bijak dalam mendidik anak. Sayang pada anak bukan berarti harus selalu menuruti semua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aida-hafizah-cilik-30-juz-dari-ternate-berdarah-minang/">Aida, Hafizah Cilik 30 Juz, dari Ternate Berdarah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — ‘</strong>Sayang anak dilacuti, sayang kampung ditinggalkan&#8217;. Begitulah petuah bijak dalam mendidik anak. Sayang pada anak bukan berarti harus selalu menuruti semua keinginan anak, melainkan orangtua harus bersikap tegas menyiapkan mental sang buah hati, meskipun ada pertentangan batin.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Itu pula agaknya yang dilakukan oleh Leni Fitriani (46), dalam mendidik putrinya Aida Ainun Balqis (9) hingga menjadi seorang penghafal Qur&#8217;an 30 juz pada usia yang masih dini.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Aida, begitu sapaan siswi kelas 4 sekolah dasar di Ternate, Maluku Utara, ia tampak gembira sekali menunggu gilirannya tampil difinal Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) Nasional ke-28 Tahun 2020, Sumatera Barat, cabang Hifzhil Qur&#8217;an 20 Juz.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;yee&#8230;Alhamdulillaah,&#8221; ujar gadis cilik itu sumringah sambil berlari girang kepelukan ibunya. &#8220;Aida sudah finger, dapat no.6,&#8221; katanya lagi kepada ibunya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Aida sangat gembira karena ia mendapat giliran ke-6 di babak final sesuai dengan urutannya sebagai anak keenam dari tujuh bersaudara.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Aida yang juga 13 besar dalam program TV Hafiz Indonesia 2020 ini, menjadi peserta satu-satunya yang masih dibawah 10 tahun. Namun ia tampak santai saja menjelang penampilannya di final. berbeda dengan peserta lainnya yang rata-rata sudah dewasa. Aida asyik sendiri bermain layaknya anak-anak seusianya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Ketika ditanya pun, Aida yang bercita-cita kuliah di Turki dan menjadi dokter ini pun menjawab santai saja seadanya sambil terus bercanda dengan ibunya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">MTQ Nasional di Sumbar ini menurut ibunya Leni, merupakan MTQ Nasional yang pertama kali diikuti Aida. Sebelumnya Aida hanya ikut lomba tingkat Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara. Bahkan ia tidak menyangka Aida akan ikut sebab jadwal seleksi MTQ Maluku Utara bentrokan dengan jadwal Hafiz Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="11">&#8220;Tapi ternyata sepulang dari Hafiz Indonesia, Aida dipanggil kembali hingga akhirnya bisa ikut sekarang ini,&#8221; ungkap wanita berdarah Minang asal Bukittinggi ini.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Disinggung kiatnya membuat Aida bisa hafal 30 Juz, menurut Leni, tidak ada kiat khusus. Aida baru belajar membaca Al-Qur&#8217;an setelah kelas satu SD. Dan baru mulai menghafal setelah bacaan Qur&#8217;annya lancar.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Namun diakui Leni, ia tegas dalam melatih hafalan Aida. &#8220;Saya sendiri yang melatih hafalannya atau murojaah. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah murojaah 5 juz. Kadang saya suka ribut dengan ayahnya yang ingin agar Aida lebih banyak waktu untuk bermain, tapi setelah saya coba ikuti, ternyata hafalannya banyak yang hilang,&#8221; ungkap Leni.</p>
<p data-reader-unique-id="14">&#8220;Sejak itu saya tidak pernah beri kelonggaran lagi. Walaupun dalam hati sebenarnya ada pertentangan batin, antara rasa sayang pada anak dengan keinginan menjadikan anak Hafidzah. Tapi harus tega, demi kebaikan Aida,&#8221; lanjutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Terbukti setelah Aida menunjukkan prestasinya semua keluarga turut mendukung segala aktifitas Aida untuk menjadi seorang Hafidzah.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Aida berpesan kepada para penghafal Quran agar tetap semangat dalam belajar Alquran.</p>
<p data-reader-unique-id="17">&#8220;Semangat pencinta Qur&#8217;an bukanlah hanya diatas panggung tapi disetiap desah nafas melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur&#8217;an. Muroja&#8217;ah sampai mati,&#8221; ujar Aida lantang.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Usai perhelatan MTQ Nasional ini, Aida dan ibunya akan tetap berada di Sumbar selama seminggu. Selain melepas rindu pada kampung halaman, Aida juga ada jadwal syiar ke Taman Pendidikan Qur&#8217;an dan pondok pesantren yang ada di Sumbar. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aida-hafizah-cilik-30-juz-dari-ternate-berdarah-minang/">Aida, Hafizah Cilik 30 Juz, dari Ternate Berdarah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sri Mulyani Raih Penghargaan Menkeu Terbaik Asia Timur dan Pasifik 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/sri-mulyani-raih-penghargaan-menkeu-terbaik-asia-timur-dan-pasifik-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 01:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#SriMulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75705</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati meraih penghargaan sebagai Finance Minister of the Year for East Asia Pacific tahun 2020 oleh Majalah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sri-mulyani-raih-penghargaan-menkeu-terbaik-asia-timur-dan-pasifik-2020/">Sri Mulyani Raih Penghargaan Menkeu Terbaik Asia Timur dan Pasifik 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati meraih penghargaan sebagai <em data-reader-unique-id="3">Finance Minister of the Year for East Asia Pacific</em> tahun 2020 oleh Majalah Global Markets.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima oleh Menkeu dari majalah yang sama, setelah terakhir di tahun 2018 memperoleh penghargaan serupa.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Menurut Majalah Global Markets, Menkeu layak mendapatkan penghargaan tersebut atas prestasinya dalam menangani pandemi Covid–19 di Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Majalah Global Markets menilai komitmen memberikan stimulus fiskal dalam bentuk perlindungan sosial, insentif perpajakan, penjaminan pinjaman dan subsidi bagi sektor usaha yang terdampak paling besar layak diapresiasi.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Selain itu, keputusan untuk memperlebar defisit melebihi batas maksimum yang di tetapkan dalam undang – undang sebesar 3 persen dari PDB, yang merupakan langkah yang tidak mudah dilakukan, juga menjadi alasan lain Menkeu memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Gelar ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan kerja keras seluruh jajaran Kementerian Keuangan dalam menangani pandemi Covid – 19 di Indonesia,” ujar Menkeu.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut hendaknya menjadi pemicu perbaikan bagi pengelolaan fiskal. “Sebab, tantangan Indonesia masih berat dan panjang ke depan. Raihan ini telah menandakan kita sudah <em data-reader-unique-id="9">on the right track</em>,” tambah Menkeu.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Majalah Global Markets adalah majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang 30 tahun terakhir telah menjadi salah satu acuan bagi para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional. Majalah ini diterbitkan pada saat pertemuan sidang tahunan IMF – World Bank Group. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sri-mulyani-raih-penghargaan-menkeu-terbaik-asia-timur-dan-pasifik-2020/">Sri Mulyani Raih Penghargaan Menkeu Terbaik Asia Timur dan Pasifik 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 44/253 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/20 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:19:04 by W3 Total Cache
-->