Terlibat Pembunuhan, Seorang Oknum Polres Pasaman Dipecat Tak Terhormat

Penulis -

Minggu, 4 Agustus 2019 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Seorang personel Polres Pasaman dipecat , alias diiberhentikan dengan tidak hormat. Personel yang dipecat ini, berpangkat brigadir. Namanya Jondra Sandi. Ia dipecat karena terbukti telah melanggar kode etik Polri.

“Pemecatan ini langsung turun dari Polda Sumbar,” kata Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin, Minggu (4/8).

Diakui Hasanuddin, Jondra Sandi dipecat karena ulahnya sendiri. Ia terbukti melakukan pembunuhan. Korbannya seorang perawat yang dinas di Puskesmas Rao.

“Keputusan komisi kode etik profesi Polri yang memutuskan Brigadir Jondra Sandi tak layak untuk dipertahankan sebagai anggota Polri. Pemberhentian itu dilakukan setelah keluarnya surat keputusan Kapolda Sumbar Nomor : Kep / 209 / V / 2019,” jelas Hasanudin.

Jondra Sandi resmi dipecat terhitung 1 Agustus kemarin. Dimana, upacara pemberhentiannya dilakukan tepat 31 Juli lalu. “Hukuman ini, sebenarnya tidak kita inginkan bersama. Namun saya selaku Kapolres, sudah melakukan pembinaan baik lisan, tindakan disiplin, hingga hukuman disiplin. Semoga hal ini dapat menjadi contoh bagi personel yang lainya, hindari melakukan pelanggaran sekecil apapun,” tegasnya.

Di sisi lain, sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Padang memutuskan oknum polisi, Brigadir Jondra Sandi (38) dengan hukuman 15 tahun penjara. Putusan tersebut lebih berat dari hukuman yang diputuskan Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping yakni 14 tahun penjara tahun 2017 lalu.
Hukuman yang diberikan hakim tinggi ini karena dalam persidangan, terdakwa terbukti secara sah melakukan pembunuhan terhadap korban, Dewi Septa Maidona (38). Diketahui terdakwa melakukan tindakan penganiayaan yang berujung penghilangan nyawa terhadap korban di jembatan bendungan Panti-Rao Ampang Gadang Kabupaten Pasaman-Sumbar pada awal Februari 2015 lalu. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu
Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan
Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan
Tim Keamanan KAI Divre II Sumbar Gagalkan Upaya Pencurian Bantalan Besi di Eks Gudang PKLG
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penganiayaan Oleh Ayah Tiri yang Tewaskan Gadis Remaja
Tim Gabungan Polres Tangkap Ayah Sambung Pembunuh Anak Tiri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:04 WIB

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:27 WIB

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:30 WIB

Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB