<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2026 23:15:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dony Oskaria Perintahkan PTPN Turun Tangan Urus Gambir Lima Puluh Kota</title>
		<link>https://prokabar.com/dony-oskaria-perintahkan-ptpn-turun-tangan-urus-gambir-lima-puluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 23:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DonyOskaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137027</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; COO Danantara Dony Oskaria memerintahkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) turun tangan menangani persoalan gambir Lima Puluh Kota. Tata kelola gambir dibenahi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dony-oskaria-perintahkan-ptpn-turun-tangan-urus-gambir-lima-puluh-kota/">Dony Oskaria Perintahkan PTPN Turun Tangan Urus Gambir Lima Puluh Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; COO Danantara Dony Oskaria memerintahkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) turun tangan menangani persoalan gambir Lima Puluh Kota. Tata kelola gambir dibenahi dari hulu ke hilir.</p>
<p>Perintah itu disampaikan Dony Oskaria dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Limapuluh Kota yang dikomandoi Bupati Safni Sikumbang dan Sekretaris Komisi II DPRD Limapuluh Kota, Benni Okva Della di Wisma Danantara, Selasa (20/10/2026) sore.</p>
<p>“Minggu depan Tim PTPN segera turun ke Limapuluh Kota. menemui bupatl untuk memulai penanganan gambir, komoditas yang sangat strategis,” terang Dony yang dalam pertemuan didampingi Sekretaris Utama BP BUMN Wahyu Kuncoro, Staff Ahli Kepala BP BUMN Khairul Jasmi dan Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN Endra Gunawan.</p>
<p>Dijelaskan Dony, pada tahap awal, tim akan menentukan skala usaha. Kapasitas pengolahan dihitung dari bahan baku yang bisa dihimpun. Sesudah itu baru disiapkan mesin dan pasarnya. “Kita urus dari hulu ke hilir,” ungkap Dony</p>
<p>Lima Puluh Kota daerah penghasil gambir terbesar di dunia. Menurut BPS Sumbar, produksi gambir kering daerah ini 7.846 ton pada 2022. Bupati menyebut produksinya kini sekitar 9.000 ton.</p>
<p>“Pelaku usaha gambir lebih dari 11.000 orang, dengan sentra utama di Kapur IX, Pangkalan Koto Baru dan Bukik Barisan. “Namun masih banyak hal yang harus dibenahi, untuk itu kami sangat berharap Danantara atau BP BUMN turut serta dalam pengelolaan gambir ini. Alhamdulillah gayung bersambut, Pak Dony langsung mengeluarkan perintah pengelolaan ke PTPN,” ungkap Safni yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Witra, Kepala Dinas Pariwisata Elsiwa Fajri, Kepala Bappelitbangda Dian Pernatasari.</p>
<p>Dalam pertemuan disebut sekitar 20 persen penduduk bergantung pada pertanian gambir. “Namun, petani belum merasakan kesejahteraan meski gambir sudah lama mereka hasilkan. Masih banyak warga yang tinggal di rumah yang belum layak,” tambah Sekretaris Komisi II DPRD Lima Puluh Kota, Benni Okva Della.</p>
<p>Rendahnya kesejahteraan petani dinilai berpangkal pada dua hal. Harga gambir belum terjamin dan pengolahan yang memberi nilai tambah belum berkembang. Gambir dijual dalam bentuk kering, lalu diolah menjadi katha dan katekin di India. Produk olahan itu dijual berlipat dari harga gambir kering.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Lima Puluh Kota, Witra memaparkan, selisih harga menjadi soal besar. Dalam pertemuan, harga gambir di tingkat daerah disebut sekitar Rp48.000 sampai Rp50.000 per kilogram. Di India harganya disebut mencapai Rp160.000 sampai Rp170.000 per kilogram.</p>
<p>“Harga di tangan petani lebih rendah lagi. Petani umumnya menjual gambir Rp20.000 sampai Rp23.000 per kilogram. Pada awal 2026 harga di petani sempat jatuh ke Rp17.000 per kilogram, dan sebagian petani berhenti memanen,” rinci Witra yang didampingi Kepala Bidang Perlindungan Tanaman, Indra Atmaja.</p>
<p>India menjadi pasar utama. Di negeri itu gambir dipakai untuk konsumsi dan berbagai produk turunan, terutama oleh industri katha dan pan masala. Ekspor gambir Sumbar pada 2024 mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar. Dalam pertemuan juga disebut lima daerah penghasil menghasilkan sekitar 1.500 ton gambir per bulan.</p>
<p>Pengolahan dan ekspor gambir dipandang sebagai peluang bisnis yang perlu segera dimulai. Peserta pertemuan meminta usaha itu dijalankan dengan cara praktis. Mereka khawatir kajian yang berlarut-larut justru menghambat dimulainya bisnis.</p>
<p>Langkah awal cukup dipusatkan pada ketersediaan bahan baku, kapasitas, mesin, produk turunan dan akses pasar. Semua itu masih perlu dipastikan sebelum skala usaha ditetapkan. Perlengkapan pendukung pengolahan juga akan dibahas bersama pihak lain yang bersangkutan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dony-oskaria-perintahkan-ptpn-turun-tangan-urus-gambir-lima-puluh-kota/">Dony Oskaria Perintahkan PTPN Turun Tangan Urus Gambir Lima Puluh Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>M. Shadiq pasadigoe Apresiasi Ketegasan Menteri Keuangan: Pembayaran Gaji ASN Melalui bank Perlu Dipertahankan</title>
		<link>https://prokabar.com/m-shadiq-pasadigoe-apresiasi-ketegasan-menteri-keuangan-pembayaran-gaji-asn-melalui-bank-perlu-dipertahankan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 17:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#shadiqpasadigoe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137024</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mengapresiasi pernyataan Menteri Keuangan yang disampaikan di Istana Kepresidenan pada Selasa (20/10/2026)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/m-shadiq-pasadigoe-apresiasi-ketegasan-menteri-keuangan-pembayaran-gaji-asn-melalui-bank-perlu-dipertahankan/">M. Shadiq pasadigoe Apresiasi Ketegasan Menteri Keuangan: Pembayaran Gaji ASN Melalui bank Perlu Dipertahankan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mengapresiasi pernyataan Menteri Keuangan yang disampaikan di Istana Kepresidenan pada Selasa (20/10/2026) terkait kepastian pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap dilakukan melalui mekanisme transfer perbankan seperti selama ini.</p>
<p>Menurut M. Shadiq Pasadigoe, sebagaimana diberitakan CNN, sikap Menteri Keuangan tersebut mencerminkan pemahaman yang baik terhadap persoalan administrasi keuangan negara serta dampak yang dapat timbul apabila sistem pembayaran gaji ASN dialihkan kepada lembaga lain yang belum memiliki pengalaman dan kesiapan memadai.</p>
<p>“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Menteri Keuangan atas ketegasan dan kehati-hatiannya dalam menyikapi persoalan ini. Kebijakan publik harus mempertimbangkan kesiapan sistem, efisiensi, serta dampaknya secara langsung terhadap masyarakat, khususnya jutaan ASN di seluruh Indonesia,” ujar M. Shadiq.</p>
<p>Ia menjelaskan, mekanisme pembayaran gaji melalui perbankan selama ini telah terintegrasi dengan berbagai kebutuhan keuangan ASN. Salah satunya adalah pembayaran angsuran kredit yang dilakukan melalui pemotongan gaji secara langsung berdasarkan perjanjian dengan pihak bank.</p>
<p>Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 5,6 juta orang, perubahan sistem pembayaran gaji bukanlah persoalan sederhana. Diperlukan kesiapan infrastruktur teknologi, sistem administrasi, pengamanan transaksi, koordinasi antarlembaga, serta pembiayaan yang tidak sedikit.</p>
<p>“Banyak ASN memiliki pinjaman di bank dengan jaminan Surat Keputusan (SK) kepegawaian. Angsurannya telah diatur melalui mekanisme pembayaran yang terintegrasi dengan penerimaan gaji. Apabila sistem ini diubah tanpa kajian yang matang, tentu berpotensi menimbulkan persoalan administratif, mengganggu kelancaran pembayaran kewajiban, dan menambah beban bagi ASN,” tegasnya.</p>
<p>M. Shadiq menekankan bahwa setiap rencana perubahan kebijakan harus didasarkan pada kajian komprehensif, analisis manfaat dan risiko, serta pertimbangan efisiensi anggaran. Menurutnya, sistem yang telah berjalan dengan baik tidak semestinya diubah tanpa alasan yang kuat dan bukti bahwa sistem baru mampu memberikan manfaat yang lebih besar.</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar upaya penguatan fungsi lembaga negara tidak justru berujung pada penambahan beban administratif maupun kesulitan bagi masyarakat dan aparatur negara.</p>
<p>“Jangan sampai sistem yang sudah berjalan baik justru diganggu tanpa kebutuhan yang mendesak. Jika ada lembaga yang perlu diperkuat agar lebih optimal membantu rakyat, carilah sumber daya, program, dan ruang kerja sama yang tepat, bukan dengan mengubah mekanisme yang selama ini telah memberikan kepastian bagi ASN,” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, M. Shadiq menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan publik, menjaga stabilitas tata kelola keuangan negara, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara efektif dan efisien.</p>
<p>Ia berharap Menteri Keuangan terus menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan pertimbangan yang cermat terhadap berbagai usulan kebijakan lintas lembaga, terutama yang berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam penyelenggaraan pemerintahan.</p>
<p>“Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Menteri Keuangan atas sikap tegas dalam menjaga mekanisme pembayaran gaji ASN agar tetap berjalan melalui sistem perbankan seperti selama ini. Kami berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar memperkuat tata kelola negara, bukan menciptakan persoalan baru yang merugikan rakyat dan aparatur negara,” tutup M. Shadiq Pasadigoe. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/m-shadiq-pasadigoe-apresiasi-ketegasan-menteri-keuangan-pembayaran-gaji-asn-melalui-bank-perlu-dipertahankan/">M. Shadiq pasadigoe Apresiasi Ketegasan Menteri Keuangan: Pembayaran Gaji ASN Melalui bank Perlu Dipertahankan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan</title>
		<link>https://prokabar.com/hadapi-gempuran-global-pewarisan-budaya-kian-mendesak-dikerjakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 08:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#IAINIB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137019</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Pewarisan budaya Minangkabau semakin mendesak dikerjakan di tengah gempuran budaya global dan lebarnya kesenjangan antargenerasi. Transformasi kebudayaan yang stagnan membuat generasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-gempuran-global-pewarisan-budaya-kian-mendesak-dikerjakan/">Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Pewarisan budaya Minangkabau semakin mendesak dikerjakan di tengah gempuran budaya global dan lebarnya kesenjangan antargenerasi. Transformasi kebudayaan yang stagnan membuat generasi muda semakin jauh dari tradisi, sementara berbagai upaya pelestarian melalui regulasi dan pendekatan formal belum mampu menjawab persoalan tersebut.</p>
