Ini Dampak Tsunami Terhadap Infrastruktur Pariwisata di Banten dan Lampung

Penulis -

Senin, 24 Desember 2018 - 05:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui pengaktifan Tourism Crisis Center (TCC) terus melakukan monitoring dan pendataan terkait dampak tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12) terhadap pariwisata di Banten dan Lampung.

Dari data yang dihimpun Tim TCC dari KEK Tanjung Lesung, Banten, hingga Minggu (23/12) ada tiga hal utama terkait pariwisata yang menjadi fokus pendataan yakni 3A yang terdiri dari atraksi, amenitas, dan aksesibilitas di Tanjung Lesung telah terkena dampak tsunami.

Ketua Tim Tourism Crisis Center (TCC) yang juga Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti mengatakan tsunami yang masuk ke daerah Tanjung Lesung mengakibatkan kerusakan sebagian konstruksi di KEK Tanjung Lesung. Selain atraksi wisata alam, yang mengalami dampak kerusakan adalah atraksi wisata buatan, khususnya terkait MICE.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Saat terjadi tsunami, ada agenda kunjungan Family Gathering dari PLN Jakarta, sejumlah 300 peserta menginap di KEK Tanjung Lesung. Peserta ada sebagian yg masih berada di pantai sehingga terkena gelombang tinggi. Saat ini tahap identifikasi korban terus dilaksanakan dengan pihak Basarnas untuk mengetahui jumlah korban karena air pasang dan tsunami,” kata Guntur Sakti.

Sementara untuk amenitas, Tanjung Lesung Beach Hotel mengalami kerusakan karena air laut masuk ke dalam hotel. Untuk telekomunikasi dan internet terpantau belum stabil jaringannya di dalam KEK Tanjung Lesung. Sedangkan PLN di area KEK masih belum dapat dioperasikan karena korsleting.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Sementara ini amenitas di Kampung Wisata Cikadu relatif aman digunakan sebagai Posko Evakuasi sementara, yang juga akan menjadi posko Tim TCC Kemenpar,” kata Guntur Sakti.

Pada aksesibilitas, walaupun akibat curah hujan tinggi dan gelombang laut yang masuk ke jalan namun Jalan Nasional dari Anyer Carita sampai ke Jalan Nasional Citeureup Tanjung Lesung relatif masih dapat digunakan melalui Kabupaten Pandeglang. Sedangkan kondisi jalan via Anyer kurang dapat direkomendasikan karena masih dalam tahap pembersihan jalan.

Sebelumnya Menteri Pariwisata Arief yahya mengatakan Kemenpar mengaktifkan Tourism Crisis Center (TCC) guna memantau akses, amenitas dan atraksi yang terkait langsung dengan wisatawan di Banten dan Lampung. Tim TCC akan terus memantau dan melaporkan kondisi terkini khususnya terkait pariwisata terdampak tsunami di Banten dan Lampung.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pada Minggu (23/12), tim dari Destinasi Regional II Kemenpar juga sudah berangkat ke Banten melalui jalur Pandeglang. Sedangkan Senin pagi (24/12) Tim TCC Kemenpar akan menuju Kampung Cikadu, yang menjadi lokasi posko TCC Kemenpar.

“Nantinya, hanya ada satu pintu untuk mengeluarkan pernyataan dampak bencana di sektor pariwisata. Dan ini adalah pelayanan utama yang dilakukan TCC Kemenpar di fase tanggap darurat. Selain tentunya ikut serta memberikan pelayanan kepada wisatawan yang terdampak,” kata Guntur Sakti. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB