<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Oct 2026 13:42:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat sinergi kelembagaan di bidang hukum serta pengamanan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat sinergi kelembagaan di bidang hukum serta pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi tentang Sinergi Tugas dan Fungsi dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kamis (8/10), di Meeting Room Suasso Restaurant &amp; Coworking Space.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan PKS tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H., Manager Penjagaan Aset dan Komersialisasi Non Angkutan Priyatmoko, Manager Pengamanan Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP., Assistant Manager Hukum Lamhot Parasian Simarmata, Assistant Manager Penjagaan Aset Indra Kamustejo Suryono, Kasi Datun Kejari Bukittinggi Dhipo Akhmadsyah Sembiring, S.H., M.H., serta jajaran KAI dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan, khususnya melalui dukungan dan pendampingan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas mitigasi risiko hukum sekaligus memberikan kepastian dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepastian hukum, serta memitigasi berbagai potensi risiko hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan. Sinergi dengan Kejaksaan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan agar terlindungi secara hukum dan dapat dikelola secara optimal,” ujar Lutfi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lutfi menambahkan, aset perusahaan memiliki peran penting dalam menunjang keberlangsungan operasional perkeretaapian. Oleh karena itu, KAI Divre II Sumbar secara berkelanjutan melakukan pengamanan aset melalui penguatan administrasi dan legalitas, inventarisasi, pemantauan dan pengawasan lapangan, penertiban, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan secara terintegrasi untuk memastikan aset perusahaan memiliki kepastian hukum, terlindungi dari potensi penguasaan atau pemanfaatan yang tidak sesuai ketentuan, serta dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan operasional dan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pengamanan aset tidak hanya berkaitan dengan menjaga kepemilikan perusahaan, tetapi juga memastikan seluruh aset memiliki kepastian hukum dan dapat dikelola secara tertib, profesional, serta akuntabel. Karena itu, penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi salah satu langkah penting, baik dalam aspek pencegahan maupun dalam penanganan apabila terdapat permasalahan hukum,” jelas Lutfi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Kejaksaan Negeri Bukittinggi dan KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan hukum yang optimal bagi perusahaan, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Kejaksaan dan KAI dalam menghadapi serta memitigasi potensi permasalahan hukum, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Melalui koordinasi dan pendampingan hukum yang baik, kami berharap pelaksanaan tugas dan fungsi KAI dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap M. Haris.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari langkah preventif dalam mendukung pengelolaan aset perusahaan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Melalui koordinasi yang lebih kuat, potensi permasalahan hukum dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak dini, sekaligus mendukung proses penyelesaian apabila terdapat persoalan yang membutuhkan penanganan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya dan Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi M. Haris Hasbullah, S.H., M.H. Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, termasuk dalam upaya pengamanan dan penyelamatan aset perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kepastian hukum, serta mengoptimalkan pengamanan dan penyelamatan aset. Kami berharap melalui sinergi ini, aset perusahaan dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan manfaat optimal bagi keberlangsungan operasional perkeretaapian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutup Lutfi. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-dukungan-hukum-dan-pengamanan-aset-melalui-pks-dengan-kejaksaan-negeri-bukittinggi/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Bank Rakyat Indonesia memperkuat sinergi dalam mendorong UMK mitra binaan agar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/">KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Bank Rakyat Indonesia memperkuat sinergi dalam mendorong UMK mitra binaan agar semakin mandiri, berkembang, dan memiliki daya saing. Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan UMK bertema “Bersama Mendukung UMK Naik Kelas dan Berdaya Saing” yang berlangsung Selasa (6/10) di Ballroom Santika Premiere Hotel Padang.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Vice President of Corporate Social Responsibility KAI, Sulardi Wiyatman, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto, Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar Aries Tri Mulyo, jajaran Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI, serta 85 UMK mitra binaan KAI.</p>
<p>Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, KAI tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p>
<p>“KAI tidak hanya hadir untuk melayani pelanggan, tetapi juga senantiasa menengok kanan dan kiri untuk melihat potensi serta kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program TJSL, kami berupaya memberikan manfaat yang berkelanjutan, salah satunya melalui pemberdayaan UMK agar semakin mandiri dan mampu berkembang,” ujar Lutfi.</p>
<p>Menurutnya, UMK memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian bantuan permodalan, tetapi juga perlu disertai dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, pengelolaan usaha, akses terhadap layanan keuangan, serta kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi terhadap perkembangan pasar.</p>
<p>“Harapannya, para mitra binaan tidak berhenti pada tahap menerima bantuan, tetapi dapat memanfaatkan berbagai pembinaan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya naik kelas menjadi UMK yang semakin kuat dan berdaya saing,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto menyampaikan dukungan BRI terhadap pengembangan UMK melalui penguatan kapasitas usaha, pemanfaatan layanan perbankan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.</p>
<p>Kolaborasi antara KAI dan BRI tersebut diharapkan dapat membuka semakin banyak peluang bagi pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha secara lebih profesional, termasuk dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemanfaatan akses layanan perbankan.</p>
<p>Kegiatan pembinaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi terkait pengelolaan dan pengembangan UMK, serta sharing session yang memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperoleh wawasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami berharap para UMK mitra binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperkuat tata kelola usaha, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan peluang kolaborasi dan ekosistem pembiayaan secara optimal,” kata Lutfi.</p>
<p>KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, KAI berharap UMK mitra binaan dapat tumbuh lebih mandiri, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-bersama-bri-dorong-umk-mitra-binaan-naik-kelas-dan-berdaya-saing/">KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</title>
		<link>https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres pembangunan SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kamis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/">Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres pembangunan SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kamis (8/10/2026). Sekolah tersebut terdampak banjir November 2025 dan sedang dibangun kembali.</p>
<p>Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan ruang kelas, ruang UKS, dan sarana penunjang lainnya berjalan sesuai rencana serta segera dituntaskan agar kegiatan belajar mengajar kembali efektif.</p>
<p>Fadly Amran didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Camat Bungtekab Afridon, dan Lurah Bungus Selatan Syamsuardi.</p>
<p>Fadly Amran meminta pembangunan dipercepat dan memenuhi standar, termasuk penerangan serta instalasi listrik.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya pembangunan tanggul di sepanjang aliran sungai sekitar sekolah sebagai antisipasi banjir.</p>
<p>“Pembangunan tanggul ini penting sebagai langkah antisipasi agar kawasan sekolah lebih terlindungi dari ancaman banjir dan proses belajar mengajar tidak terganggu,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Selain itu, ia menyoroti penataan halaman dan taman agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar luar kelas. Lingkungan sekolah diharapkan nyaman sekaligus mendukung aktivitas edukatif siswa.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-tinjau-pembangunan-sdn-01-pasar-laban-minta-percepat-dan-bangun-tanggul/">Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</title>
		<link>https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136847</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/">Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Padang, Prokabar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/33/Dikbud-Pdg/X/2026 yang ditetapkan Kamis (8/10/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Langkah tersebut diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah dari dampak kabut asap yang menurunkan kualitas udara. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh, sementara murid belajar dari rumah melalui platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan.</p>
<p style="text-align: left;">Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan bahwa keaktifan siswa selama daring dihitung sebagai kehadiran.</p>
<p style="text-align: left;">“Sehubungan dengan kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di wilayah Kota Padang, satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring,” ujar Yopi Krislova.</p>
<p style="text-align: left;">Orang tua atau wali murid diminta mengawasi anak selama jam belajar di rumah dan mewajibkan penggunaan masker medis jika anak terpaksa keluar untuk keperluan mendesak. Disdikbud terus memantau kondisi udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kabut-asap-memburuk-disdikbud-padang-terapkan-pjj-untuk-paud-sd-dan-smp/">Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 11:18:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PdgOkt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136853</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi kegiatan Promoting Rise (Renewable, Energy, Intelligence System, Smart Technology, Education) Through Triple Helix...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/">Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  – Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi kegiatan Promoting Rise (Renewable, Energy, Intelligence System, Smart Technology, Education) Through Triple Helix yang digelar Politeknik Negeri Padang (PNP).</p>
<p>Acara berlangsung di Aula Gedung Pusat Kreatif Mahasiswa PNP, Kamis (8/10/2026).<br />
Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang energi terbarukan serta kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).</p>
<p>Fadly Amran mengapresiasi kerja sama PNP dengan Beifang Automotive Education Group.</p>
<p>“Kami sudah mengunjungi Beifang untuk melihat langsung perkembangan teknologi kendaraan listrik. Ke depan diharapkan kerja sama dapat berkembang pada pelatihan hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.</p>
<p>Ia juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Padang mendukung kerja sama tersebut melalui program Beasiswa Padang Juara. Direktur PNP Revalin Herdianto menjelaskan bahwa kegiatan mengusung konsep triple helix.</p>
<p>“PNP mengusung konsep triple helix. Konsep ini menempatkan PNP sebagai salah satu pihak yang berperan dalam mendorong inovasi dan menyiapkan sumber daya manusia yang terampil,” kata Revalin Herdianto.</p>
<p>Acara dihadiri perwakilan Beifang via zoom, pimpinan BUMN/BUMD, perguruan tinggi, industri otomotif, mahasiswa, dan siswa SMA sederajat di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang berharap kolaborasi ini mampu mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era teknologi masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadly-amran-buka-promoting-rise-di-pnp-dorong-kolaborasi-teknologi-kendaraan-listrik/">Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027</title>
		<link>https://prokabar.com/atlet-voli-porprov-xvi-sumbar-berpeluang-tampil-di-proliga-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 07:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bolavoli]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#PBVSISumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#porprov 2026]]></category>
		<category><![CDATA[#proliga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar – Atlet bola voli terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat berpeluang untuk tampil di kasta tertinggi bola voli...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-voli-porprov-xvi-sumbar-berpeluang-tampil-di-proliga-2027/">Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> – Atlet bola voli terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat berpeluang untuk tampil di kasta tertinggi bola voli Indonesia, Proliga. Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Barat, Eka Putra, saat membuka Porprov XVI di Tanah Datar, Rabu (7/10/2026).</p>
<p>Eka menyebut, saat ini Sumatera Barat telah memiliki satu tiket untuk tampil di Proliga 2027.</p>
<p>&#8220;Pertandingan ini akan langsung dinilai secara pribadi, baik atlet putra maupun putri, sebagai persiapan Sumatera Barat untuk ikut Proliga. Insyaallah di tahun 2027 ini,&#8221; ujar Eka Putra yang juga menjabat sebagai Bupati Tanah Datar.</p>
<p>Bagi PBVSI, Porprov menjadi ajang untuk menjaring atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Kami meminta seluruh atlet dapat menunjukkan sportivitas dan kekompakan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Eka juga meminta seluruh Ketua PBVSI kabupaten/kota untuk menyiapkan atletnya agar bisa bergabung dalam Proliga. Menurutnya, Proliga merupakan ajang bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. <strong>(eym)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-voli-porprov-xvi-sumbar-berpeluang-tampil-di-proliga-2027/">Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama </title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-semua-anak-pulang-ke-rumah-yang-sama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 05:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136835</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Frizti Mayendi  Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris  UIN Imam Bonjol Padang Kita sering berharap anak tumbuh menjadi pribadi yang rajin, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Ketika...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-semua-anak-pulang-ke-rumah-yang-sama/">Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh : Frizti Mayendi </strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris </strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>UIN Imam Bonjol Padang</strong></em></p>
<p>Kita sering berharap anak tumbuh menjadi pribadi yang rajin, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Ketika seorang anak tidak mengerjakan tugas, tidak membawa perlengkapan belajar, sulit berkonsentrasi, atau terlihat kurang bersemangat mengikuti pelajaran, kita sering kali terburu-buru menyimpulkan bahwa ia malas, tidak serius, atau memang tidak memiliki motivasi untuk belajar. Namun, pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya.</p>
<p>Apakah semua anak pulang ke rumah yang sama?</p>
<p>Tentu bukan rumah dalam arti bangunan. Yang dimaksud adalah suasana, perhatian, pendampingan, kebiasaan, dan dukungan yang mereka dapatkan setelah meninggalkan sekolah.</p>
<p>Sebab, sekolah hanya menjadi salah satu bagian dari kehidupan seorang anak. Ada waktu ketika mereka duduk di dalam kelas, mendengarkan guru, mengerjakan tugas, dan belajar bersama teman-temannya. Tetapi setelah bel pulang berbunyi, mereka kembali ke kehidupan masing-masing.</p>
<p>Di sanalah proses belajar terus berlangsung, meskipun tidak selalu dalam bentuk buku dan pelajaran.</p>
<p>Guru mungkin sudah mengingatkan untuk belajar di rumah. Tugas sudah diberikan. Materi sudah dijelaskan. Anak juga sudah diberi kesempatan untuk bertanya. Tetapi setelah sampai di rumah, keadaan setiap anak tentu tidak selalu sama.</p>
<p>Ada anak yang pulang dan langsung ditanya orang tuanya, “Hari ini belajar apa?” Ada yang diingatkan untuk mengerjakan tugas. Ada yang ditemani belajar. Ada pula yang harus mengatur semuanya sendiri.</p>
<p>Bukan berarti orang tua yang tidak mendampingi anak setiap saat tidak peduli. Setiap keluarga memiliki keadaan dan tanggung jawabnya masing-masing. Ada orang tua yang bekerja hingga larut malam, ada yang memiliki kesibukan lain, dan ada pula keluarga yang memiliki keadaan yang tidak sederhana.</p>
<p>Justru karena itulah, kita perlu berhati &#8211; hati ketika menilai seorang anak hanya dari apa yang terlihat di kelas. Ketika seorang anak lupa membawa buku, mungkin kita melihatnya sebagai ketidakdisiplinan.</p>
<p>Ketika ia tidak mengerjakan tugas, kita mungkin menganggapnya malas. Ketika ia tidak fokus mengikuti pelajaran, kita mungkin berpikir bahwa ia tidak memiliki minat belajar.</p>
<p>Padahal, perilaku yang terlihat di sekolah belum tentu menceritakan seluruh keadaan seorang anak. Anak tidak datang ke sekolah hanya membawa buku dan alat tulis.</p>
<p>Mereka juga membawa kehidupan dari rumahnya. Mereka membawa kebiasaan yang dibentuk di rumah. Mereka membawa cara berkomunikasi yang mereka kenal.</p>
<p>Mereka membawa rasa percaya diri, kekhawatiran, semangat, bahkan mungkin beban yang tidak pernah mereka ceritakan kepada gurunya.</p>
<p>Di sinilah saya melihat bahwa pendidikan tidak seharusnya dibebankan hanya kepada sekolah.</p>
<p>Sekolah memang tempat anak mendapatkan pengetahuan secara terarah. Guru memiliki peran penting dalam mengajar, membimbing, dan membentuk karakter.</p>
<p>Namun, waktu seorang anak bersama guru sangat terbatas jika dibandingkan dengan waktu yang mereka habiskan di luar sekolah. Karena itu, apa yang terjadi di rumah ikut menentukan bagaimana anak menjalani proses belajarnya.</p>
<p>Sekolah dapat menanamkan kebiasaan membaca. Rumah membantu menjaga kebiasaan itu.</p>
<p>Sekolah dapat mengajarkan kedisiplinan. Rumah membantu membentuknya menjadi kebiasaan.</p>
<p>Sekolah dapat memberikan motivasi. Rumah dapat menjadi tempat anak menemukan alasan untuk terus berusaha.</p>
<p>Bahkan perhatian sederhana dapat berarti besar bagi seorang anak. Pertanyaan seperti “Sudah mengerjakan tugas?”, “Ada pelajaran apa besok?”, atau “Bagaimana sekolah hari ini?” mungkin terdengar biasa bagi orang dewasa. Tetapi bagi anak, pertanyaan-pertanyaan itu bisa menjadi tanda bahwa proses belajarnya diperhatikan.</p>
<p>Tentu saja, tidak semua orang tua memiliki kesempatan untuk mendampingi anak dengan cara yang sama. Karena itu, tulisan ini bukan tentang menyalahkan orang tua dan bukan pula tentang membebankan seluruh tanggung jawab pendidikan kepada keluarga. Ini tentang kesadaran bahwa anak membutuhkan lingkungan yang saling mendukung.</p>
<p>Guru tidak mungkin menggantikan peran orang tua. Begitu pula, orang tua tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran guru. Keduanya memiliki ruang masing-masing, tetapi tujuan akhirnya sama. Membantu anak tumbuh menjadi manusia yang mampu belajar, berkembang, dan berdiri di atas kakinya sendiri.</p>
<p>Mungkin selama ini kita terlalu sering bertanya, “Mengapa anak itu tidak belajar?” Barangkali pertanyaan lain juga perlu diajukan.</p>
<p>“Apakah ia memiliki kesempatan untuk belajar ketika sudah sampai di rumah?”</p>
<p>Karena pada akhirnya, anak &#8211; anak tidak tumbuh hanya dari apa yang diajarkan kepada mereka. Mereka juga tumbuh dari apa yang mereka lihat, rasakan, dan alami setiap hari. Maka, jika sekolah adalah tempat kita menanam, rumah seharusnya menjadi tempat tanaman itu dirawat. Sebab tidak semua anak pulang ke rumah yang sama. Tetapi setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-semua-anak-pulang-ke-rumah-yang-sama/">Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</title>
		<link>https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 03:56:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adhikarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136832</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – PT Adhi Karya (Persero) Tbk optimistis prospek bisnis konstruksi nasional sepanjang 2026 masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan yang terus berlanjut dinilai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/">Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – PT Adhi Karya (Persero) Tbk optimistis prospek bisnis konstruksi nasional sepanjang 2026 masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan yang terus berlanjut dinilai membuka peluang pertumbuhan bagi industri konstruksi, terutama untuk mendukung program prioritas pemerintah.</p>
<p>Direktur Utama Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, mengatakan kebutuhan pembangunan nasional tetap terbuka di tengah berbagai dinamika bisnis yang terjadi saat ini. Menurutnya, pembangunan masih dibutuhkan untuk mendukung konektivitas, pengembangan kawasan, hilirisasi dan industrialisasi, transportasi, sumber daya air, hingga fasilitas publik.</p>
<p>&#8220;Kami melihat prospek bisnis konstruksi nasional masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan di Indonesia tetap terbuka dan sejalan dengan program pemerintah melalui Asta Cita,&#8221; kata Moeharmein saat wawancara bersama CNBC Indonesia pada Selasa, (6/10/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, program pemerintah yang berfokus pada swasembada pangan, energi dan air, hilirisasi, industrialisasi, serta penguatan sumber daya manusia mendorong kebutuhan pembangunan berbagai infrastruktur strategis.</p>
<p>Kebutuhan tersebut antara lain pembangunan pabrik pupuk, smelter, Sekolah Rakyat, bendungan, jaringan irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung sektor perikanan dan pertanian seperti tambak garam, tambak ikan, dan tambak udang.</p>
<p>Sebagai BUMN konstruksi, Adhi Karya memastikan kesiapan perusahaan mendukung pembangunan nasional melalui kompetensi engineering dan konstruksi yang dimiliki. Perusahaan saat ini terlibat dalam berbagai proyek strategis seperti pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama dan kedua, Jalan Tol Solo–Yogyakarta, Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, kampung nelayan, bendungan, serta proyek-proyek hilirisasi dan industrialisasi berbasis Engineering, Procurement and Construction (EPC).</p>
<p>Moeharmein mengatakan, sejalan dengan arahan Danantara, BUMN konstruksi diarahkan untuk kembali fokus pada bisnis inti atau back to core business. Langkah tersebut bertujuan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas.</p>
<p>&#8220;Pengembangan bisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas dan kesehatan bisnis itu sendiri. Bagi Adhi Karya, yang penting adalah bagaimana peluang tersebut dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat core business dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari sisi kinerja, hingga akhir Agustus 2026 Adhi Karya membukukan kontrak baru sekitar Rp8,9 triliun. Sebanyak 92 persen dari nilai tersebut berasal dari lini Engineering and Construction yang menjadi tulang punggung bisnis perusahaan.</p>
<p>Saat ini Adhi Karya mengelola sekitar 117 proyek aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Proyek tersebut mencakup sektor infrastruktur, gedung, perkeretaapian, energi, industri, hingga proyek tanggap darurat di Aceh dan Sumatera Utara.</p>
<p>Menurut Moeharmein, fokus perusahaan saat ini adalah memastikan setiap proyek yang diambil sesuai dengan kompetensi perusahaan, memiliki risiko yang terukur, struktur kontrak yang sehat, serta dapat diselesaikan secara optimal.</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya fokus mendapatkan kontrak, tetapi juga memastikan proyek dapat dijalankan secara sehat, berkualitas, dan berkelanjutan sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pembangunan nasional,&#8221; katanya. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/">Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-terus-perkuat-keselamatan-perlintasan-sebidang-kereta-api/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 02:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136829</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penguatan infrastruktur, kompetensi petugas, edukasi, dan pencegahan perlintasan liar dilakukan secara berkelanjutan &#160; Padang, Prokabar &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-terus-perkuat-keselamatan-perlintasan-sebidang-kereta-api/">KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Penguatan infrastruktur, kompetensi petugas, edukasi, dan pencegahan perlintasan liar dilakukan secara berkelanjutan</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang melalui peningkatan infrastruktur, kompetensi Petugas Jaga Lintasan (PJL), edukasi masyarakat, serta penanganan perlintasan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan andal.</p>
<p>Bersama KAI Properti, KAI Divre II Sumbar melakukan penguatan fasilitas keselamatan berupa gardu jaga, alat komunikasi, alarm, rambu-rambu keselamatan, dan perlengkapan pendukung lainnya. Saat ini, pembangunan gardu Jaga Perlintasan (JPL) pada 12 titik prioritas telah mencapai progres 20 persen dan terus dilaksanakan secara bertahap.</p>
<p>Dari sisi sumber daya manusia, hingga 6 Oktober 2026 seluruh PJL di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar telah tersertifikasi. Sepanjang Januari hingga September 2026, pembekalan juga telah diberikan kepada 109 PJL eksisting dan 37 PJL baru dengan materi budaya keselamatan, penyegaran standar operasional, peningkatan kewaspadaan, serta pemahaman hak dan kewajiban pekerja.</p>
<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan sinergi antara kesiapan infrastruktur, kompetensi petugas, dan kedisiplinan pengguna jalan.</p>
<p>“Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada kesiapan petugas dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Karena itu, KAI terus melakukan perbaikan dari sisi infrastruktur dan kompetensi petugas, sekaligus memperkuat edukasi agar masyarakat memahami risiko dan aturan keselamatan,” ujar Reza.</p>
<p>Dalam proses penyiapan PJL, calon petugas terlebih dahulu melalui seleksi administrasi, psikologi, wawancara, dan kesehatan. Setelah dinyatakan lolos, calon PJL menjalani On Job Training (OJT) di JPL eksisting, pengenalan lapangan selama 30 hari, pemberkasan dan pengajuan sertifikasi, penerbitan Surat Keterangan Kecakapan (SKK), sertifikasi melalui balai uji Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), hingga penerbitan Smart Card sebelum ditempatkan sesuai kebutuhan.</p>
<p>KAI juga terus memperkuat edukasi mengenai disiplin dan regulasi keselamatan. Upaya tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, termasuk kewajiban pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta api, mematuhi sinyal dan rambu keselamatan, serta tidak menerobos palang pintu ketika kereta api akan melintas.</p>
<p>“Pemahaman terhadap regulasi perlu terus dibangun. Masyarakat tidak hanya perlu mengetahui bahwa menerobos perlintasan berbahaya, tetapi juga memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan terdapat ketentuan yang wajib dipatuhi,” jelas Reza.</p>
<p>Sebagai bagian dari langkah preventif, hingga 6 Oktober 2026 KAI Divre II Sumbar telah menutup 30 titik perlintasan liar, melaksanakan sosialisasi keselamatan di 67 titik perlintasan sebidang, serta memasang 24 banner keselamatan di titik-titik yang memiliki potensi risiko kecelakaan.</p>
<p>Pada Selasa (6/10), kegiatan sosialisasi disiplin dan keselamatan kembali dilaksanakan di empat titik, yaitu perlintasan Km 3+600 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Padang, Km 8+600 dan Km 8+7/8 petak jalan Stasiun Padang–Tabing, serta Km 1+4/5 petak jalan Stasiun Padang–Pulau Air. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan keselamatan dan membangun kesadaran akan risiko perjalanan kereta api.</p>
<p>Selain di perlintasan, edukasi keselamatan juga dilakukan di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Hingga 6 Oktober 2026, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan sosialisasi keselamatan di 48 sekolah dan lokasi lainnya serta menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di 30 lokasi.</p>
<p>“Perbaikan keselamatan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kami tidak ingin keselamatan hanya menjadi perhatian ketika terjadi kecelakaan. Potensi risiko harus dicegah sejak awal melalui fasilitas yang memadai, petugas yang kompeten, serta masyarakat yang memahami dan mematuhi aturan,” tutur Reza.</p>
<p>KAI Divre II Sumbar mengajak seluruh pengguna jalan untuk tidak menerobos palang pintu, tidak berhenti di atas perlintasan, mematuhi rambu dan sinyal keselamatan, serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api.</p>
<p>Melalui penguatan infrastruktur, sertifikasi dan peningkatan kompetensi petugas, penutupan perlintasan liar, edukasi regulasi, serta sosialisasi keselamatan secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar terus membangun ekosistem perkeretaapian yang semakin aman, tertib, dan andal. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-terus-perkuat-keselamatan-perlintasan-sebidang-kereta-api/">KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/pukul-23-00-wib-uang-tak-laku-lagi-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 8]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136821</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Chandra Firman Hr, Ss. Alumni Fakultas Bahasa dan Seni, UNP. Umur hanyalah angka, masalah selera masih muda. Ha ha ha. 35 tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pukul-23-00-wib-uang-tak-laku-lagi-di-pasaman/">Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Oleh : Chandra Firman Hr, Ss. </strong></em><em><strong>Alumni Fakultas Bahasa dan Seni, UNP.</strong></em></p>
<p>Umur hanyalah angka, masalah selera masih muda. Ha ha ha. 35 tahun sudah umur saya. Belum tua, tapi sedikit terlewat muda. Dari 35 tahun itu, 10 tahunnya saya habiskan di Pasaman ini. Kota Pianggang saya menamainya, sebab bila bulan purnama sebulat cintaku padaNya, para pianggang bakal keluar entah dari mana. Pastinya banyak di malam purnama yang temaram.</p>
<p>Sudah 10 kali pula HUT Pasaman ini saya lewati. Kini, pun sedang gagap gempita melalui serangkaian HUT Pasaman yang ke-81. Pasaman Bangkit, itu slogan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman serta jajarannya dalam memeriahkan HUT kali ini.</p>
<p>Bicara bangkit, berarti suatu kemajuan. Harus terarah, tidak boleh lengah. Terutama ke generasi penerus Pasaman. Agen of change bahasa inggerihnya. Sesekali ajaklah mereka maota di lapau. Apa maunya mereka, coba dengarkan. Jangan maota secara seremonial, karena bakal kaku hasilnya. Yang ada hanya akan pemaparan program-program, tanya jawab singkat dan nantinya bakal terlupakan oleh waktu. Acara habis, anak-anak dan guru pendamping, pulang.</p>
<p>Taukah pak pejabat, sebagian generasi penerus bangsa di Pasaman tak punya wadah untuk ‘tumbuh’ dan berkembang. Mereka meraba-raba mencari jati diri hingga menyalurkan hobi. Ini fakta dan realita, bukan hisapan jempol semata.</p>
<p>Para remaja di Pasaman, coba jawab jujur. Sehabis pulang sekolah kalian kemana? Pasti sibuk membalas WA, janjian nongki-nongki atau parahnya sebatas rebahan di kasur. Dari mana saya tau? Sebab anak saya pun sudah remaja. Saya suruh pergi main ke luar, ia tak tau mau kemana.</p>
<p>Bicara fakta, wadah untuk anak-anak muda di Pasaman ini serba menanggung. Terutama untuk mereka yang sudah menginjak usia remaja atau SLTA sederajat. Mau mereka menyalurkan hobi ke olahraga, sarana dan prasarana milik Pemkab Pasaman mana? Tidak ada pusat pelatihan, tidak ada klub olahraga atas nama pemerintah daerah atau binaan pemerintah daerah. Adapun kalau sudah mendekati pekan ke pekan olagraga, macam Porprov Sumbar kini. Comot dari klub mandiri sana-sini.</p>
<p>Abang itu, tiba-tiba jadi pelatih, karek an tiba-tiba jadi asisten pelatih. Anak si anu tiba-tiba jadi atlet. Kemampuan menanggung pun tak masalah masuk atlet, yang penting atas nama Pasaman dulu, menang kalah nanti. Kalau begini adanya, kapan Bangkitnya Pasaman, pak bupati?</p>
<p>Itu di dunia olahraga, beranjak kita sedikit pak bupati dan jajaran. Geser saja arah mata bapak-bapak sedikit ke remaja yang hobi mereka kesenian. Berandai misalnya, atau teater. Adakah pusat pelatihan kesenian atas nama pemerintah Pasaman? Kalaupun ada, baru-baru pula, itupun pemerintah nagari yang membersamainya. Antara ada dan tiada di tengah kepastian anggaran dan pola kegiatan.</p>
<p>Kemana arah mata bapak-bapak lagi? Ke remaja yang hobi balap? Sibuk telinga dan mata mereka mendengar serine pak Polantas setiap tengah malam Minggu. Takut digrebek dan dikandangkan motornya. Titik rawan balap liar ini tak usah kita bahas, semua sudah ada petanya sama pak Polantas. Adakah wadahnya, pak?<br />
Wadah untuk para remaja ini teramat perlu, Pak. Istilah lapangan, bila sudah pukul 23.00 WIB, uang tidak laku lagi di Pasaman. Mall tidak ada, pusat hiburan tidak ada, pusat rekreasi tidak ada. Tempat wisata tidak ada. Wisata mendadak dan pas-pasan, ada.</p>
<p>Saking serba tidak adanya wadah untuk remaja ini pak, bangunan proyek bendungan yang di By Pass saja bisa jadi pusat wisata dibuat mereka. Mandi-mandi, terjun dan berenang bebas di sana. Sampai-sampai bapak dan jajaran juga ke sana kan, ingin melihat keceriaan mereka memanfaatkan peninggalan proyek pembangunan. Iya kan. Hahahaha, saya pun juga ke sana pak.</p>
<p>Dalam hati bapak pasti begini “teh lai bamanfaaik juo proyek ko untuak anak-anak kito yo,”. Adakah sedikit saja putar arah pandangnya pak, bagaimana jikalau fasilitas kolam renang yang di belakang PDAM diperbaiki, itu kan aset pemerintah. Kalau anak-anak yang hobi berenang ini diarahkan, maka mereka bakal menjadi atlet renang yang hebat. Sebab lahir dari sebuah kemurnian dan kecintaan akan berenang.</p>
<p>Bagaimana dengan wadah untuk remaja yang memiliki hobi lainya? Pikir satu-satu dulu pak, jangan sekaligus. Kalau sekaligus, dari mana anggaran pemerintahnya pak? Kan setiap pejabat pidato masalahnya selalu anggaran, anggaran dan anggaran. Sampai ke pemerintahan nagari pun, anggaran jadi biang kerok kalau sudah kepepet saat ditanya realisasi program.</p>
<p>Satu-satu dulu pak, tahun kini wadah untuk yang hobi berenang, tahun besok wadah untuk yang hobi kesenian dan tahun-tahun selanjutnya untuk wadah yang hobi olahraga. Mulai dari tenis, badminton, olahraga kontak fisik, senam dan lainnya.<br />
Memang tidak semudah menulis esai ini untuk bangkit, pak. Tapi percayalah, kemajuan itu lahir dari kaki yang berani mengambil langkah kecil.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pukul-23-00-wib-uang-tak-laku-lagi-di-pasaman/">Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo</title>
		<link>https://prokabar.com/indonesia-cetak-sejarah-juara-perdana-fifa-asean-cup-2026-di-hadapan-presiden-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 07:08:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Tim Nasional Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indonesia-cetak-sejarah-juara-perdana-fifa-asean-cup-2026-di-hadapan-presiden-prabowo/">Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Tim Nasional Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda dari tribun kehormatan stadion.</p>
<p>Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Indonesia memecah kebuntuan melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Iklas Sanron pada menit ke-87.</p>
<p>Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu. Thailand berbalik unggul melalui gol Peerapol Chamrasamee pada menit ke-111. Indonesia kembali menunjukkan semangat juang dengan menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Elkan Baggott pada menit ke-116.</p>
<p>Skor imbang bertahan hingga 120 menit pertandingan berakhir. Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti. Indonesia tampil lebih tenang dan sukses memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 untuk memastikan gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.</p>
<p>Keberhasilan tersebut menjadi catatan sejarah bagi sepak bola nasional. Indonesia menjadi negara pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup sejak turnamen tersebut digelar di bawah naungan FIFA.</p>
<p>Dalam keterangannya seusai pertandingan, Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga atas perjuangan yang ditunjukkan para pemain sepanjang laga.</p>
<p>&#8220;Saya sangat gembira dan bangga melihat perjuangan Tim Nasional Indonesia. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah hingga akhir pertandingan. Ini menjadi catatan sejarah bagi Indonesia di kompetisi internasional yang diselenggarakan FIFA,&#8221; ujar Presiden Prabowo.</p>
<p>Kemenangan ini disambut meriah oleh puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gelar juara tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan menambah kepercayaan diri skuad Garuda dalam menghadapi kompetisi internasional berikutnya. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indonesia-cetak-sejarah-juara-perdana-fifa-asean-cup-2026-di-hadapan-presiden-prabowo/">Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan</title>
		<link>https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-kembali-imbau-penumpang-jaga-ketertiban-dan-kenyamanan-selama-perjalanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-kembali-imbau-penumpang-jaga-ketertiban-dan-kenyamanan-selama-perjalanan/">KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama selama berada di dalam perjalanan kereta api. Setiap penumpang diharapkan saling menghargai serta mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.</p>
<p>Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya video yang beredar di media sosial terkait kejadian kegaduhan antarpenumpang di atas KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam pada Rabu (30/9) yang lalu.</p>
<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika terdapat rombongan penumpang yang naik dari Stasiun Lubuk Buaya menuju Kayutanam. Aktivitas percakapan dengan suara yang dinilai mengganggu kenyamanan penumpang lainnya kemudian mendapat teguran dari petugas pelayanan kereta api (Walka).</p>
<p>“Petugas telah memberikan teguran pertama agar penumpang menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan. Namun, setelah beberapa waktu, kondisi serupa kembali terjadi sehingga petugas memberikan teguran kedua secara tegas,” ujar Reza.</p>
<p>Dalam situasi tersebut, salah seorang penumpang yang merasa terganggu kemudian turut menegur rombongan penumpang tersebut. Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan antarpengguna jasa. Petugas yang berada di dalam kereta api segera mengambil tindakan dengan melerai pihak-pihak yang terlibat dan mengupayakan penyelesaian secara persuasif agar situasi tidak berkembang lebih lanjut.</p>
<p>“Petugas segera melakukan penanganan untuk mencegah situasi semakin meluas. Setelah diberikan pemahaman dan arahan, petugas juga menawarkan kepada penumpang yang terlibat untuk berpindah ke rangkaian kereta lainnya. Penumpang bersedia, sehingga situasi di dalam kereta api kembali aman dan terkendali,” jelas Reza.</p>
<p>Selain melakukan penanganan langsung, petugas juga menyampaikan imbauan melalui announcement kepada seluruh penumpang agar menjaga ketenangan, tidak mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya, serta menghormati hak setiap penumpang untuk memperoleh perjalanan yang aman dan nyaman.</p>
<p>KAI mengingatkan bahwa kereta api merupakan ruang publik yang digunakan bersama. Oleh karena itu, setiap pelanggan memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana perjalanan tetap tertib, antara lain dengan berbicara dengan volume suara yang wajar, tidak membuat kegaduhan, tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu penumpang lain, serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan.</p>
<p>“Kenyamanan di dalam kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghargai, menjaga tutur kata dan perilaku, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik,” tegas Reza.</p>
<p>KAI juga mengimbau agar penumpang yang merasa terganggu tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi memperbesar persoalan. Setiap keluhan atau gangguan selama perjalanan dapat segera disampaikan kepada petugas kereta api agar dapat ditangani secara tepat dan terukur.</p>
<p>“Kami mengapresiasi pelanggan yang turut menjaga ketertiban. Namun, apabila terdapat kondisi yang mengganggu kenyamanan, silakan segera laporkan kepada petugas. Petugas akan membantu menangani dan mencarikan solusi terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Reza.</p>
<p>KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib. KAI mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menciptakan budaya perjalanan yang saling menghormati, karena keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kai-divre-ii-sumbar-kembali-imbau-penumpang-jaga-ketertiban-dan-kenyamanan-selama-perjalanan/">KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026</title>
		<link>https://prokabar.com/pelanggan-wna-kai-divre-ii-sumbar-tumbuh-positif-capai-5-427-pelanggan-hingga-agustus-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:53:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136811</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Minat warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api lokal di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelanggan-wna-kai-divre-ii-sumbar-tumbuh-positif-capai-5-427-pelanggan-hingga-agustus-2026/">Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Minat warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api lokal di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menunjukkan perkembangan positif. Hingga Agustus 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 5.427 pelanggan WNA, meningkat 6,70 persen dibandingkan periode Januari–Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 5.086 pelanggan.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa layanan kereta api lokal turut menjadi bagian dari pilihan mobilitas bagi WNA selama berada di Sumatera Barat. Selain memberikan akses transportasi antarkawasan, keberadaan layanan kereta api lokal juga mendukung konektivitas menuju sejumlah wilayah yang memiliki potensi pariwisata, ekonomi, dan aktivitas masyarakat.</p>
<p>Secara historis, jumlah pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar juga mengalami perkembangan yang signifikan. Berdasarkan data rekapitulasi, pada 2022 tercatat 1.007 pelanggan WNA, kemudian meningkat menjadi 4.225 pelanggan pada 2023, atau tumbuh 319,57 persen. Pertumbuhan kembali terjadi pada 2024 dengan jumlah 10.169 pelanggan, meningkat 140,69 persen dibandingkan 2023. Pada 2025, jumlah pelanggan WNA tercatat 6.997 pelanggan.</p>
<p>Sementara itu, hingga Agustus 2026 jumlah pelanggan WNA telah mencapai 5.427 pelanggan, atau sekitar 77,56 persen dari total pelanggan WNA sepanjang 2025. Capaian tersebut dicatat hanya dalam delapan bulan pertama 2026 dan masih menyisakan empat bulan periode pencatatan hingga akhir tahun.</p>
<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat Reza Shahab mengatakan, pertumbuhan pelanggan WNA menjadi salah satu indikator positif bahwa layanan kereta api lokal memiliki peran dalam mendukung mobilitas masyarakat internasional di Sumatera Barat.</p>
<p>“Pertumbuhan pelanggan WNA sebesar 6,70 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi gambaran positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api lokal. Ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya digunakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi salah satu pilihan transportasi bagi wisatawan mancanegara selama berada di Sumatera Barat,” ujar Reza.</p>
<p>Menurut Reza, peningkatan tersebut juga menjadi dorongan bagi KAI Divre II Sumbar untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. KAI berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, mudah, dan inklusif bagi seluruh pelanggan tanpa membedakan latar belakang maupun kewarganegaraan.</p>
<p>“Bagi kami, setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang perlu dilayani dengan baik. Karena itu, peningkatan jumlah pelanggan WNA juga menjadi bagian dari evaluasi kami untuk terus memperkuat kualitas pelayanan, informasi perjalanan, kemudahan akses, serta pengalaman pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan,” tambah Reza.</p>
<p>Dari sisi persebaran pelanggan, pertumbuhan WNA hingga Agustus 2026 tidak hanya terjadi pada satu stasiun, tetapi tersebar di sejumlah stasiun dalam wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.</p>
<p>Stasiun Padang mencatat peningkatan dari 1.071 pelanggan pada Januari–Agustus 2025 menjadi 1.338 pelanggan pada periode yang sama 2026, atau tumbuh 24,93 persen. Stasiun Pariaman meningkat dari 560 menjadi 679 pelanggan, atau tumbuh 21,25 persen. Sementara itu, Stasiun Air Tawar meningkat dari 421 menjadi 443 pelanggan, atau tumbuh 5,23 persen.</p>
<p>Pertumbuhan persentase yang lebih tinggi juga tercatat di beberapa stasiun dengan basis pelanggan yang lebih kecil. Stasiun Kuraitaji meningkat dari 79 menjadi 154 pelanggan atau tumbuh 94,94 persen, Stasiun Kayutanam dari 44 menjadi 78 pelanggan atau tumbuh 77,27 persen, serta Stasiun Sicincin dari 25 menjadi 78 pelanggan atau meningkat 212 persen.</p>
<p>“Pertumbuhan di berbagai stasiun menjadi hal yang menarik untuk terus kami cermati. Tidak hanya melihat besarnya angka secara persentase, kami juga melihat persebaran pelanggan WNA di berbagai titik layanan. Hal ini memberikan gambaran bahwa kebutuhan mobilitas WNA menggunakan kereta api terdapat di lebih banyak wilayah,” jelas Reza.</p>
<p>Berdasarkan akumulasi periode 2022 hingga Agustus 2026, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan WNA tertinggi, yakni 10.229 pelanggan, disusul Stasiun Padang sebanyak 5.681 pelanggan, Stasiun Pariaman 2.889 pelanggan, dan Stasiun Air Tawar 1.861 pelanggan.</p>
<p>Khusus periode Januari–Agustus 2026, BIM mencatat 1.345 pelanggan WNA, sementara Stasiun Padang mencapai 1.338 pelanggan. Jika digabungkan, kedua stasiun tersebut menyumbang sekitar 49,45 persen dari total pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar hingga Agustus 2026.</p>
<p>Sementara itu, lima stasiun dengan jumlah pelanggan WNA tertinggi pada periode Januari–Agustus 2026, yaitu BIM, Padang, Pariaman, Air Tawar, dan Pasar Alai, secara keseluruhan mencatat 4.050 pelanggan, atau sekitar 74,63 persen dari total pelanggan WNA.</p>
<p>Reza menambahkan, posisi stasiun yang terhubung dengan kawasan perkotaan, pusat aktivitas masyarakat, maupun akses menuju destinasi wisata menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung mobilitas WNA di Sumatera Barat.</p>
<p>“KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya menghadirkan layanan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, kemudahan, dan kualitas pelayanan. Kami berharap kereta api dapat semakin berkontribusi dalam mendukung konektivitas pariwisata dan perekonomian Sumatera Barat, termasuk memberikan kemudahan mobilitas bagi wisatawan mancanegara,” tutup Reza. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelanggan-wna-kai-divre-ii-sumbar-tumbuh-positif-capai-5-427-pelanggan-hingga-agustus-2026/">Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/stasiun-duku-penghubung-perjalanan-masyarakat-layani-seluruh-ka-penumpang-divre-ii-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#PTKAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136808</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Di tengah hamparan persawahan dan perbukitan yang menjadi lanskap khas Sumatera Barat, Stasiun Duku hadir sebagai salah satu simpul transportasi penting...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stasiun-duku-penghubung-perjalanan-masyarakat-layani-seluruh-ka-penumpang-divre-ii-sumbar/">Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Di tengah hamparan persawahan dan perbukitan yang menjadi lanskap khas Sumatera Barat, Stasiun Duku hadir sebagai salah satu simpul transportasi penting yang terus bergerak mengikuti kebutuhan mobilitas masyarakat. Suara peluit kereta api di stasiun ini bukan sekadar penanda keberangkatan dan kedatangan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, berdagang hingga melakukan perjalanan wisata.</p>
<p>Stasiun Duku terletak di Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Lokasinya memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari jaringan perjalanan kereta api yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sumatera Barat, antara lain Padang, Lubuk Alung, Pariaman, serta kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM).</p>
<p>Stasiun Duku juga menjadi bagian dari sejarah panjang perkeretaapian di Sumatera Barat. Keberadaannya telah melewati berbagai fase perkembangan perkeretaapian sejak masa Staatsspoorwegen ter Sumatra’s Westkust. Seiring perkembangan layanan dan kebutuhan masyarakat, wajah Stasiun Duku turut mengalami transformasi. Bangunan stasiun kini hadir dengan sentuhan arsitektur khas Minangkabau melalui bentuk atap gonjong yang memadukan unsur modernitas dengan identitas budaya lokal.</p>
<p>Transformasi Stasiun Duku tidak hanya terlihat dari sisi fisik, tetapi juga dari semakin berkembangnya fungsi stasiun sebagai bagian dari konektivitas transportasi masyarakat. Sejak 2018, pengoperasian jalur kereta api menuju Bandara Internasional Minangkabau semakin memperkuat peran kawasan Duku dalam mendukung konektivitas menuju bandara. Selanjutnya, pada 22 Maret 2019, KA Lembah Anai juga mulai melayani perjalanan dengan berhenti di Stasiun Duku, melengkapi layanan KA Pariaman Ekspres yang sebelumnya telah melayani masyarakat.</p>
<p>Salah satu keunggulan Stasiun Duku adalah perannya dalam melayani naik dan turun penumpang pada seluruh layanan kereta api penumpang yang beroperasi di wilayah KAI Divre II Sumatera Barat. Hal tersebut menjadikan Stasiun Duku memiliki posisi strategis dalam mendukung pergerakan masyarakat, baik untuk perjalanan antarkawasan maupun sebagai bagian dari perjalanan yang terhubung dengan moda transportasi lainnya.</p>
<p>Perkembangan layanan kereta api di Sumatera Barat turut tercermin dari aktivitas penumpang di Stasiun Duku. Sepanjang periode 2021 hingga Semester I 2026, Stasiun Duku telah melayani sebanyak 751.429 pelanggan. Angka tersebut menggambarkan peran Stasiun Duku sebagai salah satu simpul mobilitas masyarakat sekaligus mencerminkan keberlanjutan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi.</p>
<p>Untuk mendukung kenyamanan pelanggan, Stasiun Duku juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain ruang tunggu yang luas dan nyaman, ruang laktasi bagi ibu menyusui, area bermain anak, musala, area parkir kendaraan yang luas, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan pelayanan yang semakin inklusif dengan memperhatikan kebutuhan berbagai kelompok pelanggan.</p>
<p>Selain memiliki akses terhadap berbagai layanan kereta api, Stasiun Duku juga memiliki keunggulan dari sisi konektivitas antarmoda. Lokasinya yang berada di kawasan strategis pada jalur Padang–Bukittinggi memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melanjutkan perjalanan menuju berbagai tujuan setelah tiba di stasiun. Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah pilihan moda transportasi lanjutan, mulai dari angkutan umum antarkota, angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), hingga layanan transportasi berbasis aplikasi atau angkutan online.</p>
<p>Ketersediaan berbagai pilihan moda transportasi tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan perjalanan lanjutan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi Stasiun Duku sebagai bagian dari ekosistem transportasi yang saling terhubung, di mana perjalanan menggunakan kereta api dapat dilanjutkan dengan moda transportasi lain secara lebih mudah.</p>
<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa keberadaan Stasiun Duku memiliki arti penting dalam mendukung konektivitas masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem transportasi di Sumatera Barat.</p>
