Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Begini Aturan Main Kalau Ingin Kampanye Dimedsos

Dibaca : 368

Pasaman, Prokabar — Calon legislatif kembali mendapat kemudahan dalam mengkampanyekan diri. Apa sebab, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Daerah Kabupaten Pasaman telah menambah metode kampanye pemilu 2019. Yakni kampanye menggunakan media sosial.

Tidak hanya satu akun, sampai sepuluh akun pribadi diperbolehkan. Asal sesui PKPU nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu.

“Diperbolehkan untuk menggunakan media sosial sebagai metode kampanye. Karena kita menyadari bahwa zaman sudah berubah, pengguna media sosial juga semakin besar,” kata Ketua KPU Daerah Kabuten Pasaman Rodi Andermi, Kamis (20/9).

Rodi Andermi menjelaskan, untuk mengantisipasi kampanye bermuatan negatif, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan badan pengawas pemilu (Bawaslu) satu hari sebelum masa kampanye.

“Wajib daftarkan akun. Ini memudahkan KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan. Jika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dan KPU dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Rodi

Calon legislatif dalam berkampanye di media sosial juga berpotensi untuk dikenai sanksi Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Oleh karena itu, Rodi Andermi berpesan supaya peserta pemilu berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan media sosial, terutama jika membuat konten tentang kampanye. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top