<p>Hal itu mengemuka dalam Workshop Naskah Akademik Pewarisan Budaya yang diselenggarakan UIN Imam Bonjol Padang, Selasa (20/10/2026).</p>
<p>Workshop menghadirkan 50 akademisi, dosen budaya dan menghadirkan narasumber pengamat budaya Minangkabau, Edy Utama, serta akademisi kajian budaya Universitas Andalas, Sudarmoko.</p>
<p>Diskusi dimoderatori Kepala Pusat Moderasi Beragama dan Pewarisan Budaya UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abdullah Khusairi, M.A. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor I UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Nurus Shalihin, M.Si., Ph.D., dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Prof. Dr. Wakidul Kohar, M.Ag. Peserta terdiri atas dosen bidang humaniora, termasuk sejarah dan sosiologi, di antaranya Prof. Welhendri Azwar, S.Ag., M.Si., Ph.D., dan Dr. Muhammad Taufik, S.Ag., M.Si.</p>
<p>Edy Utama menilai, generasi milenial dan Generasi Z semakin membentuk jalan kebudayaannya sendiri melalui perkembangan teknologi komunikasi. Sementara itu, sebagian pemangku adat masih mengandalkan pendekatan tradisional dan regulasi formal untuk menjaga keberlangsungan adat Minangkabau.</p>
<p>Menurut Edy, pendekatan struktural melalui peraturan daerah dan peraturan nagari belum cukup efektif mentransformasikan nilai-nilai budaya menjadi praktik kehidupan masyarakat. Ia juga menyoroti kecenderungan produksi dokumen dan pedoman adat yang belum diikuti perubahan perilaku secara nyata.</p>
<p>Ia mencontohkan pedoman pengamalan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada 2019. Menurutnya, nilai-nilai ideal dalam pedoman tersebut memerlukan strategi implementasi yang lebih konkret agar hadir dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Edy juga mengaitkan persoalan pewarisan budaya Minangkabau dengan tantangan kebudayaan nasional, termasuk meredupnya tradisi di tengah modernisasi, ketimpangan pertukaran budaya dalam arus globalisasi, serta belum optimalnya tata kelola kelembagaan kebudayaan.</p>
<p>Ia menawarkan dua pendekatan yang saling melengkapi, yakni penguatan ketahanan budaya dan diplomasi budaya. Ketahanan budaya bertumpu pada penggalian, pemahaman, dan pengembangan nilai-nilai tradisi, sedangkan diplomasi budaya mengartikulasikan kekayaan tersebut melalui karya seni, pengetahuan, pendidikan, dan praktik budaya di ruang publik.</p>
<p>Dalam konteks Minangkabau, Edy mengusulkan tradisi surau sebagai salah satu model penting pewarisan budaya. Secara historis, surau berfungsi sebagai pusat pendidikan Islam, pertukaran pemikiran, pembentukan jaringan keilmuan, serta penulisan dan penyalinan naskah.</p>
<p>Ia mengusulkan gagasan Surau Institute sebagai wadah kajian dan pengembangan warisan budaya Minangkabau di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang. Gagasan tersebut dapat dilengkapi dengan Surau Festival yang mengadaptasi semangat alek nagari sebagai ruang perjumpaan, dialog, dan ekspresi kebudayaan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Sudarmoko menekankan pentingnya pemetaan warisan budaya sebagai dasar penyusunan program yang berkelanjutan. Menurutnya, cakupan pewarisan budaya di lingkungan perguruan tinggi perlu meliputi sejarah institusi, arsip, dokumen, foto, artefak, manuskrip, karya ilmiah, serta berbagai ekspresi pertautan Islam dan adat Minangkabau.</p>
<p>Sudarmoko juga menyoroti risiko hilangnya warisan budaya akibat bencana, usia, perpindahan, dan faktor lainnya. Karena itu, pendataan, registrasi, dokumentasi, dan pengelolaan koleksi menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya.</p>
<p>Ia mengusulkan pengembangan museum atau galeri budaya, pusat kajian warisan budaya, pangkalan data kebudayaan, serta jurnal kajian Islam dan Minangkabau. Lembaga warisan budaya di perguruan tinggi juga dapat berfungsi sebagai laboratorium pendidikan dan penelitian bagi dosen serta mahasiswa.</p>
<p>Workshop ini menjadi bagian dari upaya UIN Imam Bonjol Padang merumuskan Naskah Akademik Pewarisan Budaya. Melalui Pusat Moderasi Beragama dan Pewarisan Budaya bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), kegiatan tersebut diharapkan memperkuat landasan akademik dan kelembagaan bagi pewarisan budaya yang sistematis dan berkelanjutan.</p>
<p>Pewarisan budaya menjadi agenda strategis bagi perguruan tinggi untuk mempertemukan tradisi, Islam, ilmu pengetahuan, dan perkembangan teknologi. Tantangannya ialah memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup, relevan, dan dapat dikembangkan oleh generasi berikutnya di tengah perubahan zaman. []</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadapi-gempuran-global-pewarisan-budaya-kian-mendesak-dikerjakan/">Hadapi Gempuran Global, Pewarisan Budaya Kian Mendesak Dikerjakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi</title>
		<link>https://prokabar.com/kerugian-capai-200-juta-petambak-minta-pemko-perbaiki-saluran-irigasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 07:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#tambak udang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137016</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Luapan air yang terjadi pada 10 Oktober lalu, masih menyisakan pilu bagi warga Sungai Bangek. Terutama mereka yang menggantungkan hidup dari usaha...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kerugian-capai-200-juta-petambak-minta-pemko-perbaiki-saluran-irigasi/">Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Luapan air yang terjadi pada 10 Oktober lalu, masih menyisakan pilu bagi warga Sungai Bangek. Terutama mereka yang menggantungkan hidup dari usaha tambak ikan air deras.<br />
Dian, salah satu anak buah kolam di kawasan Sungai Bangek, memperkirakan tak kurang 7 ton jelang panen hanyut dibawa derasnya aliran air. Kerugian ditaksir mencapai 200 juta rupiah.</p>
<p>&#8220;Dua orang pemilik kolam, masing-masing pak faisal dan pak raf, yang memiliki jumlah ikan jelang panen seminggu lagi, yang totalnya mencapai 7 ton, harus merelakan ikan mereka hanyut dibawa air bah,&#8221; seru Dian, salah satu anak buah kolam di sungai Bangek, saat ditemui di kawasan simpang kalumpang.</p>
<p>Ditambahkannya, saat ini baik pegiat usaha kolam ikan air deras dan juga para petani sekitar, berharap ada perbaikan saluran irigasi, mengingat tak hanya usaha kolam, namun juga usaha pertanian warga, mengingat irigasi tersebut mengairi ratusan hektar sawah petani Koto tangah.</p>
<p>&#8220;Ada sekitar dua puluh meter dibutuhkan perbaikan irigasi dengan ketinggian tebing yang mencapai satu meter, &#8221; tutup dian. <strong>(Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kerugian-capai-200-juta-petambak-minta-pemko-perbaiki-saluran-irigasi/">Kerugian Capai 200 Juta, Petambak Minta Pemko Perbaiki Saluran Irigasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha</title>
		<link>https://prokabar.com/forum-nagari-bandar-buat-salurkan-program-bmn-2026-125-orang-penerima-manfaat-dapat-dukungan-usaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 05:10:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bandarbuat]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#forumnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137009</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Sebanyak 125 orang penerima manfaat di Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, mendapatkan dukungan melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/forum-nagari-bandar-buat-salurkan-program-bmn-2026-125-orang-penerima-manfaat-dapat-dukungan-usaha/">Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Sebanyak 125 orang penerima manfaat di Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, mendapatkan dukungan melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) tahun 2026. Program pemberdayaan masyarakat yang digagas Forum Nagari Bandar Buat tersebut diarahkan untuk memperkuat usaha produktif warga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.</p>
<p>Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT Semen Padang menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp111.937.500. Bantuan itu diterima Forum Nagari Bandar Buat pada Kamis (15/10/2026) siang dan selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat sesuai dengan program yang telah direncanakan.</p>
<p>Peluncuran program BMN 2026 dilakukan oleh Kepala Forum Nagari Bandar Buat Dahrulsyah, dengan dihadiri perwakilan TJSL PT Semen Padang Nurwan SP serta Lurah Bandar Buat Naswandi. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui dukungan modal dan pengembangan kegiatan ekonomi produktif.</p>
<p>Kepala Forum Nagari Bandar Buat Dahrulsyah mengatakan bantuan tersebut telah diterima dan langsung diserahkan kepada para penerima manfaat pada hari yang sama. Penyaluran dilakukan agar masyarakat dapat segera memanfaatkan dukungan yang diberikan untuk menjalankan usaha sesuai dengan rencana masing-masing.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami telah menerima dana bantuan dari CSR Semen Padang. Hari ini juga kami laksanakan penyerahan secara lengkap kepada para penerima manfaat,” ujar Dahrulsyah.</p>
<p>Ia menjelaskan, dana bantuan tersebut dialokasikan untuk lima program utama yang menyasar berbagai jenis usaha masyarakat. Program-program itu meliputi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), budidaya ikan nila, budidaya ikan lele, budidaya ikan hias, serta usaha penetasan telur ayam kampung.</p>
<p>Pada program pertama, yakni peningkatan usaha UMKM, sebanyak 35 orang penerima manfaat mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp61.312.500. Program ini menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran bantuan karena diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha yang telah dijalankan masyarakat maupun memperkuat kapasitas usaha produktif warga.</p>
<p>Selanjutnya, program pembelian bibit ikan nila dan pakan ikan dialokasikan sebesar Rp11.250.000 untuk 25 orang penerima manfaat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha perikanan, mulai dari penyediaan kebutuhan awal budidaya hingga menunjang proses pemeliharaan ikan.</p>
<p>Program budidaya ikan lele juga menjadi bagian dari BMN 2026. Sebanyak 20 orang penerima manfaat mendapatkan alokasi dana Rp11.250.000 untuk pembelian bibit ikan lele beserta pakan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan mengembangkan usaha perikanan yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.</p>
<p>Sementara itu, program budidaya ikan hias memperoleh alokasi dana sebesar Rp16.875.000 yang diperuntukkan bagi 20 orang penerima manfaat. Pengembangan usaha ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi melalui kegiatan budidaya yang memiliki pasar tersendiri, sekaligus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan potensi usaha di lingkungan tempat tinggal mereka.</p>
<p>Adapun program kelima adalah bantuan usaha penetasan telur ayam kampung. Program tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp11.250.000 untuk 25 orang penerima manfaat. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga yang berpotensi memberikan pemasukan secara berkelanjutan.</p>
<p>Dengan lima program tersebut, BMN 2026 tidak hanya diarahkan untuk memberikan bantuan dalam bentuk dukungan dana, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Keberlanjutan usaha menjadi salah satu hal penting agar manfaat bantuan dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>
<p>Lurah Bandar Buat Naswandi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan melalui program BMN. Menurut dia, program tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan dalam mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarga.</p>
<p>Ia menyebutkan, pada pelaksanaan program tahun ini terdapat 125 orang penerima manfaat yang mendapatkan dukungan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau warga dengan kebutuhan usaha yang beragam.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang melalui program CSR yang telah membantu warga kami. Setiap tahun ada bantuan yang diberikan. Untuk tahun ini, ada sekitar 125 orang penerima manfaat,” kata Naswandi.</p>
<p>Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat Bandar Buat. Menurutnya, dukungan terhadap usaha produktif menjadi salah satu langkah yang dapat membantu warga meningkatkan pendapatan dan memperkuat kondisi ekonomi keluarga.</p>
<p>“Bantuan ini sangat berdampak pada kehidupan masyarakat di Kelurahan Bandar Buat dan diharapkan dapat lebih meningkatkan taraf hidup warga. Terima kasih kepada PT Semen Padang atas programnya, serta kepada Ketua Forum Nagari beserta jajaran yang telah memperjuangkan masyarakat Bandar Buat agar dapat menerima manfaat dari program ini,” ujarnya.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa pelaksanaan program BMN merupakan bagian dari upaya PT Semen Padang untuk berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat melalui pendekatan yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan. Kehadiran PT Semen Padang melalui program ini bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan memperkuat dan melengkapi berbagai upaya pembangunan yang telah dan terus dijalankan.</p>
<p>PT Semen Padang terus mendorong penguatan peran Forum Nagari untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dan membangun kemandirian.</p>
<p>“Kehadiran Forum Nagari diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan menjembatani kebutuhan warga,” katanya.</p>
<p>Bagi PT Semen Padang, keberhasilan sebuah program tidak semata-mata diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana program tersebut memberikan manfaat nyata dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>“PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama lingkungan sosial tempat perusahaan berada. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Forum Nagari merupakan wadah perhimpunan lembaga-lembaga sosial ekonomi masyarakat, Kerapatan Adat Nagari, dan pemangku kepentingan yang pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui kesepakatan deklarasi di Bukittinggi pada 31 Januari 2015.</p>
<p>Forum Nagari hadir untuk mengoordinasikan dan menyinergikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam mengoptimalkan sumber daya, keahlian, dan adat nagari secara berkelanjutan. Forum Nagari juga mengonsultasikan program-program pemberdayaan masyarakat yang dapat mendukung program “Basinergi Membangun Nagari” serta mengomunikasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat kelurahan kepada semua pemangku kepentingan, baik di dalam kelurahan maupun di luar kelurahan.</p>
<p>Kemudian, Forum Nagari mendayagunakan modal sosial masyarakat kelurahan dalam menggerakkan kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya komunitas sasaran yang telah ditetapkan.</p>
<p>Forum Nagari juga menumbuhkembangkan jalinan komunikasi dan informasi yang harmonis dan berkesinambungan dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat antarlembaga dan kelompok-kelompok yang ada di tingkat kelurahan serta program lintas kelurahan yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan Lubuk Kilangan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/forum-nagari-bandar-buat-salurkan-program-bmn-2026-125-orang-penerima-manfaat-dapat-dukungan-usaha/">Forum Nagari Bandar Buat Salurkan Program BMN 2026, 125 Orang Penerima Manfaat Dapat Dukungan Usaha</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT Golkar ke-62 DPD Pasaman Ziarah Kubur Pahlawan</title>
		<link>https://prokabar.com/hut-golkar-ke-62-dpd-pasaman-ziarah-kubur-pahlawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 8]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 04:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-62, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pasaman menggelar upacara dan ziarah ke...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hut-golkar-ke-62-dpd-pasaman-ziarah-kubur-pahlawan/">HUT Golkar ke-62 DPD Pasaman Ziarah Kubur Pahlawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-62, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pasaman menggelar upacara dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Syuhada Bhakti Lubuk Sikaping, Selasa (20/10).</p>
<p>Partai berlambang pohon beringin yang dipimpin Tommy Irawan Sandra ini sengaja menggelar acara tersebut untuk menghormati jasa pahlawan bangsa dan para pendiri Partai Golkar yang telah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Kita semua tau, Partai Golkar adalah partai yang didirikan oleh para pendiri bangsa pada tahun 1964 silam. Golkar tidak akan seperti ini tanpa kontribusi terbaik dari para tokoh-tokoh, para senior yang telah pergi,&#8221; ungkap Ketua DPD Golkar Pasaman, Tommy Irawan Sandra usai acara.</p>
<p>Selaku Ketua Partai, ia juga turut mendoakan arwah pendahulu Golkar yang telah meninggal dunia. Ia mendoakan agar arwah para tokoh Golkar dapat diterima di sisi Allah SWT.</p>
<p>&#8220;Karena Golkar lahir sejatinya untuk menjadi instrumen perjuangan bagi kepentingan rakyat dalam mewujudkan cita-cita proklamasi dan cita-cita kemerdekaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Pasaman, Desrizal atas nama partai mengucapkan terima kasih kepada para senior Partai Golkar yang dinilai telah berjasa besar mendirikan Partai Golkar.</p>
<p>&#8220;Kita berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan Golkar agar semakin menjadi partai bermakna, berkontribusi pada pembangunan rakyat bangsa dan negara,&#8221; katanya.</p>
<p>Pantauan awak media, usai digelar upacara, jajaran pengurus melaksanakan tabur bunga di makam Syuhada Bhakti.</p>
<p>Setelah itu, dilanjutkan melaksanakan ziarah ke makam mantan Ketua DPD Partai Golkar Pasaman dua periode, Drs. Syahrizal Yusuf di pandam pekuburan masyarakat di Nagari Durian Tinggi Lubuk Sikaping. <strong>(RH)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hut-golkar-ke-62-dpd-pasaman-ziarah-kubur-pahlawan/">HUT Golkar ke-62 DPD Pasaman Ziarah Kubur Pahlawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/bantuan-logistik-pangan-tiba-untuk-10-kk-terdampak-kebakaran-di-pauh-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 04:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanlogistig]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[#pauh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137001</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran menjadi ujian berat bagi warga Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Ditengah upaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-logistik-pangan-tiba-untuk-10-kk-terdampak-kebakaran-di-pauh-padang/">Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran menjadi ujian berat bagi warga Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Ditengah upaya memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat, bantuan bahan pangan disalurkan untuk membantu warga yang terdampak agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.</p>
<p>Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) atau 44 jiwa terdampak akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (12/10/2026). Untuk membantu meringankan beban warga, PT Semen Padang menyalurkan bantuan bahan pangan melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).</p>
<p>Kebakaran tersebut menghanguskan tiga rumah toko (ruko) dan dua rumah warga. Peristiwa itu tidak hanya mengakibatkan kerugian material, tetapi juga membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal. Sebagian warga kini mengungsi di tenda pengungsian yang disediakan Kementerian Sosial dengan dukungan masyarakat sekitar.</p>
<p>Bagi warga yang tengah menghadapi kondisi darurat, ketersediaan bahan pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Karena itu, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari selama proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran berlangsung.</p>
<p>Bantuan dari PT Semen Padang terdiri atas 10 karung beras, 10 dus mi instan, 10 papan telur, dan 10 bungkus minyak goreng. Bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan masyarakat melalui Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Pauh agar dapat diteruskan kepada warga yang membutuhkan.</p>
<p>Koordinator Lapangan KSB Pauh Syufrizal mengatakan kebakaran tersebut menimbulkan dampak cukup besar bagi masyarakat, terutama warga yang kehilangan rumah maupun tempat usaha.</p>
<p>“Dampak dari kebakaran ini telah menghanguskan tiga ruko dan dua rumah warga. Selain itu, sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 44 jiwa terdampak akibat bencana kebakaran,” jelas Syufrizal.</p>
<p>Ia menyebutkan, penanganan warga terdampak terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Salah satu upaya yang dilakukan KSB Pauh adalah membuka dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama masa penanganan pascabencana.</p>
<p>Keberadaan dapur umum menjadi bagian penting dalam membantu warga yang belum dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Terlebih, sebagian masyarakat masih harus menyesuaikan diri dengan kondisi pengungsian setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang milik mereka.</p>
<p>Syufrizal menuturkan, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat melewati masa sulit tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan, baik berupa bahan pangan maupun kebutuhan lainnya, dapat membantu mengurangi beban warga selama proses pemulihan.</p>
<p>“Kami dari KSB dan perwakilan warga mengucapkan terima kasih kepada Semen Padang atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak dan kondisi warga bisa segera kembali normal,” ujarnya.</p>
<p>Staf TJSL PT Semen Padang Nurwan mengatakan bantuan tersebut disalurkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat akibat kebakaran.</p>
<p>“Pada hari ini, kami dari PT Semen Padang membawa bantuan bagi saudara-saudara kita yang mendapatkan musibah kebakaran pada Senin, 12 Oktober 2026. Bantuan yang kami salurkan ini merupakan bantuan tanggap darurat bencana,” kata Nurwan.</p>
<p>Ia menjelaskan, bantuan berupa bahan pangan diprioritaskan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama menjalani masa tanggap darurat. Penyaluran melalui KSB Kecamatan Pauh juga dilakukan agar bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.</p>
<p>Nurwan berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>“Harapan kami, bantuan yang disalurkan melalui Kelompok Siaga Bencana Kecamatan Pauh ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana perlu dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak setelah terjadinya musibah.</p>
<p>“Dalam situasi darurat, dukungan dan kolaborasi berbagai pihak sangat penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan membantu mereka melewati masa tanggap darurat,” ujar Win.</p>
<p>Menurutnya, koordinasi antara perusahaan, pemerintah, kelompok siaga bencana, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan dampak bencana. Melalui kerja sama tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>Win juga berharap warga terdampak kebakaran di Koto Lua diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi sulit tersebut. Ia berharap masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara bertahap setelah kondisi memungkinkan.</p>
<p>Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, proses pemulihan tentu membutuhkan waktu dan dukungan berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan dasar selama masa pengungsian, masyarakat juga perlu mempersiapkan langkah berikutnya untuk kembali menata kehidupan setelah kebakaran.</p>
<p>Melalui penyaluran bantuan pangan ini, diharapkan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terbantu selama masa tanggap darurat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus menguatkan masyarakat Koto Lua dalam menghadapi dampak kebakaran hingga kondisi berangsur pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-logistik-pangan-tiba-untuk-10-kk-terdampak-kebakaran-di-pauh-padang/">Bantuan Logistik Pangan Tiba untuk 10 KK Terdampak Kebakaran di Pauh Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Purnatugas, Corri Saidan Kenang 34 Tahun Pengabdian sebagai ASN di Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-purnatugas-corri-saidan-kenang-34-tahun-pengabdian-sebagai-asn-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 09:34:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=137013</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Apel pagi di Balai Kota Padang, Senin (19/10/2026), menjadi momen penuh kenangan bagi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang Corri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-purnatugas-corri-saidan-kenang-34-tahun-pengabdian-sebagai-asn-di-padang/">Jelang Purnatugas, Corri Saidan Kenang 34 Tahun Pengabdian sebagai ASN di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Apel pagi di Balai Kota Padang, Senin (19/10/2026), menjadi momen penuh kenangan bagi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang Corri Saidan. Menjelang masa purnatugasnya, ia menyampaikan pesan perpisahan sekaligus mengenang perjalanan panjang pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.</p>
<p>Corri Saidan akan resmi mengakhiri masa pengabdian sebagai ASN terhitung 31 Oktober 2026 setelah menjalani karier birokrasi selama kurang lebih 34 tahun 9 bulan.</p>
<p>Perjalanan kariernya dimulai dari pengangkatan sebagai CPNS di Kota Sawahlunto, kemudian pindah ke Kota Padang dan mengemban berbagai amanah di Bappeda, BPKAD, DPMPTSP, Inspektorat, serta Dinas Pertanian.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Corri menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas.</p>
<p>“Dalam perjalanan pengabdian ini, tentu terdapat kekurangan dan kekhilafan. Untuk itu, saya memohon maaf dengan tulus kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, jajaran ASN, serta masyarakat,” ujar Corri Saidan.</p>
<p>Ia berharap seluruh ASN Pemerintah Kota Padang terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>Momentum apel pagi tersebut menjadi kesempatan bagi Corri untuk menyampaikan pesan dan harapannya menjelang berakhirnya masa pengabdian di lingkungan Pemko Padang.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-purnatugas-corri-saidan-kenang-34-tahun-pengabdian-sebagai-asn-di-padang/">Jelang Purnatugas, Corri Saidan Kenang 34 Tahun Pengabdian sebagai ASN di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Hujan, Anugerah Semesta untuk Kehidupan di Muka Bumi</title>
		<link>https://prokabar.com/air-hujan-anugerah-semesta-untuk-kehidupan-di-muka-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sidinovi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 08:45:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Air Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah Semesta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136998</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Sidi Novi Zulfikar Air hujan yang membasahi bumi merupakan salah satu anugerah Tuhan Yang Maha Pencipta bagi keberlangsungan kehidupan di muka bumi. Kehadiran...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-hujan-anugerah-semesta-untuk-kehidupan-di-muka-bumi/">Air Hujan, Anugerah Semesta untuk Kehidupan di Muka Bumi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Oleh: Sidi Novi Zulfikar</strong></p>
<p>Air hujan yang membasahi bumi merupakan salah satu anugerah Tuhan Yang Maha Pencipta bagi keberlangsungan kehidupan di muka bumi. Kehadiran air hujan bukan hanya memberikan manfaat bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh makhluk hidup lainnya, seperti hewan, tumbuhan, dan ekosistem bumi secara keseluruhan. Hujan menjadi bagian penting dari siklus kehidupan yang saling berhubungan antara satu unsur dengan unsur lainnya.</p>
<p>Manusia membutuhkan air untuk memenuhi berbagai keperluan hidupnya. Hewan membutuhkan air untuk minum dan menjaga kelangsungan hidupnya. Begitu pula tumbuhan yang memerlukan air untuk melakukan proses fotosintesis, menyerap unsur hara, dan mempertahankan pertumbuhannya. Tanpa ketersediaan air yang cukup, kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan akan mengalami berbagai kesulitan, bahkan dapat terancam keberlangsungannya.</p>
<p>Namun, apabila kita mengkaji lebih jauh, manfaat air hujan tidak hanya berhenti pada kebutuhan makhluk hidup tersebut. Air hujan juga mempunyai peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem tanah, mengisi sumber air tanah, mempertahankan kelembapan lingkungan, serta membantu mengatur suhu permukaan bumi. Oleh sebab itu, hujan perlu dipahami sebagai bagian dari sistem alam yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan.</p>
<p><strong>Air Hujan dan Keseimbangan Alam</strong></p>
<p>Bumi yang kita tempati bukanlah sebuah ruang kosong tanpa sistem. Di dalamnya terdapat berbagai unsur yang saling berinteraksi, mulai dari tanah, air, udara, tumbuhan, hewan, hingga berbagai proses geologi yang berlangsung dalam jangka waktu panjang. Setiap unsur tersebut mempunyai peranan masing-masing dalam mendukung keberlangsungan kehidupan.</p>
<p>Air hujan menjadi salah satu unsur penting dalam hubungan tersebut. Ketika hujan turun, air meresap ke dalam tanah, mengalir menuju sungai, mengisi danau, serta membantu mengisi kembali cadangan air tanah. Sebagian air juga diserap oleh akar tumbuhan untuk mendukung pertumbuhannya.</p>
<p>Keberadaan air di dalam tanah turut memengaruhi kehidupan mikroorganisme, kesuburan tanah, dan keseimbangan ekosistem. Tanah yang mempunyai kandungan air memadai dapat mendukung pertumbuhan tanaman dan menyediakan habitat bagi berbagai organisme yang berperan dalam proses penguraian bahan organik.</p>
<p>Sebaliknya, ketika hujan tidak turun dalam waktu yang panjang, berbagai persoalan dapat muncul. Tanah menjadi kering, tumbuhan mengalami kekurangan air, sumber air berkurang, dan suhu lingkungan dapat meningkat. Dalam kondisi tertentu, kekeringan juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.</p>
<p>Kenyataan tersebut memberikan pemahaman kepada kita bahwa air hujan bukan sekadar air yang jatuh dari langit. Air hujan merupakan bagian dari mekanisme alam yang mendukung keseimbangan kehidupan.</p>
<p><strong>Memahami Bumi dan Rahasia di Dalamnya</strong></p>
<p>Bila kita melihat bumi secara lebih mendalam, terdapat berbagai proses alam yang masih terus dipelajari oleh manusia. Salah satunya adalah proses yang berlangsung di bagian dalam bumi, termasuk inti bumi atau inner core.</p>
<p>Inti bumi memiliki karakteristik yang berbeda dari lapisan-lapisan bumi lainnya. Bagian inti dalam terutama tersusun atas besi dan nikel dalam keadaan padat akibat tekanan yang sangat tinggi, sedangkan inti luar berada dalam keadaan cair. Suhu di bagian inti bumi sangat tinggi, dan panas dari bagian dalam bumi berperan dalam berbagai proses geologi.</p>
<p>Namun, perlu dipahami bahwa daya gravitasi bumi bukan berasal dari inti bumi semata. Gravitasi muncul karena massa bumi secara keseluruhan. Sementara itu, medan magnet bumi terutama berkaitan dengan pergerakan logam cair yang menghantarkan listrik di inti luar bumi.</p>
<p>Dengan demikian, apabila kita membayangkan bumi kehilangan gravitasi, manusia, hewan, tumbuhan, air, dan berbagai benda tidak lagi akan terikat ke bumi sebagaimana sekarang. Akan tetapi, keadaan tersebut merupakan gambaran hipotetis yang sangat berbeda dari kondisi bumi yang sebenarnya.</p>
<p>Penjelasan ilmiah ini justru memperlihatkan betapa kompleksnya sistem bumi. Ada berbagai proses yang bekerja secara bersamaan untuk mempertahankan kondisi yang memungkinkan kehidupan berlangsung. Manusia masih terus mempelajari proses-proses tersebut melalui ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengamatan terhadap alam.</p>
<p>Air hujan memang tidak secara langsung menstabilkan suhu inti bumi. Meskipun demikian, air mempunyai peranan penting dalam mengatur suhu permukaan dan atmosfer melalui penguapan, pembentukan awan, serta perpindahan energi dalam siklus hidrologi.</p>
<p>Di sinilah kita dapat melihat bahwa alam memiliki keteraturan yang luar biasa. Setiap proses mempunyai karakteristik dan mekanismenya sendiri, sementara berbagai proses tersebut saling berhubungan dalam sistem kehidupan bumi.</p>
<p><strong> Kecerdasan Alam dan Kebesaran Tuhan</strong></p>
<p>Tuhan Sang Pencipta telah menjadikan alam semesta dengan berbagai unsur dan mekanisme yang memungkinkan kehidupan berlangsung. Bagi manusia yang beriman, keteraturan alam tersebut merupakan salah satu jalan untuk memahami kebesaran Tuhan.</p>
<p>Tidak semua rahasia alam dapat dipahami manusia dalam waktu singkat. Bahkan, semakin berkembang ilmu pengetahuan, semakin banyak pula hal yang dapat dipelajari dari alam semesta.</p>
<p>Air, misalnya, terlihat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Manusia menggunakannya untuk minum, memasak, mandi, membersihkan lingkungan, dan mengairi tanaman. Namun, apabila air dikaji melalui ilmu kimia, fisika, biologi, dan ilmu lingkungan, terdapat begitu banyak pengetahuan yang dapat ditemukan di dalamnya.</p>
<p>Molekul air tersusun atas dua atom hidrogen dan satu atom oksigen, yang dikenal dengan rumus kimia H₂O. Susunan molekul tersebut memberikan air berbagai sifat khas yang sangat penting bagi kehidupan. Air mampu melarutkan banyak zat, menyerap dan melepaskan panas, serta mengalami perubahan wujud dari cair menjadi gas atau padat sesuai dengan kondisi lingkungan.</p>
<p>Sifat-sifat tersebut menjadikan air sebagai salah satu unsur yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan di bumi.</p>
<p>Apabila kita menggunakan istilah kecerdasan alam, hal itu dapat dimaknai sebagai keteraturan, sifat, dan mekanisme alam yang memungkinkan berbagai proses berlangsung. Molekul air tidak harus memiliki kecerdasan seperti manusia agar dapat menjalankan sifat-sifat fisik dan kimianya. Justru keteraturan proses tersebut menjadi bahan kajian yang menarik bagi ilmu pengetahuan sekaligus bahan renungan bagi manusia tentang kebesaran Tuhan.</p>
<p>Manusia diberi akal pikiran untuk mempelajari, memahami, dan memanfaatkan pengetahuan tersebut secara bertanggung jawab. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan keimanan dapat menjadi dua jalan yang saling melengkapi dalam mendorong manusia untuk lebih mengenal alam dan menjaga keberlangsungannya.</p>
<p><strong>Air dan Hukum Kekekalan Materi serta Energi</strong></p>
<p>Pengetahuan tentang air juga membawa kita pada pembahasan mengenai perubahan wujud dan hukum kekekalan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat air yang dipanaskan hingga menguap dan tidak lagi terlihat di dalam wadah. Namun, hilangnya air dari pandangan bukan berarti air tersebut musnah.</p>
<p>Air yang menguap berubah menjadi uap air dan berpindah ke udara. Apabila uap tersebut mengalami pendinginan, air dapat kembali terbentuk melalui proses kondensasi. Proses inilah yang juga berlangsung dalam siklus air di alam.</p>
<p>Air dari permukaan laut, sungai, danau, serta tanah menguap karena menerima energi panas. Uap air kemudian bergerak di atmosfer, mengalami kondensasi, membentuk awan, dan pada kondisi tertentu turun kembali sebagai hujan.</p>
<p>Melalui proses tersebut, air terus mengalami peredaran dari satu tempat ke tempat lainnya. Air yang digunakan manusia tidak serta-merta menghilang dari bumi, melainkan dapat kembali ke lingkungan melalui berbagai proses alam, meskipun kualitas dan ketersediaannya bisa berubah.</p>
<p>Di sinilah pentingnya membedakan antara kekekalan materi dan kekekalan energi. Dalam perubahan fisika, seperti penguapan dan pembekuan, molekul H₂O tetap merupakan molekul air. Sementara itu, apabila air mengalami reaksi kimia berupa elektrolisis, molekul air dapat diuraikan menjadi gas hidrogen dan oksigen dengan menggunakan energi.</p>
<p>Dalam sistem tertutup, hukum kekekalan massa dan hukum kekekalan energi menjelaskan bahwa keduanya tidak diciptakan atau dimusnahkan begitu saja dalam proses yang sesuai dengan hukum tersebut. Energi dapat berpindah atau berubah bentuk, sedangkan materi dapat mengalami perubahan susunan kimia.</p>
<p>Pemahaman ini memberikan pelajaran penting bahwa perubahan tidak selalu berarti kehilangan. Sesuatu yang tidak lagi terlihat dalam bentuk semula belum tentu benar-benar lenyap. Bisa jadi, sesuatu tersebut telah berubah bentuk, berpindah tempat, atau menjadi bagian dari proses lain.</p>
<p>Akan tetapi, pengetahuan ini juga mengingatkan kita bahwa sumber daya alam tidak boleh digunakan secara sembarangan. Meskipun air terus beredar melalui siklus hidrologi, air bersih yang dapat digunakan manusia dalam suatu wilayah tetap terbatas. Air dapat tercemar, cadangan air tanah dapat menurun, dan distribusi hujan tidak selalu merata.</p>
<p>Karena itu, manusia perlu menjaga kualitas air sekaligus menggunakan air secara bijaksana.</p>
<p><strong>Air Hujan dan Harapan di Tengah Bencana Asap Kabut</strong></p>
<p>Manfaat air hujan akan semakin terasa ketika suatu wilayah mengalami kebakaran hutan dan lahan, terutama pada lahan gambut. Kebakaran tersebut dapat menghasilkan asap yang menyebar ke berbagai wilayah dan menurunkan kualitas udara. Asap kabut yang berlangsung lama dapat mengganggu aktivitas masyarakat, mengurangi jarak pandang, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, hujan dapat membantu mengurangi konsentrasi partikel asap di udara. Tetesan air hujan menangkap sebagian partikel yang melayang, kemudian membawanya turun ke permukaan tanah. Proses tersebut dikenal sebagai pencucian atmosfer atau wet deposition.</p>
<p>Ketika hujan turun di wilayah yang terdampak asap kebakaran, udara dapat menjadi lebih bersih karena sebagian partikel tersapu dari atmosfer. Hujan juga dapat menurunkan suhu permukaan dan membantu meningkatkan kelembapan lingkungan. Apabila air mencapai lapisan tanah yang terbakar, hujan berpotensi membantu proses pembasahan lahan.</p>
<p>Meskipun demikian, manfaat tersebut tidak berarti hujan dapat menyelesaikan seluruh persoalan kebakaran hutan dan lahan. Hujan dengan intensitas terbatas belum tentu mampu memadamkan api yang berada jauh di bawah permukaan gambut. Bahkan, setelah hujan berhenti, titik api masih dapat bertahan dan kembali menghasilkan asap.</p>
<p>Oleh karena itu, hujan perlu dipandang sebagai salah satu faktor pendukung dalam penanganan bencana, bukan sebagai satu-satunya solusi.</p>
<p>Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan tetap membutuhkan tindakan nyata, seperti pemadaman titik api, pembasahan lahan gambut, pemantauan wilayah rawan kebakaran, penegakan hukum terhadap pembakaran ilegal, serta pemulihan ekosistem yang rusak.</p>
<p>Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika asap kabut masih pekat meskipun hujan telah turun. Mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan pelindung pernapasan yang sesuai, dan mengikuti informasi kualitas udara dari instansi berwenang merupakan langkah yang dapat membantu melindungi kesehatan.</p>
<p>Dengan demikian, air hujan bukan hanya membawa kesegaran, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pemulihan lingkungan ketika alam menghadapi tekanan akibat aktivitas manusia.</p>
<p><strong>Menjaga Air Berarti Menjaga Kehidupan</strong></p>
<p>Bila kita mengkaji air hujan secara lebih mendalam, semakin jelas bahwa air memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kehidupan. Air mendukung pertumbuhan tumbuhan, memenuhi kebutuhan manusia dan hewan, menjaga kelembapan tanah, serta berperan dalam siklus energi dan keseimbangan lingkungan.</p>
<p>Namun, keberadaan air tidak boleh hanya dipahami sebagai sesuatu yang akan selalu tersedia tanpa batas. Manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga daerah resapan, melindungi hutan, memelihara sungai, mencegah pencemaran, dan menghindari tindakan yang merusak siklus air.</p>
<p>Hutan yang terjaga membantu mengatur aliran air, melindungi tanah dari erosi, dan menyediakan habitat bagi beragam makhluk hidup. Lahan gambut yang dikelola dengan baik juga berperan dalam menyimpan air dan mengurangi risiko kebakaran. Sebaliknya, kerusakan lingkungan dapat memperbesar ancaman banjir, kekeringan, dan kebakaran.</p>
<p>Karena itu, menjaga air tidak cukup hanya dengan menghemat penggunaannya di rumah. Kita juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan yang menjadi tempat air berasal, mengalir, meresap, dan kembali ke atmosfer.</p>
<p>Dalam pandangan keimanan, manusia merupakan bagian dari ciptaan Tuhan yang diberi tanggung jawab untuk memelihara bumi. Tanggung jawab tersebut seharusnya diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya melalui kata-kata.</p>
<p>Air hujan yang turun dari langit dapat menjadi pengingat bahwa kehidupan berlangsung melalui hubungan yang saling bergantung. Manusia membutuhkan alam, sementara keberlangsungan banyak unsur alam juga dipengaruhi oleh perilaku manusia.</p>
<p>Oleh sebab itu, pengetahuan tentang air hujan perlu terus dikembangkan melalui penelitian dan pendidikan. Semakin dalam manusia memahami sifat air, siklus hidrologi, dan hubungannya dengan ekosistem, semakin besar pula peluang untuk menemukan solusi bagi persoalan lingkungan.</p>
<p>Pada akhirnya, air hujan bukan sekadar fenomena alam yang datang dan pergi. Air hujan merupakan bagian dari sistem kehidupan yang mengajarkan manusia tentang keteraturan alam, pentingnya ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab menjaga bumi. Ketika hujan turun, sudah sepatutnya manusia tidak hanya merasakan kesejukannya, tetapi juga memahami nilai kehidupan yang dibawanya.</p>
<p>Menjaga air berarti menjaga kehidupan. Menjaga hutan berarti melindungi keseimbangan lingkungan. Dan menjaga bumi berarti menjalankan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi, agar anugerah alam ini tetap dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-hujan-anugerah-semesta-untuk-kehidupan-di-muka-bumi/">Air Hujan, Anugerah Semesta untuk Kehidupan di Muka Bumi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Tanah Suci, Andre Rosiade dan Jemaah Umrah Berdoa agar Karhutla Padam</title>
		<link>https://prokabar.com/dari-tanah-suci-andre-rosiade-dan-jemaah-umrah-berdoa-agar-karhutla-padam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 06:58:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#AndreRosiade]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mekah, Prokabar &#8211; Di tengah kobaran api yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, harapan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berakhir turut dipanjatkan dari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-tanah-suci-andre-rosiade-dan-jemaah-umrah-berdoa-agar-karhutla-padam/">Dari Tanah Suci, Andre Rosiade dan Jemaah Umrah Berdoa agar Karhutla Padam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mekah, Prokabar &#8211; Di tengah kobaran api yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, harapan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berakhir turut dipanjatkan dari Tanah Suci.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengajak masyarakat Indonesia berdoa agar hujan segera turun dan memadamkan api yang masih membakar sejumlah daerah.</p>
<p>Pesan itu disampaikan Andre saat menjalankan ibadah umrah di Mekah, Arab Saudi, Minggu (18/10/2026). Dalam percakapan bersama Ustaz Syafiq Riza Basalamah dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho di kawasan Masjidil Haram, Andre mengingatkan pentingnya menyertai ikhtiar dengan doa.</p>
<p>Bagi Andre, perjuangan memadamkan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras di lapangan. Di tengah besarnya tantangan, pertolongan Allah SWT juga menjadi harapan yang terus dipanjatkan.</p>
<p>Ia menjelaskan, pemerintah bersama TNI, Polri, dan relawan telah mengerahkan puluhan ribu personel untuk menangani kebakaran di berbagai provinsi.</p>
<p>Pemerintah juga mengerahkan puluhan helikopter untuk melakukan pengeboman air atau water bombing. Namun, besarnya daya rusak kebakaran membuat upaya pemadaman menghadapi tantangan berat.</p>
<p>&#8220;Puluhan ribu sudah bekerja, Ustaz. Bekerja di berbagai provinsi, termasuk puluhan helikopter melakukan pengeboman air. Tapi memang daya rusaknya luar biasa,&#8221; ujar Andre.</p>
<p>Di tengah berbagai upaya tersebut, Andre mengajak masyarakat untuk tidak berhenti berharap. Ia meyakini ikhtiar harus terus berjalan, sementara doa menjadi bagian dari harapan agar musibah segera berakhir.</p>
<p>&#8220;Makanya memang kita bukan hanya ikhtiar sekarang, tapi bagaimana kita sekarang berdoa kepada Allah. Bekerja tentu iya, pemerintah bekerja keras bersama relawan iya, tapi tentu memang kita butuh pertolongan Allah bagaimana Allah menurunkan hujan,&#8221; katanya.</p>
<p>Percakapan itu juga membawa perhatian pada kondisi Pekanbaru, yang masih menghadapi persoalan asap akibat karhutla.</p>
<p>Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan harapannya agar hujan segera turun. Ia berharap hujan dapat memadamkan titik api yang masih bertahan, termasuk kebakaran di bawah permukaan lahan gambut.</p>
<p>Harapan tersebut mendapat respons dari Ustaz Syafiq Riza Basalamah. Ia mengingatkan bahwa doa dan ikhtiar harus berjalan beriringan dalam menghadapi musibah.</p>
<p>Ustaz Syafiq juga mengajak masyarakat Indonesia, terutama umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah umrah, untuk mendoakan keselamatan bangsa.</p>
<p>Dari Mekah, harapan itu mengarah pada satu keinginan bersama: hujan segera turun, api padam, dan asap tidak lagi mengganggu kehidupan masyarakat.</p>
<p>Andre pun kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi Indonesia.</p>
<p>&#8220;Mari kita berdoa bersama-sama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di tengah kerja keras petugas dan relawan di berbagai daerah, doa dari Tanah Suci menjadi ungkapan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak karhutla.</p>
<p>Harapannya, seluruh upaya pemadaman segera membuahkan hasil. Api dapat dikendalikan, udara kembali bersih, dan warga bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dibayangi asap kebakaran. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-tanah-suci-andre-rosiade-dan-jemaah-umrah-berdoa-agar-karhutla-padam/">Dari Tanah Suci, Andre Rosiade dan Jemaah Umrah Berdoa agar Karhutla Padam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas</title>
		<link>https://prokabar.com/tutup-kejurda-forbasi-sumbar-2026-ronald-bernando-baris-berbaris-bentuk-disiplin-dan-mentalitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 06:57:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Forbasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136992</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, menekankan pentingnya disiplin dan mentalitas dalam pembinaan generasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tutup-kejurda-forbasi-sumbar-2026-ronald-bernando-baris-berbaris-bentuk-disiplin-dan-mentalitas/">Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, menekankan pentingnya disiplin dan mentalitas dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga baris-berbaris.</p>
<p>Hal itu disampaikannya saat menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORBASI Sumatera Barat Tahun 2026 di GOR Zaini Zein, Painan, Pesisir Selatan, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p>Ronald mengingatkan para peserta agar menerapkan nilai-nilai yang mereka peroleh selama mengikuti kegiatan baris-berbaris dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, pembelajaran tersebut akan bermanfaat bagi peserta, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.</p>
<p>“Jadi, ingatlah, Adik-adik. Tanamkan nilai-nilai yang kalian peroleh dari baris-berbaris ini dalam diri masing-masing,” ujar Ronald.</p>
<p>Ia meyakini nilai-nilai tersebut akan terus berguna hingga para peserta menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja.</p>
<p>“Saya yakin, nilai-nilai tersebut akan berguna hingga kalian tamat sekolah dan memasuki dunia kerja. Sebab, melalui baris-berbaris, bukan hanya disiplin yang ditanamkan, tetapi juga mentalitas,” katanya.</p>
<p>Ronald berharap Kejurda FORBASI Sumatera Barat Tahun 2026 dapat menjadi wadah pembinaan atlet dan pengembangan potensi generasi muda.</p>
<p>Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong kemajuan olahraga di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan.</p>
<p>Selain meningkatkan prestasi olahraga, penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan memperkuat sinergi antardaerah dalam membangun dunia olahraga.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap generasi muda dapat mengembangkan kedisiplinan, membangun mentalitas, dan menjunjung tinggi sportivitas. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tutup-kejurda-forbasi-sumbar-2026-ronald-bernando-baris-berbaris-bentuk-disiplin-dan-mentalitas/">Tutup Kejurda FORBASI Sumbar 2026, Ronald Bernando: Baris-Berbaris Bentuk Disiplin dan Mentalitas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ADPI Visiting Professor Program Hadirkan Akademisi Universiti Putra Malaysia di FEB UNAND, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Promosi Pariwisata Sumatera Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/adpi-visiting-professor-program-hadirkan-akademisi-universiti-putra-malaysia-di-feb-unand-perkuat-kolaborasi-akademik-dan-promosi-pariwisata-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rudi Prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2026 15:09:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136983</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar.com &#8211; The Association of Community Service Lecturers of Indonesia (ADPI) melalui ADPI Visiting Professor Program berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/adpi-visiting-professor-program-hadirkan-akademisi-universiti-putra-malaysia-di-feb-unand-perkuat-kolaborasi-akademik-dan-promosi-pariwisata-sumatera-barat/">ADPI Visiting Professor Program Hadirkan Akademisi Universiti Putra Malaysia di FEB UNAND, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Promosi Pariwisata Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar.com &#8211; The Association of Community Service Lecturers of Indonesia (ADPI) melalui ADPI Visiting Professor Program berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) sukses menyelenggarakan Visiting Professor Lecture Session dengan menghadirkan Associate Professor Hanny Zurina Hamzah dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Kamis (15/10).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-136985" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-1536x1023.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-150x100.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-800x533.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060-129x85.jpg 129w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0060.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Mengangkat tema “Regional Trade and Industrial Transformation in Southeast Asia: The Strategic Role of Japan”, kuliah tamu ini membahas dinamika perdagangan regional dan transformasi industri di Asia Tenggara, khususnya peran strategis Jepang dalam perkembangan ekonomi kawasan.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana FEB UNAND tersebut dibuka oleh Associate Professor Asniati Bakar, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Hubungan Internasional FEB UNAND, serta diikuti mahasiswa Kelas Internasional dan dosen. Turut hadir Dr. Elvina Primayesa, Dr. Neng Kamarni, Sekretaris Departemen, dan Ketua Program Studi Manajemen FEB UNAND.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-136986" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-1536x1023.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-150x100.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-800x533.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065-129x85.jpg 129w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0065.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dr. Yosa Novia Dewi, Hubungan Internasional sekaligus Koordinator Program ADPI, menyampaikan bahwa ADPI Visiting Professor Program merupakan inisiatif strategis untuk mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas jejaring akademik lintas negara, serta membangun kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penelitian.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-136984" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-1536x1023.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-150x100.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-800x533.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064-129x85.jpg 129w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0064.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui ADPI Visiting Professor Program, kami tidak hanya mendorong pertukaran pengetahuan dan kolaborasi akademik internasional, tetapi juga ingin memperkenalkan potensi Indonesia, khususnya Sumatera Barat, kepada dunia. Keindahan alam, kekayaan budaya, keunikan kuliner, dan keramahan masyarakat Sumatera Barat merupakan potensi yang perlu semakin dikenal oleh komunitas internasional,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, keterlibatan akademisi internasional menjadi peluang untuk memperluas promosi pariwisata melalui jejaring perguruan tinggi dan kemitraan global. Dengan demikian, kolaborasi akademik dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga bagi pengenalan identitas budaya dan potensi pariwisata daerah.</p>
<p>Komitmen ADPI dalam memperkuat jejaring internasional berlanjut melalui 6th International Conference on Research and Development (6th ICORAD 2026) yang dijadwalkan berlangsung secara luring pada 11 November 2026 di Santika Premiere Hotel Padang, dengan menghadirkan akademisi dari Kosovo, Tanzania, dan Malaysia.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-136987" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-1536x1023.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-150x100.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-800x533.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063-129x85.jpg 129w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0063.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><br />
Rangkaian kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan ADPI Visiting Professor Program pada 12 November 2026 di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.<br />
Berbeda dari ADPI Visiting Professor Program yang berfokus pada pertukaran pengetahuan melalui kuliah tamu, 6th ICORAD 2026 menjadi wadah kolaborasi dan diseminasi hasil penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Kedua kegiatan tersebut saling melengkapi dalam mendukung internasionalisasi akademik dan memperluas hubungan Indonesia dengan komunitas global.</p>
<p>Melalui ADPI Visiting Professor Program dan penyelenggaraan konferensi internasional, ADPI berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas negara sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, kuliner, dan keramahan Indonesia, khususnya Sumatera Barat, kepada dunia. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/adpi-visiting-professor-program-hadirkan-akademisi-universiti-putra-malaysia-di-feb-unand-perkuat-kolaborasi-akademik-dan-promosi-pariwisata-sumatera-barat/">ADPI Visiting Professor Program Hadirkan Akademisi Universiti Putra Malaysia di FEB UNAND, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Promosi Pariwisata Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026</title>
		<link>https://prokabar.com/siti-nurbaya-food-umk-mitra-binaan-kai-divre-ii-sumbar-raih-terbaik-ii-indonesia-halal-industry-awards-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 01:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136976</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Siti Nurbaya Food, usaha mikro dan kecil (UMK) mitra binaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, berhasil...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siti-nurbaya-food-umk-mitra-binaan-kai-divre-ii-sumbar-raih-terbaik-ii-indonesia-halal-industry-awards-2026/">Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Siti Nurbaya Food, usaha mikro dan kecil (UMK) mitra binaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, berhasil meraih penghargaan Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 pada subkategori Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Makanan Halal Terbaik dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Prestasi ini menjadi pengakuan atas upaya pelaku usaha daerah dalam mengembangkan produk makanan halal yang berkualitas dan berdaya saing.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan dalam kunjungan Kementerian Perindustrian kepada Siti Nurbaya Food pada Kamis (15/10), bertepatan dengan partisipasi KAI dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.</p>
<p>Capaian ini menjadi kebanggaan bagi KAI Divre II Sumbar sekaligus menunjukkan bahwa UMK daerah memiliki peluang untuk berkembang dan meraih pengakuan di tingkat nasional melalui peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar halal, serta penguatan kapasitas usaha secara berkelanjutan.</p>
<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan apresiasi atas pencapaian Siti Nurbaya Food. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan UMK yang dilakukan secara berkelanjutan perlu diiringi dengan inovasi, konsistensi menjaga mutu, dan perluasan akses pasar.</p>
<p>“Kami mengapresiasi prestasi Siti Nurbaya Food yang berhasil meraih Terbaik II IHYA 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa UMK daerah memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. Bagi KAI Divre II Sumbar, keberhasilan mitra binaan merupakan salah satu hasil yang ingin terus didorong melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), agar UMK tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga semakin siap memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Reza.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya memperluas peluang pemasaran, KAI turut memfasilitasi keikutsertaan enam UMK mitra binaan dari berbagai wilayah operasional dalam TEI 2026. Dari enam UMK tersebut, dua di antaranya berasal dari Divre II Sumbar, yakni Siti Nurbaya Food dan Nastar Mutiara.</p>
<p>Keikutsertaan dalam pameran perdagangan internasional ini memberikan kesempatan bagi UMK untuk memperkenalkan produk unggulan kepada calon pembeli, membangun jejaring bisnis, serta memperoleh wawasan mengenai kebutuhan dan standar pasar yang lebih luas, termasuk peluang memasuki pasar ekspor.</p>
<p>Partisipasi tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pengembangan UMK melalui perluasan akses pemasaran dan penguatan daya saing. Selain membuka peluang promosi produk, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, pengelolaan usaha, dan kesiapan memenuhi kebutuhan pasar.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, KAI juga menerima penghargaan Partner Appreciation – In Recognition of Outstanding Contribution to Export Human Resource Development dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Apresiasi ini diberikan atas kemitraan dan kontribusi KAI dalam pengembangan sumber daya manusia ekspor melalui Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kementerian Perdagangan.</p>
<p>Penghargaan tersebut semakin memperkuat dorongan bagi KAI untuk membangun kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi pelaku usaha, sehingga UMK memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mengelola bisnis, mengembangkan produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas.</p>
<p>Di wilayah Sumatera Barat, pengembangan UMK juga berlangsung seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari–September 2026, KAI Divre II Sumbar melayani 1.731.760 pelanggan, meningkat sekitar 15,81% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1.495.310 pelanggan.</p>
<p>Peningkatan mobilitas tersebut turut membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen dari berbagai wilayah. Dalam konteks ini, penguatan UMK menjadi bagian penting dari upaya mendorong potensi ekonomi daerah agar dapat berkembang melalui peningkatan kualitas produk, akses pasar, dan jejaring usaha.</p>
<p>“Kami berharap prestasi Siti Nurbaya Food dapat menjadi inspirasi bagi UMK mitra binaan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga UMK semakin mandiri, mampu bersaing, dan memiliki kesempatan untuk menembus pasar yang lebih luas,” tutup Reza.</p>
<p>Melalui program TJSL dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMK secara berkelanjutan, memperkuat daya saing produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siti-nurbaya-food-umk-mitra-binaan-kai-divre-ii-sumbar-raih-terbaik-ii-indonesia-halal-industry-awards-2026/">Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Konsultasi Publik RTRW Tentukan Arah Pembangunan Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/forum-konsultasi-publik-rtrw-tentukan-arah-pembangunan-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 8]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 08:12:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136972</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Upaya menentukan arah dan kebijakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar Forum Konsultasi Publik I Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jum&#8217;at (16/10). Acara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/forum-konsultasi-publik-rtrw-tentukan-arah-pembangunan-pasaman/">Forum Konsultasi Publik RTRW Tentukan Arah Pembangunan Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar</strong> &#8211; Upaya menentukan arah dan kebijakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar Forum Konsultasi Publik I Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jum&#8217;at (16/10).</p>
<p>Acara yang dipusatkan di lantai III Kantor Bupati Pasaman, dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, Unsur Forkopimda, Para Asisten Setdakab Pasaman, Kepala OPD, serta undangan lainnya.</p>
<p>Dalam arahannya, Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) merupakan langkah strategis dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Pasaman untuk jangka panjang.</p>
<p>&#8220;Dokumen ini menjadi pedoman dalam pemanfaatan ruang, pengembangan investasi, serta perlindungan lingkungan daerah. Dengan demikian, RTRW harus mampu memberikan kepastian tata ruang, mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta melindungi keselamatan dan kepentingan masyarakat,&#8221; terang Bupati.</p>
<p>Lanjut bupati, proses yang telah berjalan hendaknya dipahami sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas perencanaan, bukan semata-mata mengejar kecepatan penyelesaian.</p>
<p>&#8220;Capaian hingga tahap ini patut kita apresiasi bersama dan menjadi penyemangat untuk melanjutkan proses berikutnya sampai revisi RTRW yang telah lama kita harapkan dapat diwujudkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Forum ini katanya, merupakan ruang untuk menyatukan pandangan dan menyempurnakan perencanaan tata ruang demi masa depan Pasaman.</p>
<p>&#8220;Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat kebersamaan, serta memperkuat kerja sama dalam menuntaskan setiap tahapan revisi RTRW. Dengan demikian, upaya yang telah kita kawal sejak awal masa jabatan ini dapat terus berlanjut dengan baik demi terwujudnya Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Choiruddin Batubara menerangkan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pasaman, dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penataan ruang serta ketentuan terkait penyelenggaraan penataan ruang daerah.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mewujudkan perencanaan tata ruang yang partisipatif, terpadu, transparan, dan berkelanjutan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, juga bertujuan untuk menghimpun masukan dan aspirasi masyarakat, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, serta pelaku usaha terkait rencana struktur ruang dan pola ruang wilayah Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Juga menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan kebijakan penataan ruang nasional dan Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Mengidentifikasi berbagai isu strategis penataan ruang, termasuk pengembangan kawasan permukiman, pertanian, infrastruktur, investasi, kawasan lindung, dan mitigasi bencana.</p>
<p>Mendorong terwujudnya dokumen RTRW yang berkualitas, dapat dilaksanakan, serta mampu memberikan kepastian pemanfaatan ruang bagi masyarakat dan dunia usaha.</p>
<p>&#8220;Melalui forum ini, kita berharap masukan dan saran terhadap arah kebijakan serta substansi revisi RTRW Kabupaten Pasaman dan meginventarisasi isu strategis dan kebutuhan pembangunan wilayah yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan rencana tata ruang,&#8221; katanya</p>
<p>Ia juga berharap kesepahaman antar pemangku kepentingan mengenai pentingnya keterpaduan pembangunan dan pengendalian pemanfaatan ruang. Rekomendasi penyempurnaan materi teknis revisi RTRW berdasarkan hasil diskusi dan masukan peserta.</p>
<p>&#8220;Terakhir kita berharap komitmen bersama untuk mendukung percepatan penyelesaian revisi RTRW Kabupaten Pasaman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,&#8221; harapnya. <strong>(RH)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/forum-konsultasi-publik-rtrw-tentukan-arah-pembangunan-pasaman/">Forum Konsultasi Publik RTRW Tentukan Arah Pembangunan Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hutan Sumbar dalam Ekologi Politik: Keputusan di Hulu, Beban di Hilir</title>
		<link>https://prokabar.com/hutan-sumbar-dalam-ekologi-politik-keputusan-di-hulu-beban-di-hilir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 07:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr. Hardi Putra Wirman, S.IP, MA Dosen Ilmu Politik UIN Bukittinggi Setiap kali galodo menerjang, diskusi kita hampir selalu berhenti pada hujan. Hujan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hutan-sumbar-dalam-ekologi-politik-keputusan-di-hulu-beban-di-hilir/">Hutan Sumbar dalam Ekologi Politik: Keputusan di Hulu, Beban di Hilir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh: Dr. Hardi Putra Wirman, S.IP, MA</strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Dosen Ilmu Politik UIN Bukittinggi</strong></em></p>
<p>Setiap kali galodo menerjang, diskusi kita hampir selalu berhenti pada hujan. Hujan deras disebut sebagai penyebab, kemudian kita bersiap menunggu bencana berikutnya. Padahal hujan turun sudah sejak dulu, jauh sebelum ada jalan nasional, perkebunan, tambang, dan izin konsesi. Yang berubah adalah tanahnya. Hutan yang dulu menyerap hujan kini menyusut, dan air meluncur ke permukiman tanpa ada yang menghalangi.</p>
<p>Pertanyaannya sederhana: siapa yang membuat keputusan hutan boleh dibuka, untuk kepentingan siapa, dan siapa yang menanggung akibatnya?</p>
<p>Pembacaan ini dikenal sebagai ekologi politik. Intinya, kerusakan lingkungan hampir selalu berkaitan dengan keputusan tentang kekuasaan. Hutan, tanah, air, dan mineral dikelola melalui kebijakan, perizinan, investasi, dan tata ruang.</p>
<p>Siapa yang berkuasa akan menentukan siapa yang mendapat manfaat. Keuntungan dari hutan yang dibuka dinikmati segelintir pihak, sementara kerugiannya ditanggung warga. Ini adalah ketimpangan yang ditunjukkan oleh kerusakan alam.</p>
<p>Di Sumatera Barat, ketimpangan itu semakin sulit disangkal.</p>
<p>Tutupan hutan di Sumatera Barat menyusut dari sekitar 2,75 juta hektare pada 1990 menjadi 2,40 juta hektare pada 2024. Artinya, hilang sekitar 354.561 hektare hutan primer (data Walhi). Hutan berfungsi menahan, menyerap, dan melepaskan air secara perlahan ke sungai.</p>
<p>Begitu hutan dibuka, fungsi itu hilang. Daerah tangkapan air yang mengalir ke banyak kabupaten ikut menyusut. Hilangnya hutan sebesar itu tidak terjadi dengan sendirinya. Ada pembukaan lahan, ada izin yang diberikan, dan ada pihak yang mengambil untung dari keduanya.</p>
<p>Tambang emas tanpa izin meninggalkan kerusakan yang paling kasatmata. Menurut Walhi, lebih dari 10.000 hektare lahan di Sumatera Barat terbuka karena tambang ini, dan sebagian besar dibiarkan tanpa reklamasi. Dampaknya sampai ke sungai.</p>
<p>Di Silokek, air menjadi keruh karena aktivitas di hulu. Walhi juga menemukan indikasi pencemaran merkuri di beberapa sungai, salah satunya Batanghari. Warga di hilir tidak menambang, tetapi air yang mereka pakai berasal dari sungai yang sama.</p>
<p>Galodo Marapi pada Mei 2024 menunjukkan kerentanan itu berubah menjadi bencana.</p>
<p>Pada malam 11 Mei, banjir lahar dingin menerjang Agam, Tanah Datar, dan Padangpanjang. Batu besar dan batang pohon ikut terbawa arus. Jalan Padang–Bukittinggi terputus. Dalam tiga hari, korban tewas tercatat 50 orang, dan puluhan lainnya belum ditemukan.</p>
<p>Penyebab langsungnya adalah hujan deras di lereng gunung yang masih menyimpan material erupsi. Walhi dan sejumlah pihak menilai hutan yang menyusut di hulu membuat daerah ini semakin rentan, meskipun seberapa besar perannya masih diperdebatkan.</p>
<p>Yang membuat gelisah adalah arah uangnya. Setelah banjir dan longsor November 2025, Pemprov Sumbar menghitung kebutuhan pemulihan sebesar Rp21,44 triliun, dan sekitar Rp17 triliun di antaranya untuk infrastruktur. Pemerintah pusat menyiapkan Rp100,1 triliun untuk tiga provinsi hingga 2028.</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Kehutanan mengakui anggaran rehabilitasi hutan dan lahan belum maksimal. Dana besar baru mengalir setelah bencana, sedangkan pencegahan di hulu mendapat porsi sedikit. Uang pajak akhirnya dipakai menambal kerusakan yang keuntungannya sudah dinikmati orang lain.</p>
<p>Soal lahan di Sumatera Barat tidak bisa dilepaskan dari tanah ulayat. Bagi orang Minangkabau, ulayat adalah tanah milik bersama kaum atau nagari yang dipakai untuk bertani, mencari kayu, dan menjaga adat. Sebagian kebun sawit berdiri di atas tanah semacam ini, dan sengketa menjadi salah satu perkara terbanyak di pengadilan setempat.</p>
<p>Forest Peoples Programme mencatat sekitar 24 komunitas di Sumbar kehilangan kendali atas tanah adatnya setelah perusahaan perkebunan masuk.</p>
<p>Bagi keluarga yang bergantung pada tanah itu, yang hilang bukan hanya kebun, tetapi juga sawah, ladang, dan hutan nagari yang selama ini menjadi sumber pangan.</p>
<p>Kita tidak menolak pembangunan. Hampir semua pihak sepakat daerah ini butuh jalan, investasi, dan lapangan kerja. Yang perlu dipertanyakan adalah seberapa jauh keputusan hari ini memperhitungkan orang yang tinggal di hilir sepuluh atau dua puluh tahun lagi.</p>
<p>Keberhasilan biasanya diukur dengan nilai investasi dan luas konsesi. Kerugian lingkungan jarang dipakai sebagai pertimbangan saat izin diberikan. Berapa air bersih yang hilang, berapa sawah yang terancam, dan siapa yang membayar biaya pemulihannya hampir tidak pernah masuk hitungan.</p>
<p>Ada beberapa langkah yang patut didorong. Pertama, hentikan sementara penerbitan izin baru di hutan lindung dan wilayah tangkapan air.</p>
<p>Kedua, lakukan audit lingkungan yang terbuka terhadap usaha di hulu dan berikan tindakan tegas pada yang terbukti merusak. Ketiga, akui dan pulihkan wilayah kelola masyarakat adat, karena hutan umumnya lebih terjaga di tangan komunitas yang hidupnya bergantung padanya.</p>
<p>Keempat, tinjau kembali rencana tata ruang wilayah agar tidak terlalu mudah melepaskan kawasan hutan.</p>
<p>Kelima, bentuk tim lintas sektor yang berani menertibkan tambang tanpa izin sampai ke penyokongnya.</p>
<p>DPRD juga punya peran. Hak interpelasi bisa dipakai untuk meminta penjelasan tentang tambang ilegal yang terus beroperasi.</p>
<p>Menjelang pilkada, calon kepala daerah sebaiknya diminta menandatangani komitmen lingkungan tertulis, misalnya target penutupan tambang ilegal, pencabutan izin bermasalah, dan pengakuan hutan adat, sehingga publik bisa memeriksanya setelah mereka menjabat.</p>
<p>Keadilan ekologis sering dianggap urusan aktivis dan akademisi. Padahal ia menyangkut hal yang paling dasar: apakah air di sumur masih layak diminum, apakah sawah masih bisa ditanami, dan apakah keluarga bisa tidur nyenyak ketika hujan deras turun di malam hari.</p>
<p>Sumatera Barat punya alam yang elok, adat yang kuat, dan warga yang tahan banting. Modal itu bisa habis bila hulu terus dilukai dan hilir terus diminta bersabar.</p>
<p>Menghentikan perluasan yang tak terkendali, mengembalikan ruang hidup warga, dan menghormati hak masyarakat adat adalah syarat agar pembangunan tidak berujung pada bencana berikutnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hutan-sumbar-dalam-ekologi-politik-keputusan-di-hulu-beban-di-hilir/">Hutan Sumbar dalam Ekologi Politik: Keputusan di Hulu, Beban di Hilir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 81/220 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-21 06:15:28 by W3 Total Cache
-->