<p>“Stasiun Duku bukan hanya tempat naik dan turun penumpang, tetapi merupakan bagian dari ekosistem mobilitas masyarakat. Dengan melayani seluruh layanan kereta api penumpang di wilayah Divre II Sumatera Barat, didukung fasilitas yang memadai serta akses terhadap berbagai moda transportasi lanjutan, Stasiun Duku memiliki peran strategis dalam menghubungkan masyarakat dari dan menuju berbagai wilayah,” ujar Reza.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan stasiun juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan. Pelajar, mahasiswa, pekerja, wisatawan hingga masyarakat yang melakukan aktivitas perdagangan dapat memanfaatkan layanan kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi dalam menunjang mobilitas mereka.</p>
<p>Pergerakan penumpang yang berlangsung setiap hari turut menciptakan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan stasiun. Kehadiran transportasi publik yang terhubung dengan berbagai wilayah membuka akses bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas usaha dan layanan transportasi lanjutan.</p>
<p>Stasiun Duku juga memiliki karakter tersendiri karena mampu memadukan fungsi transportasi modern dengan identitas budaya Minangkabau. Bentuk atap gonjong pada bangunan stasiun bukan sekadar elemen arsitektur, tetapi menjadi representasi bahwa modernisasi transportasi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan karakter daerah.</p>
<p>Seiring dengan aktivitas masyarakat yang terus berkembang, KAI juga mengajak seluruh pengguna jasa untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan fasilitas publik di lingkungan stasiun. Kedisiplinan dalam mengikuti arahan petugas, tertib antre, menjaga kebersihan serta menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya merupakan bagian penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.</p>
<p>“Keselamatan adalah budaya, bukan sekadar aturan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama, termasuk ketika berada di lingkungan stasiun maupun di sekitar jalur kereta api,” tambah Reza.</p>
<p>Stasiun Duku pada akhirnya bukan sekadar tempat keberangkatan dan kedatangan kereta api. Di setiap peron dan perjalanan yang berlangsung, terdapat berbagai cerita masyarakat yang terus bergerak. Dari pelajar yang berangkat menuntut ilmu, pekerja yang menjalankan aktivitas, wisatawan yang mengenal Sumatera Barat, hingga masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga.</p>
<p>Dengan fungsi layanan yang mencakup seluruh kereta api penumpang di wilayah Divre II Sumatera Barat, fasilitas yang mendukung kenyamanan pelanggan, serta konektivitas dengan berbagai moda transportasi lanjutan, Stasiun Duku terus mengambil bagian dalam membangun mobilitas masyarakat yang semakin terhubung.</p>
<p>KAI mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga Stasiun Duku sebagai bagian dari fasilitas transportasi publik dan wajah pelayanan perkeretaapian di Sumatera Barat. Karena setiap perjalanan yang dimulai dari Duku bukan hanya tentang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga tentang membuka akses, menghubungkan masyarakat, dan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta bermakna. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stasiun-duku-penghubung-perjalanan-masyarakat-layani-seluruh-ka-penumpang-divre-ii-sumbar/">Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar</title>
		<link>https://prokabar.com/futsal-porprov-sumbar-2026-tanah-datar-dan-padang-pariaman-pastikan-tiket-8-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#futsal]]></category>
		<category><![CDATA[#porprov]]></category>
		<category><![CDATA[#tanah datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136805</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Situjuah &#8211; Persaingan cabang olahraga futsal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 mulai memanas. Memasuki hari kedua fase grup, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/futsal-porprov-sumbar-2026-tanah-datar-dan-padang-pariaman-pastikan-tiket-8-besar/">Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prokabar, Situjuah</strong> &#8211; Persaingan cabang olahraga futsal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 mulai memanas. Memasuki hari kedua fase grup, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi dua tim pertama dari grup tersebut yang memastikan tiket ke babak gugur delapan besar.</p>
<p>Kepastian itu diperoleh setelah kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan dalam dua pertandingan penyisihan Grup B yang berlangsung di Situjuah Futsal, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin-Selasa (5-6/10/2026).</p>
<p>Tanah Datar tampil meyakinkan sejak pertandingan perdana. Tim yang dilatih Restu Pratama tersebut mengawali kiprahnya dengan kemenangan telak 7-1 atas Kabupaten Agam, Senin (5/10).</p>
<p>Tujuh gol Tanah Datar masing-masing dicetak Galvin Junior pada menit ke-8 dan ke-37, Rafel Febrian menit ke-19 dan ke-24, Gilang Lukmanul Hakim menit ke-32, Ibrahim Al Khalifi menit ke-38, serta Aizat Raffa pada menit ke-40. Sementara itu, satu-satunya gol Agam dicetak Nadhif Fariq Fahrizi pada menit ke-26.</p>
<p>Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Tanah Datar menghadapi Kabupaten Pasaman pada pertandingan kedua, Selasa (6/10) pagi. Laga berlangsung lebih ketat, tetapi Tanah Datar yan dimanejeri Raflis Yuliandra tersebut akhirnya mampu mengamankan kemenangan 3-2.</p>
<p>Tanah Datar sempat tertinggal lebih dahulu setelah Rino Zamil Azzaki membawa Pasaman unggul pada menit ke-16. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit.</p>
<p>M. Al Iksan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-17. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Tanah Datar untuk meningkatkan tekanan.</p>
<p>Rafel Febrian membawa Tanah Datar berbalik unggul 2-1 pada menit ke-18. Satu menit kemudian, Nofendri Yoga memperlebar keunggulan menjadi 3-1.</p>
<p>Pasaman mencoba bangkit pada babak kedua. Tekanan yang terus diberikan membuahkan hasil setelah Salim Ahmad Hafizhi mencetak gol pada menit ke-32 sehingga skor berubah menjadi 3-2.</p>
<p>Pertandingan setelah itu berlangsung semakin sengit. Pasaman terus berupaya mencari gol penyama kedudukan, sementara Tanah Datar bermain lebih disiplin untuk mempertahankan keunggulannya.</p>
<p>Hingga pertandingan berakhir, Tanah Datar mampu menjaga skor 3-2 sekaligus memastikan kemenangan kedua secara beruntun. Hasil itu memastikan Luhak Nan Tuo lolos ke bababk perempafinal.</p>
<p>Selain Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman juga memastikan tiket ke babak delapan besar setelah mengemas dua kemenangan dalam dua pertandingan. Pada laga perdana, Padang Pariaman mengalahkan Kabupaten Pasaman dengan skor 4-2, Senin (5/10).</p>
<p>Sehari berselang, Padang Pariaman kembali menunjukkan performa impresif dengan menundukkan Kabupaten Agam tujuh gol tanpa balas. Hasil tersebut membuat Padang Pariaman dan Tanah Datar sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.</p>
<p>Berdasarkan klasemen sementara Grup B, Padang Pariaman berada di posisi teratas dengan selisih gol 11-2. Tanah Datar membuntuti di peringkat kedua dengan selisih gol 10-3.</p>
<p>Sementara itu, Pasaman berada di posisi ketiga dengan nol poin setelah menelan dua kekalahan. Agam juga mengoleksi nol poin dan berada di posisi keempat dengan selisih gol 1-14.</p>
<p>Pertandingan matchday ketiga Rabu (7/10), Tanah Datar dan Padang Pariaman akan berlaga untuk penentuan juara Grup.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/futsal-porprov-sumbar-2026-tanah-datar-dan-padang-pariaman-pastikan-tiket-8-besar/">Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 115/138 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 20:43:32 by W3 Total Cache
-->