Dua Sirene Peringatan Dini Tsunami di Agam tak Berfungsi

Penulis -

Rabu, 26 Juni 2019 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubukbasung, Prokabar – Dua dari sembilan unit sirene peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS) di sepanjang pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tidak berfungsi karena baterai rusak.

Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar didampingi Kasie Pencegahan Bencana BPBD Agam, Carli Agus Windra mengatakan EWS yang tidak berfungsi itu berada di SMAN 1 Tanjungmutiara dan Pustu Gasan Kaciak.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“EWS itu tidak berfungsi akibat baterai mengalami rusak. Ini berdasarkan uji coba EWS yang kita lakukan pada Rabu (26/6),” katanya.

Ia mengatakan sebelumnya baterai dua EWS itu dicuri orang pada Senin (11/3). Dengan kondisi itu, BPBD setempat mengganti dengan baterai yang lama.

Namun baterai itu hanya tahan beberapa bulan mengakibatkan EWS tidak berfungsi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Untuk mengatasi itu, BPBD setempat akan mengganti dengan baterai baru agar berfungsi kembali, sehingga keberadaan EWS itu sangat bermanfaat bagi warga.

“Baterai EWS itu akan kita beli pada Juli 2019 dan langsung di pasang,” katanya.

EWS itu, tambahnya sebagai alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan tsunami.

Selain itu memberikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga jumlah korban jiwa dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menambahkan, sepanjang garis Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara telah dipasang sembilan unit EWS.

Dari sembilan unit EWS itu, satu unit milik BMKG yang dipasang di halaman kantor Camat Tanjungmutiara dan delapan unit bantuan BNPB pusat.

“Enam EWS itu dalam kondisi baik dan kita setiap bulan melakukan pemeriksaan ke lapangan,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB