Berlebaran, Wagub Sumbar Singgahi Rumah Tak Layak Huni di Desa Lansano Taratak

Penulis -

Minggu, 17 Juni 2018 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Hari ketiga Lebaran, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, akhirnya pulang kampung ke Air Haji. Namun sebelum sesampainya di kampung halaman, langkah Wagub Nasrul Abit dan Ketua BKOW Sumbar terhenti di Dusun Air Terjun, Desa Lansano Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Minghi (17/6), rombongan terhenti melihat kondisi rumah tak layak huni di dusun tersebut.

Wagub Nasrul Abit dan istri segera turun menyinggahi rumah tersebut seraya menyapa dan menyalami penghuni rumah dengan seraya menyapa akrab. 

Sontak Sudirman, Pemilik rumah beserta penghuni lain terkejut dengan kedatangan rombongan tersebut. Rona kebahagiaan tak bisa ditutupinya, karena rumah gubuknya didatangi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit

Dalam kesempatan tersebut ia menceritakan bahwa belum pernah dapat bantuan rehab rumah. Sudirman yang akrab disapa Oman ini mengatakan, sudah puluhan tahun rumah itu berdiri, dan perbaikan kondisi rumah yang lebih layak pun tidak kunjung dilakukan. Hal ini dikarenakan, sulitnya kondisi ekonomi. 

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Saya hanya bekerja sebagai seorang buruh tani. Terkadang mengambil kelapa tua dengan monyet. Penghasilan yang dapat pun, hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Lebih lanjut dirinya bercerita, bersama 7 orang keluarga telah berusaha untuk memperbaiki rumah itu telah dilakukan yakni dengan cara menambung uang sedikit demi sedikit. Ternyata, uang yang telah terkumpul, malah terpakai untuk kebutuhan lainnya. 

Soal pendidikan, dirinya bersama sang istri hanya berpendidikan Sekolah Dasar. Sementara kini, anaknya Wandi Saputra telah menjalani pendidikan. Sedangkan adik-adiknya masih berusia anak-anak, dan belum masuk sekolah. 

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Melihat kondisi keluarga yang demikian, ternyata ada menarik simpati dari sejumlah pihak. Buktinya telah ada pihak-pihak yang datang untuk mendata dan mendokumentasikan. Namun, hasilnya tidak ada, dan terlihat sekedar foto-foto saja. 

“Bisa dikatakan sudah puluhan kali dilakukan pendataan untuk rehab rumah ini. Hasilnya tidak ada. Jadi saya pun kesal, tiap ada yang datang, selalu saya marahi, karena hanya memberikan harapan palsu saja,” tegasnya. 

Keluarga kurang mampu itu, berharap adanya bantuan rehab rumah, supaya kondisi rumah benar-benar layak dihuni. Kalau tidak, ruang tamu yang tanpa pembatas pintu, bisa jadi lokasi persinggahan hewan ternak liar.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela sela itu menyampaikan, memang kondisi rumah ini sangat memprihatinkan. Saya kurang tau juga tentang pihak-pihak yang datang mendata itu, namun belum ada realisasinya. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, pihak yang datang sebagai orang yang ditugaskan untuk mendata rumah masyarakat yang tergolong kurang mampu, seharusnya memperkenalkan identitas diri, dan berikan pemahaman yang baik kepada masyarakat kurang mampu ini. 

“Kita minta Wali Nagari setempat untuk memperhatikan masyarakatnya dengan baik. Jika ada bantuan untuk keluarga yang kurang mampu, supaya diberikan kepada yang benar-benar berhak, tanpa ada pilih mempertimbangkan orang dekat atau tidak.” Ungkap Wagub.

Untuk keluarga ini, akan saya cuba sampaikan ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) bagaimana nantinya untuk rumah yang saya datangi sekarang, supaya dapat bantu.  (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB