<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2026 12:19:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah</title>
		<link>https://prokabar.com/tak-lagi-sekadar-biji-kopi-kopi-bantjah-kini-diolah-jadi-produk-bernilai-tambah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 12:19:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kopibantjah]]></category>
		<category><![CDATA[#Limaumanisselatan]]></category>
		<category><![CDATA[#olahkopi]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136900</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Kopi Bantjah yang dikembangkan masyarakat Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai komoditas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-lagi-sekadar-biji-kopi-kopi-bantjah-kini-diolah-jadi-produk-bernilai-tambah/">Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>Kopi Bantjah yang dikembangkan masyarakat Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai komoditas perkebunan. Melalui pengembangan berbagai produk turunan, kopi lokal tersebut mulai membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda, dengan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang.</p>
<p>Sebanyak 10 perempuan di RW 5 dan RW 6 Koto Baru kini terlibat dalam pengolahan produk turunan Kopi Bantjah, mulai dari cookies, minuman kopi, lilin aromaterapi, cascara, selai kopi, hingga aneka kue. Pengembangan ini menjadi langkah awal masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kopi sekaligus memperluas peluang ekonomi di luar aktivitas budidaya dan penjualan hasil panen.</p>
<p>Salah seorang penggerak pengembangan produk turunan Kopi Bantjah, Milawati, mengatakan diversifikasi produk mulai dilakukan setelah masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan yang didukung PT Semen Padang. Dari pelatihan tersebut, masyarakat mulai mencoba mengolah kopi menjadi berbagai produk dengan karakter dan sasaran konsumen yang berbeda.</p>
<p>“Untuk produk turunan Kopi Bantjah ada cookies, minuman kopi, lilin aromaterapi dari kopi, teh khas cascara dari kulit dan daging buah kopi yang dikeringkan, selai kopi, dan dua jenis kue yang juga sedang kami kembangkan,” ujar Milawati.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan produk masih berada pada tahap awal. Pemasaran untuk sementara dilakukan di sekitar Kota Padang, antara lain melalui keikutsertaan dalam berbagai kegiatan bazar. Meski jangkauan pasar masih terbatas, upaya tersebut menjadi langkah bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk sekaligus melihat peluang pengembangannya.</p>
<p>“Untuk sementara masih sekitar Kota Padang. Karena produk turunannya masih baru kami buat, kemarin baru kami bawa ke bazar-bazar,” katanya.</p>
<p>Milawati menjelaskan, pengolahan produk turunan juga membuka ruang keterlibatan perempuan di sekitar kawasan pengembangan Kopi Bantjah. Jika sebelumnya aktivitas ekonomi kopi lebih banyak bertumpu pada petani sebagai penghasil bahan baku, kini masyarakat mulai mengembangkan kegiatan pengolahan yang dapat melibatkan lebih banyak warga.</p>
<p>“Kami berusaha memberdayakan ibu-ibu yang berada di sekitar Koto Baru, terutama di RW 5 dan 6. Yang aktif sekitar 10 orang. Mereka kami berdayakan untuk mengolah produk turunan kopi,” tuturnya.</p>
<p>Pengembangan keterampilan menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Sebanyak lima warga telah mengikuti pelatihan pengolahan produk turunan kopi di Royal Asia Hotel. Melalui pelatihan itu, peserta memperoleh pengetahuan tentang berbagai kemungkinan pemanfaatan kopi, termasuk bagian buah yang sebelumnya belum banyak diolah menjadi produk bernilai ekonomi.</p>
<p>“Kami sangat banyak mendapatkan dukungan dari PT Semen Padang. Kami diikutkan pelatihan di Royal Asia Hotel. Ada lima orang yang mengikuti pelatihan produk turunan ini. Kami mendapatkan beberapa jenis produk yang bisa dibuat dari turunan kopi, sehingga sekarang mulai kami kembangkan sedikit demi sedikit,” katanya.</p>
<p>Salah satu produk yang mulai dikembangkan adalah cascara, yakni minuman seduhan dari kulit dan daging buah kopi yang dikeringkan. Pengolahan cascara membuka peluang pemanfaatan bagian buah kopi yang berpotensi menjadi limbah. Sementara itu, pengembangan lilin aromaterapi berbahan kopi menunjukkan bahwa pemanfaatan Kopi Bantjah mulai merambah produk kreatif di luar makanan dan minuman.</p>
<p>Upaya memperluas keterlibatan masyarakat juga menyasar generasi muda melalui pelatihan barista. Menurut Milawati, pengembangan Kopi Bantjah diharapkan tidak hanya melibatkan petani dan pengolah produk, tetapi juga generasi muda yang memiliki minat pada pengolahan, penyajian, dan pemasaran kopi.</p>
<p>“Untuk Gen Z, kami juga sudah memasukkan mereka dalam pelatihan barista. Jadi semua kalangan kami usahakan untuk terlibat dalam Kopi Bantjah ini,” ujar Milawati.</p>
<p>Dari Penguatan Petani Menuju Hilirisasi</p>
<p>Di sisi hulu, pengembangan Kopi Bantjah ditopang kelompok petani yang telah memperoleh pendampingan PT Semen Padang sejak 2023. Ketua Kelompok Petani Kopi Bantjah Yulisman mengatakan, dukungan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi kopi sekaligus menyampaikan kebutuhan kelompok dalam menjalankan usaha.</p>
<p>“PT Semen Padang secara konsisten mendukung pengembangan Kopi Bantjah. Kami juga mulai memberikan dampak bagi masyarakat sehingga terus mendapatkan bantuan dan dukungan,” ujar Yulisman.</p>
<p>Menurutnya, perhatian terhadap pengembangan Kopi Bantjah tidak terlepas dari keberadaan Koto Baru di kawasan Ring 1 PT Semen Padang. Pendampingan yang berlangsung sejak 2023 menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p>
<p>Saat ini, kelompok Kopi Bantjah memiliki 36 petani terdata, dengan sekitar 31 orang di antaranya masih aktif mengembangkan komoditas kopi. Luas lahan yang pernah didata bersama PT Semen Padang dan tenaga ahli dari Solok Radjo mencapai sekitar 29 hektare.</p>
<p>Dari lahan tersebut, produksi kelompok petani saat ini berada pada kisaran satu ton buah kopi merah atau cherry per tahun. Setelah diolah menjadi green bean atau biji kopi hijau, volumenya diperkirakan sekitar 200 kilogram. Dengan kapasitas produksi yang masih terbatas, pengembangan produk turunan menjadi salah satu upaya masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah dari hasil perkebunan.</p>
<p>Semen Padang Dorong Kemandirian Masyarakat</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan, program TJSL pengembangan Kopi Bantjah diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi lokal. Menurutnya, pengembangan kopi tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi di tingkat kebun, tetapi juga perlu membuka peluang pengolahan, diversifikasi produk, dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas.</p>
<p>“Melalui program TJSL ini, kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya. Kopi Bantjah memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh, termasuk melalui produk-produk turunannya,” ujar Win.</p>
<p>Ia berharap pengembangan Kopi Bantjah dapat membentuk aktivitas ekonomi yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani, perempuan pengolah produk, hingga generasi muda. Dengan demikian, manfaat pengembangan komoditas lokal tidak hanya bertumpu pada hasil panen, tetapi juga pada peluang usaha yang muncul dari proses pengolahan dan pemasaran.</p>
<p>“Harapan kami, Kopi Bantjah tidak hanya berkembang sebagai komoditas, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan adanya produk turunan, semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan semakin besar pula peluang nilai tambah yang bisa diciptakan di tingkat lokal,” katanya.</p>
<p>Win menegaskan, PT Semen Padang memandang TJSL sebagai proses membangun bersama masyarakat. Karena itu, dukungan perusahaan tidak diarahkan sekadar pada pemberian bantuan, tetapi juga penguatan kapasitas dan pemberdayaan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.</p>
<p>“Yang ingin kami bangun bukan ketergantungan masyarakat kepada perusahaan, tetapi kemampuan masyarakat untuk semakin mandiri. PT Semen Padang hadir sebagai mitra yang mendengar kebutuhan, mendukung potensi, dan bergerak bersama berbagai pemangku kepentingan,” pungkasnya. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-lagi-sekadar-biji-kopi-kopi-bantjah-kini-diolah-jadi-produk-bernilai-tambah/">Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mensyukuri Udara Segar, Menjaga Alam, dan Merawat Empati Kemanusiaan</title>
		<link>https://prokabar.com/mensyukuri-udara-segar-menjaga-alam-dan-merawat-empati-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sidinovi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 03:10:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136895</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh :  Sidi Novi Zulfikar Ada kalanya kita lupa mensyukuri sesuatu yang sesungguhnya sangat berharga dalam kehidupan kita. Kita dapat bangun pada pagi hari,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mensyukuri-udara-segar-menjaga-alam-dan-merawat-empati-kemanusiaan/">Mensyukuri Udara Segar, Menjaga Alam, dan Merawat Empati Kemanusiaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Oleh :  Sidi Novi Zulfikar</strong></p>
<p>Ada kalanya kita lupa mensyukuri sesuatu yang sesungguhnya sangat berharga dalam kehidupan kita. Kita dapat bangun pada pagi hari, menghirup udara segar dengan bebas, memandang hijaunya pepohonan di perbukitan, menikmati sejuknya udara pegunungan, serta menyaksikan aliran sungai yang jernih. Semua itu seolah-olah menjadi hal yang biasa, padahal di baliknya terdapat anugerah alam yang sangat besar bagi keberlangsungan kehidupan manusia.</p>
<p>Bayangkan ketika kita masih bisa menghirup udara segar tanpa harus terganggu oleh asap dan kabut kebakaran lahan yang berasal dari daerah lain. Kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman, anak-anak dapat bermain di luar rumah, dan masyarakat dapat bekerja tanpa harus dihantui oleh udara yang tercemar. Bukankah semua itu patut kita syukuri?</p>
<p>Namun, rasa syukur terhadap alam tidak cukup hanya diucapkan melalui kata-kata. Rasa syukur seharusnya tumbuh menjadi kesadaran untuk menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan yang telah memberikan begitu banyak manfaat bagi kehidupan kita.</p>
<p>Alam bukan sekadar hamparan tanah yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan ekonomi. Alam merupakan ruang kehidupan yang menghubungkan manusia dengan sesamanya, dengan berbagai makhluk hidup lainnya, serta dengan seluruh unsur yang membentuk keseimbangan alam semesta.</p>
<p>Alam yang terawat adalah sumber kehidupan</p>
<p>Kita dapat membayangkan bagaimana kehidupan manusia ketika lingkungan di sekitarnya masih terjaga dengan baik. Pepohonan tumbuh menghijau di perbukitan dan pegunungan. Hutan menjadi tempat hidup berbagai jenis satwa. Sungai mengalir membawa air yang jernih, sementara tanah mampu menyerap dan menyimpan air untuk memenuhi kebutuhan kehidupan.</p>
<p>Keadaan seperti ini bukan hanya memberikan keindahan bagi mata yang memandangnya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi manusia. Pepohonan membantu menyerap karbon dioksida dan menyimpan karbon, vegetasi membantu menjaga tanah dari erosi, sedangkan hutan dan kawasan tangkapan air berperan penting dalam mengatur aliran air. Lingkungan yang sehat juga mendukung keberlangsungan kehidupan berbagai makhluk hidup.</p>
<p>Ketika alam terjaga, manusia turut merasakan manfaatnya. Udara menjadi lebih baik, sumber air dapat dipertahankan, dan lingkungan lebih mampu menghadapi berbagai tekanan alam. Karena itu, menjaga alam sesungguhnya bukan hanya tentang menyelamatkan pepohonan atau mempertahankan kejernihan sungai, melainkan juga menjaga kualitas kehidupan manusia itu sendiri.</p>
<p>Kewajaran berupa udara segar, air yang bersih, dan lingkungan yang nyaman akan lebih mungkin kita nikmati apabila manusia mampu memperlakukan alam secara bijaksana. Kita tidak bisa terus-menerus mengambil manfaat dari alam tanpa memikirkan bagaimana keberlangsungannya pada masa mendatang.</p>
<p>Di sinilah rasa syukur menemukan maknanya. Kita bersyukur bukan hanya karena masih dapat menikmati keindahan alam hari ini, tetapi juga karena memiliki kesempatan untuk menjaga agar keindahan dan manfaat tersebut tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.</p>
<p>Ketika keuntungan mengalahkan kesadaran kemanusiaan</p>
<p>Persoalan mulai muncul ketika manusia menempatkan keuntungan atau cuan sebagai tujuan utama, sementara dampak kerusakan lingkungan dianggap sebagai persoalan yang dapat diabaikan.</p>
<p>Kita dapat melihat bagaimana aktivitas pertambangan ilegal berpotensi merusak bentang alam, mengubah kondisi tanah, dan mencemari aliran air. Begitu pula pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan kebakaran meluas, menghasilkan asap, serta mengganggu kesehatan masyarakat. Penebangan pohon secara ilegal juga dapat mengurangi tutupan hutan dan meningkatkan risiko erosi serta gangguan terhadap tata air.</p>
<p>Semua itu memperlihatkan bahwa tindakan manusia terhadap alam tidak pernah berdiri sendiri. Ada rangkaian akibat yang dapat menjalar dari satu tempat ke tempat lainnya.</p>
<p>Ketika hutan dibakar, asapnya tidak selalu berhenti di wilayah tempat kebakaran terjadi. Angin dapat membawa asap melintasi batas daerah, sehingga masyarakat yang tidak melakukan pembakaran pun ikut merasakan dampaknya. Mereka yang berada jauh dari sumber kebakaran dapat kehilangan kenyamanan menghirup udara segar, bahkan menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.</p>
<p>Demikian pula ketika hutan ditebang tanpa memperhatikan kelestariannya, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Kerusakan kawasan hulu dapat memengaruhi aliran air, meningkatkan ancaman erosi, dan memperbesar risiko bencana dalam kondisi tertentu.</p>
<p>Lalu, siapa yang sesungguhnya memperoleh keuntungan dan siapa yang harus menanggung kerugiannya?</p>
<p>Pertanyaan ini patut kita renungkan bersama. Jangan sampai keuntungan hanya dinikmati oleh segelintir orang, sedangkan dampak kerusakan harus ditanggung oleh masyarakat luas. Jangan pula kita membiarkan kepentingan ekonomi jangka pendek mengorbankan kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi yang akan datang.</p>
<p>Mencari keuntungan melalui kegiatan ekonomi pada dasarnya bukanlah sesuatu yang salah. Manusia membutuhkan pekerjaan, usaha, dan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetapi, kegiatan ekonomi seharusnya dijalankan dengan memperhatikan hukum, tanggung jawab sosial, serta kelestarian lingkungan. Keuntungan yang diperoleh dengan mengabaikan keselamatan orang lain dan merusak sumber kehidupan perlu dipertanyakan kembali nilai kemanusiaannya.</p>
<p>Empati kemanusiaan harus melampaui batas wilayah</p>
<p>Menurut saya, persoalan lingkungan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis, ekonomi, atau penegakan hukum. Lebih jauh dari itu, persoalan lingkungan juga berkaitan dengan kesadaran dan empati kemanusiaan.</p>
<p>Mengapa demikian? Karena ketika seseorang benar-benar mampu merasakan penderitaan orang lain, ia akan berpikir berulang kali sebelum melakukan tindakan yang berpotensi mencelakakan sesamanya.</p>
<p>Seseorang yang memiliki empati akan membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang tua yang khawatir terhadap kesehatan anaknya akibat asap kebakaran. Ia akan memikirkan bagaimana perasaan masyarakat yang kehilangan sumber air bersih akibat pencemaran. Ia juga akan mencoba memahami kesulitan petani yang lahan dan sumber penghidupannya terdampak kerusakan lingkungan.</p>
<p>Empati membuat manusia tidak hanya melihat keuntungan dari sudut pandang dirinya sendiri. Ia juga belajar melihat akibat dari tindakannya melalui kehidupan orang lain.</p>
<p>Jika kesadaran semacam ini tumbuh dalam diri setiap manusia, menjaga alam tidak lagi dipandang sebagai kewajiban yang membebani. Sebaliknya, menjaga alam akan menjadi bagian dari tanggung jawab moral dalam menjalani kehidupan bersama.</p>
<p>Kita tidak harus menunggu menjadi korban bencana untuk memahami penderitaan orang lain. Kita tidak harus menunggu udara di sekitar tempat tinggal kita dipenuhi asap untuk menyadari betapa berharganya udara bersih. Kita juga tidak harus menunggu sungai kehilangan kejernihannya untuk mulai memahami pentingnya menjaga sumber air.</p>
<p>Kesadaran itu seharusnya muncul sebelum kerusakan terjadi.</p>
<p>Sebab, empati kemanusiaan yang sesungguhnya tidak berhenti pada rasa kasihan ketika melihat orang lain menderita. Empati harus mampu mendorong lahirnya tindakan nyata agar penderitaan yang dapat dicegah tidak terjadi.</p>
<p>Manusia dan alam semesta adalah bagian dari keterhubungan kehidupan</p>
<p>Dalam pandangan saya, manusia tidak dapat memisahkan dirinya dari alam semesta. Kita hidup karena adanya udara yang dihirup, air yang diminum, tanah yang menghasilkan pangan, dan lingkungan yang menopang kehidupan. Semua itu memperlihatkan bahwa manusia berada dalam suatu keterhubungan yang tidak dapat diabaikan.</p>
<p>Karena itu, kesadaran menjaga alam sesungguhnya merupakan kesadaran untuk menjaga hubungan kehidupan itu sendiri.</p>
<p>Ketika seseorang menebang pohon tanpa memperhatikan kelestarian hutan, ia bukan hanya menghilangkan keberadaan sebatang pohon. Ia juga berpotensi mengganggu habitat makhluk hidup, mengurangi kemampuan lingkungan menyimpan karbon, dan memengaruhi kondisi tanah serta air.</p>
<p>Ketika seseorang membakar lahan demi membuka kawasan baru tanpa memperhitungkan risikonya, ia bukan hanya menghasilkan asap di suatu tempat. Ia dapat menciptakan persoalan yang harus ditanggung oleh banyak orang, termasuk mereka yang tidak pernah memberikan persetujuan terhadap tindakan tersebut.</p>
<p>Begitu pula ketika aktivitas pertambangan dilakukan secara ilegal tanpa memperhatikan dampaknya, keuntungan yang diperoleh tidak dapat dipisahkan dari risiko kerusakan lingkungan yang mungkin ditinggalkannya.</p>
<p>Semua ini mengajarkan kepada kita bahwa tindakan manusia memiliki konsekuensi yang melampaui kepentingan pribadinya.</p>
<p>Oleh sebab itu, manusia yang memiliki kesadaran terhadap keterhubungan kehidupan akan lebih berhati-hati dalam memanfaatkan alam. Ia memahami bahwa bumi bukan hanya tempat untuk mengambil sumber daya, melainkan ruang bersama yang harus dirawat agar tetap mampu menopang kehidupan.</p>
<p>Kesadaran ini juga mengingatkan kita bahwa hubungan manusia dengan alam tidak cukup dibangun melalui aturan dan larangan. Hukum memang diperlukan untuk mencegah pelanggaran dan memberikan sanksi kepada pihak yang merusak lingkungan. Namun, hukum perlu berjalan bersama pendidikan, keteladanan, tanggung jawab sosial, dan kesadaran moral.</p>
<p>Ketika kesadaran tumbuh dari dalam diri manusia, upaya menjaga lingkungan akan memiliki fondasi yang lebih kuat.</p>
<p>Mensyukuri alam berarti ikut menjaga masa depan</p>
<p>Pada akhirnya, kita kembali kepada diri manusia itu sendiri. Apakah kita akan memperlakukan alam hanya sebagai sumber keuntungan, ataukah kita akan melihatnya sebagai amanah kehidupan yang harus dijaga bersama?</p>
<p>Jawaban atas pertanyaan tersebut tercermin dalam tindakan sehari-hari. Mulai dari tidak membakar sampah dan lahan sembarangan, menanam serta merawat pohon, menjaga kebersihan sungai, menggunakan sumber daya secara bijaksana, hingga berani menolak praktik perusakan lingkungan. Pada tingkat yang lebih luas, diperlukan pula pengawasan terhadap kegiatan pertambangan, perlindungan hutan, penegakan hukum, dan pengelolaan lingkungan yang berpihak pada keselamatan masyarakat.</p>
<p>Kita juga perlu membangun kesadaran bahwa menjaga alam bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah atau kelompok pemerhati lingkungan. Tanggung jawab tersebut melekat pada setiap manusia, baik sebagai individu, anggota masyarakat, pelaku usaha, maupun pemegang kebijakan.</p>
<p>Jangan sampai kita baru menyadari betapa berharganya udara segar setelah asap kebakaran memenuhi langit. Jangan sampai kita baru merindukan hijaunya perbukitan setelah pepohonannya hilang. Jangan pula kita baru memahami pentingnya air bersih setelah sungai tercemar dan sumber air mengalami kerusakan.</p>
<p>Sebelum semua itu terjadi, masih ada kesempatan bagi kita untuk menjaga dan memperbaikinya.</p>
<p>Mensyukuri alam berarti menyadari bahwa kehidupan yang nyaman bukan hanya hasil dari apa yang kita miliki, melainkan juga hasil dari lingkungan yang masih mampu memberikan kehidupan kepada kita. Udara segar, pepohonan yang menghijau, sungai yang jernih, dan tanah yang subur adalah bagian dari kekayaan bersama yang nilainya tidak dapat diukur hanya dengan uang.</p>
<p>Pada akhirnya, manusia yang benar-benar memiliki empati kemanusiaan akan berpikir sebelum merusak, mempertimbangkan sebelum mengambil, dan bertanggung jawab sebelum memperoleh keuntungan. Ia menyadari bahwa kebahagiaan tidak seharusnya dibangun di atas penderitaan orang lain, dan kemajuan tidak seharusnya dicapai dengan menghancurkan alam yang menopang kehidupan.</p>
<p>Mari kita rawat alam dengan kesadaran, kita jaga sesama manusia dengan empati, dan kita syukuri setiap udara segar yang masih dapat kita hirup hari ini.</p>
<p>Sebab, ketika manusia mampu menjaga keterhubungannya dengan sesama manusia dan alam semesta, di situlah rasa syukur menemukan wujudnya dalam tindakan nyata. Bukan hanya untuk kehidupan kita sekarang, tetapi juga untuk masa depan generasi yang akan datang.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mensyukuri-udara-segar-menjaga-alam-dan-merawat-empati-kemanusiaan/">Mensyukuri Udara Segar, Menjaga Alam, dan Merawat Empati Kemanusiaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/101-tukang-di-bengkulu-selatan-ikuti-sertifikasi-kompetensi-yang-digelar-pt-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2026 03:32:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#akademisitukangbangunan]]></category>
		<category><![CDATA[#bengkuluselatan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#sertifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bengkulu Selatan, Prokabar- Sebanyak 101 tenaga konstruksi di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti Akademi Jago Bangunan yang digelar PT Semen Padang di Manna Water Park, Manna,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/101-tukang-di-bengkulu-selatan-ikuti-sertifikasi-kompetensi-yang-digelar-pt-semen-padang/">101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bengkulu Selatan, Prokabar-</strong> Sebanyak 101 tenaga konstruksi di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti Akademi Jago Bangunan yang digelar PT Semen Padang di Manna Water Park, Manna, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para tukang untuk memperkuat pengetahuan teknis sekaligus mengikuti proses sertifikasi kompetensi di bidang konstruksi.</p>
<p>Dengan mengusung tagline “Jago Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan mengenai pengetahuan produk, tetapi juga menjalani rangkaian sertifikasi yang meliputi materi teknis, praktik lapangan, hingga wawancara dengan asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Astekindo.</p>
<p>Akademi Jago Bangunan di Bengkulu Selatan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Jambi dan Kabupaten Kuantan Singingi.</p>
<p>Bagi para peserta, proses sertifikasi menjadi bagian penting karena kompetensi tenaga konstruksi tidak hanya ditentukan oleh pengalaman bekerja di lapangan, tetapi juga perlu diperkuat dengan standar kompetensi yang diakui.</p>
<p>Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkulu Selatan Dwi Eka Noprayanti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sertifikasi tenaga konstruksi memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi.</p>
<p>“Terima kasih banyak PT Semen Padang telah menyelenggarakan acara sertifikasi tenaga konstruksi. Ini betul-betul bermanfaat bagi kami, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, terutama di bidang jasa konstruksi,” ujar Dwi Eka.</p>
<p>Ia menilai keberadaan tenaga konstruksi yang memiliki kompetensi dan sertifikasi menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan kompetensi yang semakin baik, pekerjaan konstruksi diharapkan dapat dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis, keselamatan kerja, serta kualitas hasil pekerjaan.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan asesor LSP Astekindo Yoka Mahendra. Ia menyebut sertifikasi yang diikuti para peserta dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme tenaga konstruksi di Bengkulu Selatan.</p>
<p>“Sertifikasi yang dihasilkan dapat membantu tenaga profesional yang ada di Bengkulu Selatan khususnya. Apa yang dilakukan PT Semen Padang ini sangat strategis,” kata Yoka.</p>
<p>Dalam proses sertifikasi, peserta terlebih dahulu mendapatkan materi yang berkaitan dengan kompetensi teknis pekerjaan. Pengetahuan tersebut kemudian diuji melalui praktik lapangan dan dilanjutkan dengan wawancara bersama asesor. Tahapan tersebut dirancang untuk melihat sejauh mana kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam pekerjaan konstruksi.</p>
<p>Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.</p>
<p>Peserta pelatihan Wijoyo, bersama Riskan dan Rangge Anggori, mengaku mendapatkan tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan mereka sehari-hari.</p>
<p>“Terima kasih PT Semen Padang, kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan para tukang seperti kami,” ungkapnya.</p>
<p>Selain sesi pembekalan dan sertifikasi, kegiatan Akademi Jago Bangunan juga dikemas dengan suasana yang interaktif. Peserta mengikuti berbagai hiburan, permainan, serta pembagian door prize berupa peralatan rumah tangga, sepeda, hingga televisi LED.</p>
<p>Bagi PT Semen Padang, keterlibatan tenaga konstruksi dalam rangkaian Akademi Jago Bangunan memiliki arti penting karena tukang merupakan salah satu pihak yang berperan langsung dalam menentukan kualitas pekerjaan konstruksi di lapangan.</p>
<p>Area Sales Manager Jambi dan Bengkulu PT Semen Padang Ryan Eka Saputra mengatakan, para tukang merupakan mitra strategis dalam pembangunan, baik pada tingkat lokal, regional, maupun nasional.</p>
<p>“Jago Bangunan merupakan mitra strategis PT Semen Padang, sehingga dengan program sertifikasi ini kompetensi para Jago Bangunan dapat terstandarisasi dalam menghasilkan bangunan yang lebih berkualitas,” ujar Ryan.</p>
<p>Ryan mengajak para Jago Bangunan untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kualitas pekerjaan. Ia berharap dukungan dari seluruh pihak yang hadir dapat terus terbangun, termasuk dalam menjadikan produk Semen Padang sebagai salah satu pilihan untuk kebutuhan pembangunan, baik proyek maupun penggunaan pribadi.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.</p>
<p>Menurut Win, kualitas sebuah bangunan tidak hanya ditentukan oleh material yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan tenaga yang mengerjakan dan mengaplikasikan material tersebut di lapangan. Karena itu, peningkatan kompetensi tukang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kualitas pekerjaan konstruksi.</p>
<p>“Kami sadar, tukang adalah ujung tombak dalam menjaga kualitas bangunan. Karena itu, kegiatan ini bukan hanya promosi produk, melainkan juga transfer pengetahuan agar mereka bekerja dengan standar yang lebih baik,” jelas Win.</p>
<p>Kegiatan yang mempertemukan produsen material bangunan dengan tenaga konstruksi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi secara langsung. Para tukang dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan produk, sementara perusahaan dapat memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi tenaga konstruksi di lapangan.</p>
<p>Win menilai peningkatan kompetensi tenaga konstruksi memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Pembangunan infrastruktur dan hunian yang berkualitas membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan memadai serta memahami standar pekerjaan.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memperkenalkan produk unggulan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan keterampilan para tukang sebagai ujung tombak pembangunan nasional,” ujarnya.</p>
<p>Pelaksanaan Akademi Jago Bangunan di Manna sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan lembaga sertifikasi dalam membangun ekosistem konstruksi yang lebih profesional. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/101-tukang-di-bengkulu-selatan-ikuti-sertifikasi-kompetensi-yang-digelar-pt-semen-padang/">101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-deras-picu-gangguan-pelayanan-air-minum-sejumlah-intake-perumda-air-minum-kota-padang-terdampak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 13:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#perumda am padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136889</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang hingga saat ini berdampak terhadap operasional sejumlah instalasi pengambilan air baku (intake) milik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-picu-gangguan-pelayanan-air-minum-sejumlah-intake-perumda-air-minum-kota-padang-terdampak/">Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PADANG</strong> — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang hingga saat ini berdampak terhadap operasional sejumlah instalasi pengambilan air baku (intake) milik Perumda Air Minum Kota Padang. Tingginya debit air sungai menyebabkan material berupa kayu, batu, dan sedimen terbawa arus hingga menutupi sebagian pintu intake, sehingga mengganggu proses pengambilan air baku dan berdampak pada distribusi air minum kepada pelanggan.</p>
<p>Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menyampaikan bahwa sejumlah intake di wilayah utara Kota Padang mengalami dampak cukup signifikan akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut. Intake yang terdampak antara lain Intake Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak.</p>
<p>Gangguan pada sejumlah intake tersebut berdampak terhadap pelayanan air minum di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, dan Kecamatan Kuranji.</p>
<p>Tidak hanya di wilayah utara, sejumlah intake di wilayah selatan Kota Padang juga terdampak tingginya curah hujan yang menyebabkan peningkatan debit air pada sumber air baku. Kondisi ini turut memengaruhi kelancaran proses pengolahan dan pendistribusian air minum kepada pelanggan.</p>
<p>Afriyanto menjelaskan, hingga saat ini proses pembersihan material kayu, batu, dan sedimen yang menutupi pintu intake belum dapat dilakukan secara maksimal. Tingginya debit serta derasnya arus sungai menjadi kendala bagi petugas dalam melakukan penanganan secara optimal.</p>
<p>“Keselamatan petugas menjadi perhatian utama dalam kondisi seperti ini. Kami terus memantau situasi di lapangan dan akan melakukan penanganan secara bertahap setelah kondisi memungkinkan, agar operasional intake dapat kembali berjalan optimal dan pelayanan air minum kepada pelanggan berangsur normal,” ujarnya.</p>
<p>Sehubungan dengan kondisi tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian selama gangguan pelayanan berlangsung. Pelanggan juga diharapkan dapat menyiapkan cadangan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Apabila kondisi memungkinkan, air hujan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman, dengan tetap memperhatikan kebersihan dan keamanan penggunaannya.</p>
<p>Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan pelayanan ini. Perusahaan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan sumber air baku serta berupaya melakukan penanganan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan.</p>
<p>Dukungan, pengertian, dan kerja sama masyarakat sangat diharapkan agar upaya pemulihan pelayanan air minum dapat berjalan dengan baik. Informasi mengenai perkembangan gangguan dan pemulihan distribusi akan disampaikan melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang. <strong>(fky)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-picu-gangguan-pelayanan-air-minum-sejumlah-intake-perumda-air-minum-kota-padang-terdampak/">Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-deras-picu-banjir-di-padang-fadly-amran-turunkan-tim-gabungan-evakuasi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 11:41:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hari, Sabtu (10/10/2026), menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap dan membanjiri beberapa wilayah. Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-picu-banjir-di-padang-fadly-amran-turunkan-tim-gabungan-evakuasi-warga/">Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hari, Sabtu (10/10/2026), menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap dan membanjiri beberapa wilayah. Kecamatan yang paling terdampak adalah Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo.</p>
<p>Wali Kota Padang Fadly Amran menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta dukungan TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi warga. Tim juga berkoordinasi dengan Basarnas jika dibutuhkan dukungan tambahan.</p>
<p>Perkiraan sementara warga terdampak antara lain 40 kepala keluarga di Lapau Munggu Kuranji, 35 orang di Kampung Apa Koto Tangah, dan 40 orang di Lumin Park yang telah dievakuasi. Sementara di Tabiang Banda Gadang, Nanggalo, warga melakukan evakuasi secara mandiri.</p>
<p>“Fokus saat ini melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan, yang sudah dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Padang yang juga didukung oleh unsur TNI-Polri,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa sejumlah pekerjaan rehabilitasi pascabencana November 2025 dan Agustus 2026 juga ikut terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-picu-banjir-di-padang-fadly-amran-turunkan-tim-gabungan-evakuasi-warga/">Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain</title>
		<link>https://prokabar.com/sambut-hut-ke-26-fkiksp-salurkan-bantuan-rp1023-juta-untuk-panti-asuhan-al-hurul-ain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 11:12:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTFKIKSP26]]></category>
		<category><![CDATA[#pedulisesama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136881</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) menyalurkan bantuan senilai Rp10.233.860 kepada Panti Asuhan Anak dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sambut-hut-ke-26-fkiksp-salurkan-bantuan-rp1023-juta-untuk-panti-asuhan-al-hurul-ain/">Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) menyalurkan bantuan senilai Rp10.233.860 kepada Panti Asuhan Anak dan Balita Al Hurul Ain, Kota Padang, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil lelang amal yang digelar keluarga besar FKIKSP sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.</p>
<p>Penyerahan bantuan berlangsung di Panti Asuhan Anak dan Balita Al Hurul Ain, Kompleks Wisma Indah V, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kegiatan ini dihadiri Penasihat FKIKSP Lynda Andria Delfa bersama jajaran pengurus FKIKSP sebagai bagian dari rangkaian Road to HUT ke-26 organisasi tersebut.</p>
<p>Bantuan yang dihimpun melalui partisipasi keluarga besar FKIKSP itu disalurkan dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan panti, mulai dari perlengkapan panti, sembako, perlengkapan bayi, hingga uang transportasi bagi anak-anak panti. Melalui kegiatan ini, FKIKSP berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang diasuh di panti tersebut.</p>
<p>Lynda Andria Delfa mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan 26 tahun FKIKSP sekaligus wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat. Menurutnya, peringatan hari ulang tahun tidak semata-mata menjadi momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kebersamaan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat bagi anak-anak di Panti Asuhan Al Hurul Ain. Semoga apa yang diberikan oleh keluarga besar FKIKSP dapat bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Lynda.</p>
<p>Ia menjelaskan, lelang amal yang melibatkan keluarga besar FKIKSP mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian yang terus dibangun dalam organisasi. Partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan internal, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang dapat dirasakan masyarakat.</p>
<p>“Usia 26 tahun menjadi momentum bagi kita untuk terus melangkah, bukan hanya dalam kebersamaan di internal organisasi, tetapi juga dengan memberikan kontribusi dan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” katanya.</p>
<p>Menurut Lynda, kepedulian sosial merupakan nilai yang perlu terus dirawat karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga memperkuat ikatan kebersamaan di antara keluarga besar FKIKSP. Karena itu, ia berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan organisasi ke depan.</p>
<p>Selain menyerahkan bantuan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pengurus FKIKSP untuk berinteraksi dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti. Kehadiran keluarga besar FKIKSP diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus menumbuhkan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tumbuh, dan berkembang.</p>
<p>Melalui rangkaian Road to HUT ke-26, FKIKSP berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. “Berbagi mungkin sederhana bagi kita, tetapi bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi mereka yang menerimanya,” ujar Lynda. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sambut-hut-ke-26-fkiksp-salurkan-bantuan-rp1023-juta-untuk-panti-asuhan-al-hurul-ain/">Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah</title>
		<link>https://prokabar.com/bpbd-padang-evakuasi-warga-terdampak-banjir-di-kampung-apa-koto-tangah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 09:26:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136874</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Personel BPBD Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, dan Polri diterjunkan untuk mengevakuasi warga terdampak banjir di Kampung Apa,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bpbd-padang-evakuasi-warga-terdampak-banjir-di-kampung-apa-koto-tangah/">BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Personel BPBD Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, dan Polri diterjunkan untuk mengevakuasi warga terdampak banjir di Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (10/10/2026).</p>
<p>Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan meluapnya aliran Sungai Lubuk Minturun dan merendam kawasan permukiman warga. Tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, evakuasi warga, serta pengamanan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton memastikan proses evakuasi menjadi prioritas utama.</p>
<p>“Saat ini, personel BPBD bersama tim TRC, TNI, dan Polri sudah berada di lokasi untuk memprioritaskan evakuasi warga terdampak serta memastikan keselamatan mereka,” ujar Hendri Zulviton.</p>
<p>Masyarakat Kota Padang, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air mengingat curah hujan yang masih tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bpbd-padang-evakuasi-warga-terdampak-banjir-di-kampung-apa-koto-tangah/">BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-padang-terapkan-antrean-digital-solar-truk-di-koto-lalang-atasi-macet-di-spbu-bandar-buat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 06:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136878</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Pemerintah Kota Padang menata sistem antrean pengisian BBM solar bagi kendaraan angkutan barang atau truk. Lokasi antrean dipindahkan dari bahu jalan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-terapkan-antrean-digital-solar-truk-di-koto-lalang-atasi-macet-di-spbu-bandar-buat/">Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Pemerintah Kota Padang menata sistem antrean pengisian BBM solar bagi kendaraan angkutan barang atau truk. Lokasi antrean dipindahkan dari bahu jalan di SPBU Bandar Buat ke Tempat Khusus Parkir (TKP) Truk Koto Lalang, Sabtu (10/10/2026).</p>
<p>Sistem ini menggunakan teknologi digital berbasis kode QR dari Bank Nagari yang hanya berlaku satu kali dalam 24 jam. Tujuannya untuk mencegah praktik spekulan, menertibkan lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, serta menghindari gangguan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>Wali Kota Padang Fadly Amran menjelaskan bahwa truk dapat menunggu dengan nyaman di fasilitas yang disediakan sebelum dipanggil secara digital ke SPBU.</p>
<p>“Truk bisa mengantri di fasilitas yang kita sediakan. Nanti ketika nomor antreannya dipanggil, mereka bisa langsung datang ke SPBU secara digital,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani menambahkan bahwa sistem QR membantu mengurangi pelangsir BBM.</p>
<p>“Setiap sopir yang akan mengantre BBM mendapatkan QR yang hanya bisa dipakai satu kali dalam 24 jam. Otomatis sistem ini sudah mengurangi para pelangsir,” kata Yudi Indra Sani.</p>
<p>Sopir truk Yudi (56) mengaku sangat terbantu dengan adanya antrean di terminal tersebut. TKP Koto Lalang memiliki kapasitas statis 80 unit dan mampu melayani hingga 200 kendaraan per hari secara bergantian. Pemko Padang berencana menduplikasi sistem ini di SPBU lain sebagai bagian dari roadmap Padang Smart City.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-terapkan-antrean-digital-solar-truk-di-koto-lalang-atasi-macet-di-spbu-bandar-buat/">Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UIN Bukittinggi Gelar  Workshop UI GreenMetric</title>
		<link>https://prokabar.com/uin-bukittinggi-gelar-workshop-ui-greenmetric/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sidinovi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 09:46:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Bukittinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136869</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kampus hijau dan berkelanjutan melalui kegiatan Workshop Capacity...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/uin-bukittinggi-gelar-workshop-ui-greenmetric/">UIN Bukittinggi Gelar  Workshop UI GreenMetric</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-136872 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37.jpeg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37.jpeg 1600w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37-1024x576.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37-1536x864.jpeg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-15.44.37-800x450.jpeg 800w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Prokabar.com</strong> — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kampus hijau dan berkelanjutan melalui kegiatan Workshop Capacity Building: Strengthening Institutional Capacity for UI GreenMetric: Integrated Data Management, Evidence-Based Reporting, and Sustainable Campus Performance, yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Bukittinggi di Ruang Cinema Gedung S, Kamis (8/10/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor II UIN Bukittinggi Prof. Dr. Iiz Izmuddin , Wakil Rektor I Dr. Afrinaldi, Ketua LPM Dr. Iswantir M., serta narasumber Ketua UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, dan Asesor UI GreenMetric, Prof. Dr. Sumi Hudiyono. Peserta workshop terdiri atas para dekan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Bukittinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutan dan arahannya mewakili Rektor, Prof. Dr. Iiz Izmuddin menekankan pentingnya membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kelembagaan, khususnya dalam mendukung capaian UIN Bukittinggi pada pemeringkatan UI GreenMetric. Menurutnya, upaya mewujudkan kampus berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi, bukan hanya satu unit kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengarahkan agar seluruh fakultas dan unit kerja memperkuat koordinasi serta pengelolaan data yang terintegrasi, sehingga setiap program dan kegiatan yang berkaitan dengan keberlanjutan kampus dapat terdokumentasi dengan baik dan didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Penguatan kapasitas kelembagaan melalui workshop ini menjadi langkah penting bagi UIN Bukittinggi untuk meningkatkan kualitas tata kelola kampus yang berkelanjutan. Seluruh unsur kampus perlu berkolaborasi, mulai dari pengelolaan data, pelaporan berbasis bukti, hingga pelaksanaan program yang mendukung lingkungan kampus yang sehat, hijau, dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Iiz Izmuddin.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Ketua LPM UIN Bukittinggi, Dr. Iswantir M., menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari upaya penguatan penjaminan mutu institusi, terutama dalam memastikan data dan dokumen pendukung pemeringkatan UI GreenMetric dikelola secara terstruktur, akurat, dan terintegrasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, capaian dalam pemeringkatan keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan data, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaan program, konsistensi pelaporan, serta bukti nyata dari kebijakan dan kegiatan yang dijalankan oleh perguruan tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Melalui workshop ini, kita ingin membangun pemahaman yang sama di seluruh unit kerja mengenai pentingnya pengelolaan data yang terintegrasi dan pelaporan berbasis bukti. Data yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi dan program nyata yang dilaksanakan oleh institusi, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu dan kinerja keberlanjutan UIN Bukittinggi,” ungkap Dr. Iswantir.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara LPM, fakultas, dan seluruh unit kerja dalam menyiapkan data serta dokumen pendukung UI GreenMetric. Dengan demikian, upaya peningkatan kinerja keberlanjutan dapat dilakukan secara terukur, berkesinambungan, dan menjadi bagian dari budaya mutu di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada sesi pertama, Ketua UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, menyampaikan materi tentang pemahaman pemeringkatan UI GreenMetric, indikator kinerja utama, serta strategi peningkatan peringkat UIN Bukittinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pemaparannya, Dr. Vishnu menjelaskan bahwa UI GreenMetric merupakan pemeringkatan keberlanjutan global yang digagas oleh Universitas Indonesia pada 2010 untuk menilai kebijakan dan program keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Seiring perkembangannya, ekosistem UI GreenMetric juga mencakup berbagai inisiatif keberlanjutan pada tingkat kota dan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap konsep, visi, dan misi UI GreenMetric menjadi dasar penting bagi perguruan tinggi dalam menyusun strategi peningkatan kinerja keberlanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Konsep UI GreenMetric mesti dipahami artinya, sehingga kita tahu dan paham konsep UI GreenMetric tersebut,” ungkap Dr. Vishnu Juwono.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan bahwa visi UI GreenMetric adalah menjadi pemeringkatan universitas dunia yang terbuka, terpercaya, dan dihormati, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi universitas di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, misinya mencakup penyelenggaraan pemeringkatan universitas dunia setiap tahun di bidang keberlanjutan, mendorong penerapan praktik keberlanjutan di berbagai universitas, mengajak perguruan tinggi untuk terus meningkatkan praktik keberlanjutan, serta memfasilitasi kemitraan internasional di bidang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan itu, Dr. Vishnu juga memaparkan gambaran partisipasi UI GreenMetric 2026 yang disebutnya melibatkan 2.016 universitas dari 110 negara. Ia turut menjelaskan daftar sepuluh besar peringkat keseluruhan UI GreenMetric 2026 sebagaimana materi yang dipaparkan dalam workshop, sebagai gambaran persaingan sekaligus referensi bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pada sesion kedua , Asesor UI GreenMetric, Prof. Dr. Sumi Hudiyono, menyampaikan materi mengenai pemahaman kembali kategori UI GreenMetric Sustainable University Ranking serta pengenalan UI GreenMetric Tree Rating. Pemaparan tersebut memberikan wawasan kepada peserta mengenai kategori penilaian dan aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kampus berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui workshop ini, UIN Bukittinggi diharapkan semakin memperkuat tata kelola data, meningkatkan kualitas pelaporan berbasis bukti, serta mengoptimalkan program keberlanjutan di seluruh unit kerja. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu sekaligus mewujudkan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/uin-bukittinggi-gelar-workshop-ui-greenmetric/">UIN Bukittinggi Gelar  Workshop UI GreenMetric</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh</title>
		<link>https://prokabar.com/menjaga-kesehatan-lambung-menjaga-keseimbangan-kesehatan-tubuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sidinovi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2026 04:48:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Menjaga Kesehatan Lambung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136866</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah kita merasakan perut perih ketika sedang sibuk bekerja, ulu hati terasa panas saat menghadapi banyak persoalan, atau tiba-tiba merasa mual ketika pikiran sedang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menjaga-kesehatan-lambung-menjaga-keseimbangan-kesehatan-tubuh/">Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah kita merasakan perut perih ketika sedang sibuk bekerja, ulu hati terasa panas saat menghadapi banyak persoalan, atau tiba-tiba merasa mual ketika pikiran sedang dipenuhi berbagai beban kehidupan? Bahkan, ada orang yang terpaksa menunda pekerjaannya, kehilangan selera makan, sulit tidur pada malam hari, hingga tidak mampu menjalankan aktivitas dengan nyaman hanya karena gangguan pada lambungnya.</p>
<p>Persoalan seperti ini sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang yang terlalu sibuk bekerja hingga lupa makan. Ada pula yang menunda waktu makan karena mengejar pekerjaan, menghadapi tekanan ekonomi, memikirkan persoalan keluarga, atau menyimpan masalah yang terus berlarut-larut di dalam pikirannya. Tanpa disadari, kebiasaan dan tekanan kehidupan tersebut dapat memengaruhi kondisi tubuh, termasuk kesehatan sistem pencernaan.</p>
<p>Ketika lambung mulai bermasalah, barulah banyak orang menyadari betapa pentingnya organ yang satu ini. Rasa perih di ulu hati, perut kembung, mual, sensasi panas di dada, hingga naiknya asam lambung dapat mengganggu kenyamanan dan menurunkan produktivitas seseorang. Aktivitas yang sebelumnya dapat dilakukan dengan mudah, akhirnya terasa berat karena tubuh tidak berada dalam kondisi yang baik.</p>
<p>Padahal, lambung merupakan salah satu organ vital yang setiap hari bekerja membantu proses pencernaan makanan. Dari makanan yang kita konsumsi, tubuh memperoleh zat gizi yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi dan mendukung berbagai fungsi organ. Ketika lambung mengalami gangguan, bukan hanya kenyamanan perut yang terganggu, tetapi kualitas kehidupan sehari-hari pun dapat ikut terpengaruh.</p>
<p>Hal yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa setiap orang berpotensi mengalami gangguan lambung. Tidak memandang apakah seseorang memiliki pekerjaan yang berat atau ringan, hidup dalam keadaan berkecukupan atau sedang menghadapi kesulitan, gangguan lambung dapat dialami oleh siapa saja. Risiko dan penyebabnya memang berbeda-beda, tetapi kesadaran untuk menjaga kesehatan lambung merupakan kebutuhan setiap orang.</p>
<p>Dalam kehidupan yang semakin dipenuhi tuntutan dan tekanan, kita sering kali lebih sibuk memikirkan bagaimana menyelesaikan persoalan di luar diri daripada memperhatikan kondisi tubuh sendiri. Kita memaksakan diri untuk terus bekerja, menahan kelelahan, mengabaikan waktu makan, bahkan membiarkan pikiran dipenuhi kecemasan tanpa memberikan kesempatan kepada tubuh untuk beristirahat.</p>
<p>Oleh karena itu, menjaga kesehatan lambung bukan sekadar persoalan mengatur makanan atau mengonsumsi obat ketika sakit. Lebih dari itu, kita perlu membangun pola hidup yang sehat, mengenali kondisi tubuh, serta belajar mengelola stres dengan baik. Sebab, kesehatan fisik dan kondisi psikologis saling berkaitan, meskipun penyakit lambung juga dapat disebabkan oleh faktor medis lain yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan khusus.</p>
<p>Dari sinilah pentingnya kita memahami bahwa menjaga kesehatan lambung merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Jangan sampai kita baru menyadari betapa berharganya kesehatan setelah gangguan lambung mulai membatasi aktivitas dan mengurangi kualitas kehidupan kita.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menjaga-kesehatan-lambung-menjaga-keseimbangan-kesehatan-tubuh/">Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat sinergi kelembagaan di bidang hukum serta pengamanan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat sinergi kelembagaan di bidang hukum serta pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi tentang Sinergi Tugas dan Fungsi dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kamis (8/10), di Meeting Room Suasso Restaurant &amp; Coworking Space.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan PKS tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H., Manager Penjagaan Aset dan Komersialisasi Non Angkutan Priyatmoko, Manager Pengamanan Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP., Assistant Manager Hukum Lamhot Parasian Simarmata, Assistant Manager Penjagaan Aset Indra Kamustejo Suryono, Kasi Datun Kejari Bukittinggi Dhipo Akhmadsyah Sembiring, S.H., M.H., serta jajaran KAI dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan, khususnya melalui dukungan dan pendampingan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas mitigasi risiko hukum sekaligus memberikan kepastian dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepastian hukum, serta memitigasi berbagai potensi risiko hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan. Sinergi dengan Kejaksaan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan agar terlindungi secara hukum dan dapat dikelola secara optimal,” ujar Lutfi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lutfi menambahkan, aset perusahaan memiliki peran penting dalam menunjang keberlangsungan operasional perkeretaapian. Oleh karena itu, KAI Divre II Sumbar secara berkelanjutan melakukan pengamanan aset melalui penguatan administrasi dan legalitas, inventarisasi, pemantauan dan pengawasan lapangan, penertiban, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan secara terintegrasi untuk memastikan aset perusahaan memiliki kepastian hukum, terlindungi dari potensi penguasaan atau pemanfaatan yang tidak sesuai ketentuan, serta dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan operasional dan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pengamanan aset tidak hanya berkaitan dengan menjaga kepemilikan perusahaan, tetapi juga memastikan seluruh aset memiliki kepastian hukum dan dapat dikelola secara tertib, profesional, serta akuntabel. Karena itu, penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi salah satu langkah penting, baik dalam aspek pencegahan maupun dalam penanganan apabila terdapat permasalahan hukum,” jelas Lutfi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Kejaksaan Negeri Bukittinggi dan KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan hukum yang optimal bagi perusahaan, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Kejaksaan dan KAI dalam menghadapi serta memitigasi potensi permasalahan hukum, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Melalui koordinasi dan pendampingan hukum yang baik, kami berharap pelaksanaan tugas dan fungsi KAI dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap M. Haris.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari langkah preventif dalam mendukung pengelolaan aset perusahaan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Melalui koordinasi yang lebih kuat, potensi permasalahan hukum dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak dini, sekaligus mendukung proses penyelesaian apabila terdapat persoalan yang membutuhkan penanganan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya dan Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H. Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, termasuk dalam upaya pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepastian hukum, serta mengoptimalkan pengamanan dan penyelamatan aset. Kami berharap melalui sinergi ini, aset perusahaan dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan manfaat optimal bagi keberlangsungan operasional perkeretaapian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutup Lutfi. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Bank Rakyat Indonesia memperkuat sinergi dalam mendorong UMK mitra binaan agar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/">KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Bank Rakyat Indonesia memperkuat sinergi dalam mendorong UMK mitra binaan agar semakin mandiri, berkembang, dan memiliki daya saing. Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan UMK bertema “Bersama Mendukung UMK Naik Kelas dan Berdaya Saing” yang berlangsung Selasa (6/10) di Ballroom Santika Premiere Hotel Padang.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Vice President of Corporate Social Responsibility KAI, Sulardi Wiyatman, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto, Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar Aries Tri Mulyo, jajaran Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI, serta 85 UMK mitra binaan KAI.</p>
<p>Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, KAI tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p>
<p>“KAI tidak hanya hadir untuk melayani pelanggan, tetapi juga senantiasa menengok kanan dan kiri untuk melihat potensi serta kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program TJSL, kami berupaya memberikan manfaat yang berkelanjutan, salah satunya melalui pemberdayaan UMK agar semakin mandiri dan mampu berkembang,” ujar Lutfi.</p>
<p>Menurutnya, UMK memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian bantuan permodalan, tetapi juga perlu disertai dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, pengelolaan usaha, akses terhadap layanan keuangan, serta kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi terhadap perkembangan pasar.</p>
<p>“Harapannya, para mitra binaan tidak berhenti pada tahap menerima bantuan, tetapi dapat memanfaatkan berbagai pembinaan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya naik kelas menjadi UMK yang semakin kuat dan berdaya saing,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto menyampaikan dukungan BRI terhadap pengembangan UMK melalui penguatan kapasitas usaha, pemanfaatan layanan perbankan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.</p>
<p>Kolaborasi antara KAI dan BRI tersebut diharapkan dapat membuka semakin banyak peluang bagi pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha secara lebih profesional, termasuk dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemanfaatan akses layanan perbankan.</p>
<p>Kegiatan pembinaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi terkait pengelolaan dan pengembangan UMK, serta sharing session yang memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperoleh wawasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami berharap para UMK mitra binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperkuat tata kelola usaha, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan peluang kolaborasi dan ekosistem pembiayaan secara optimal,” kata Lutfi.</p>
<p>KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, KAI berharap UMK mitra binaan dapat tumbuh lebih mandiri, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/">KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</title>
		<link>https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres pembangunan SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kamis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/">Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres pembangunan SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kamis (8/10/2026). Sekolah tersebut terdampak banjir November 2025 dan sedang dibangun kembali.</p>
<p>Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan ruang kelas, ruang UKS, dan sarana penunjang lainnya berjalan sesuai rencana serta segera dituntaskan agar kegiatan belajar mengajar kembali efektif.</p>
<p>Fadly Amran didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Camat Bungtekab Afridon, dan Lurah Bungus Selatan Syamsuardi.</p>
<p>Fadly Amran meminta pembangunan dipercepat dan memenuhi standar, termasuk penerangan serta instalasi listrik.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya pembangunan tanggul di sepanjang aliran sungai sekitar sekolah sebagai antisipasi banjir.</p>
<p>“Pembangunan tanggul ini penting sebagai langkah antisipasi agar kawasan sekolah lebih terlindungi dari ancaman banjir dan proses belajar mengajar tidak terganggu,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Selain itu, ia menyoroti penataan halaman dan taman agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar luar kelas. Lingkungan sekolah diharapkan nyaman sekaligus mendukung aktivitas edukatif siswa.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/">Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</title>
		<link>https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136847</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/">Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Padang, Prokabar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/33/Dikbud-Pdg/X/2026 yang ditetapkan Kamis (8/10/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Langkah tersebut diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah dari dampak kabut asap yang menurunkan kualitas udara. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh, sementara murid belajar dari rumah melalui platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan.</p>
<p style="text-align: left;">Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan bahwa keaktifan siswa selama daring dihitung sebagai kehadiran.</p>
<p style="text-align: left;">“Sehubungan dengan kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di wilayah Kota Padang, satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring,” ujar Yopi Krislova.</p>
<p style="text-align: left;">Orang tua atau wali murid diminta mengawasi anak selama jam belajar di rumah dan mewajibkan penggunaan masker medis jika anak terpaksa keluar untuk keperluan mendesak. Disdikbud terus memantau kondisi udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/">Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 11:18:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136853</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi kegiatan Promoting Rise (Renewable, Energy, Intelligence System, Smart Technology, Education) Through Triple Helix...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/">Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi kegiatan Promoting Rise (Renewable, Energy, Intelligence System, Smart Technology, Education) Through Triple Helix yang digelar Politeknik Negeri Padang (PNP).</p>
<p>Acara berlangsung di Aula Gedung Pusat Kreatif Mahasiswa PNP, Kamis (8/10/2026).<br />
Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang energi terbarukan serta kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).</p>
<p>Fadly Amran mengapresiasi kerja sama PNP dengan Beifang Automotive Education Group.</p>
<p>“Kami sudah mengunjungi Beifang untuk melihat langsung perkembangan teknologi kendaraan listrik. Ke depan diharapkan kerja sama dapat berkembang pada pelatihan hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Ia juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Padang mendukung kerja sama tersebut melalui program Beasiswa Padang Juara. Direktur PNP Revalin Herdianto menjelaskan bahwa kegiatan mengusung konsep triple helix.</p>
<p>“PNP mengusung konsep triple helix. Konsep ini menempatkan PNP sebagai salah satu pihak yang berperan dalam mendorong inovasi dan menyiapkan sumber daya manusia yang terampil,” kata Revalin Herdianto.</p>
<p>Acara dihadiri perwakilan Beifang via zoom, pimpinan BUMN/BUMD, perguruan tinggi, industri otomotif, mahasiswa, dan siswa SMA sederajat di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang berharap kolaborasi ini mampu mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era teknologi masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/">Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 117/155 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-12 19:23:37 by W3 Total Cache
-->